Menulis Produktif, Mengapa Tidak Bisa?

Kendati tidak banyak dan sering, beberapa orang suka bertanya kepada saya bagaimana cara menulis yang baik. Dari sekian orang, di antaranya bertanya bagaimana caranya agar dia bisa menulis terus. Sementara bagi para pemula, yang ditanya pasti selalu klasik, yaitu bagaimana caranya memulai menulis. Ingin sekali saya mengurai semuanya agar sobat baraya bisa terpuaskan karena semua pertanyaan tersebut telah mendapatkan jawaban. Namun, agar solusi yang saya berikan ini tersistematis, alangkah baiknya kali ini saya hanya mengurai masalah bagaimana caranya agar sobat baraya bisa menulis secara produktif. Kebetulan, tema ini secara tidak sengaja saya dapatkan dari situs writing forward, sebuah situs yang oleh Writers Digest dinobatkan sebagai 101 Best Websites for Writers 2009. Penulisnya tak lain adalah Melissa Donovan, seorang copywriter freelance yang lumayan cantik.

Sebenarnya cukup mudah untuk menjadi penulis yang produktif, sama mudahnya dengan sobat baraya yang suka meng-update status di facebook setiap saat, yaitu tidak diperlukan lagi adanya PC atau laptop yang cenderung memberatkan. Cukup sudah beberapa gadget murah yang tampilannya rata-rata mengikuti model BB yang lagi naik daun. Perangkat-perangkat ini, disadari atau tidak, juga bermanfaat untuk sobat baraya yang hobi menulis atau ingin menjadi penulis. Jika tidak percaya, silakan saja baca lanjutannya.

  1. Menulislah setiap pagi setelah bangun tidur, setelah ke kamar mandi, atau setelah shalat Subuh: setiap hari! Sesuatu yang dilakukan setiap hari tentu akan membuat sobat baraya menjadi terbiasa dan bahkan bisa menjadi seorang ahli. Saat pertama kali menjadi seorang layouter, saya tidak bisa mengoperasikan Adobe InDesign sehingga menuntut saya untuk mempelajarinya setiap hari. Percaya atau tidak, sekarang saya adalah seorang layouter profesional yang sering diminta oleh beberapa penerbit. Begitupun dengan menulis, jika sobat baraya bisa menulis setiap hari, percayalah bahwa suatu saat nanti sobat baraya akan menjadi penulis profesional. Lalu, mengapa harus pagi? Mayoritas orang percaya bahwa aktivitas yang dilakukan pada pagi hari sangat istimewa dimana otak kita masih berada pada stadium yang menyegarkan. Banyak ide yang beterbangan di kepala dan mudah untuk dituangkan dalam bentuk tulisan.
  2. Buat time schedule atau agenda menulis dan taatilah. Bagi yang belum terbiasa membuat agenda, cobalah untuk membuatnya. Sobat baraya bisa membuatnya di papan tulis, whiteboard, styrofoam, atau bahkan di buku kecil. Buat agenda harian, dua harian, sampai mingguan atau bahkan bulanan. Tulis saja di sana “Menulis tiap hari 2 jam: Satu jam setelah bangun pagi dan satu jam sebelum tidur” atau “Menulis pukul 05.00 – 06.00, pukul 12.00 – 13.00, pukul 17.00 – 18.00, pukul 22.00 – 23.00.” Yang terpenting adalah kesanggupan sobat baraya mau rutin untuk menulis. Paling mudah, mulailah dari yang intensitasnya terendah, asal jangan terlalu rendah karena dikhawatirkan malah kemalasan yang akan menguasai sobat baraya. Saya sendiri mengagendakan menulis blog ini dua hari sekali. Jika ternyata targetan tidak tercapai, itu soal lain.
  3. Beristirahatlah jika tidak memungkinkan untuk terus menulis. Saya paling ingat dengan hadits Nabi kurang lebih seperti ini, “Aku berpuasa dan juga berbuka, aku shalat malam dan juga tidur, serta aku pun menikah. Barangsiapa yang tidak mengikuti sunnahku maka dia bukan dari golonganku.” Intinya adalah, semua orang dituntut untuk beraktivitas, sebanyak apa pun. Mau bermain, sekolah, kuliah, bekerja, atau berolahraga pun terserah. Akan tetapi, ingatlah juga bahwa jasmani dan rohani kita juga harus diperhatikan untuk beristirahat. Mesin pun jangan harus di-geber terus. Beristirahatlah. Jangan lupa untuk makan, minum, jalan-jalan, bercengkerama dengan sahabat atau keluarga, shalat, membaca Al-Quran, dan lain-lain.
  4. Apakah harus menulis di komputer? Ya, ini memang sudah zaman modern. Sudah era komputer, bahkan sudah era internet. Berbeda dengan dahulu saat saya belajar menulis. Komputer sudah ada, tapi masih harus menggunakan program non-windows yang lumayan “njelimet”. Kembalilah ke sesuatu yang sederhana: menulis di kertas, di buku kecil! Sambil beraktivitas, sobat baraya bisa menulis. Ini kan zaman canggih! Manfaatkan gadget yang sering dibawa untuk menulis: ponsel, ipod, atau apapun namanya. Jika tidak bisa menulis, rekam saja! Tidak ada yang sulit di zaman yang serba canggih ini. Menulislah seperti angin atau seperti air yang mengalir ke mana-mana. Jika harus diam, jadilah telaga yang jernih dan membuat banyak orang terpesona akan keindahannya.
  5. Sesuatu yang indah sering menuntut pengorbanan. Bagi sebagian orang, kata “pengorbanan” bagaikan wabah penyakit yang harus dihindari. Padahal, pengorbanan tidaklah harus dibayangkan seperti maju ke medan perang alias nantinya dikhawatirkan pulang tinggal membawa nama. Jika sobat baraya hobi menonton TV, kurangilah waktunya untuk menulis. Jika sobat baraya hanya bisa menulis pada malam hari, saat anak-anak sudah tertidur dan badan juga sudah amat letihnya, paksakan diri untuk menulis dengan mengurangi jam tidur. Menulislah dengan ikhlas. Jika kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda maka pengorbanan adalah awal dari keberhasilan. Bakat hanyalah satu persen saja, sedangkan sisanya yang 99% adalah kerja keras.
  6. Matikan internet! Itu saja….[]
Advertisements

27 thoughts on “Menulis Produktif, Mengapa Tidak Bisa?

  1. sip banget sarannya bang Aswi. Henny juga udah mampir dan melihat-lihat sebentar blognya mbak Mellisa D yang ternyata isinya english semua. haduh…

    jujur, Henny selama ini Henny sudah melakukan tips diatas, kecuali yang nomor 1. kalau nomor 2 hanya 1 tulisan per hari, dan untuk nomor 4, Henny lebih merasa nyaman dan “mengalir” kalau mengetik di komputer.

  2. kok tips yang terakhir matikan internet bang? kalau dimatikan, terus gimana cara kita update postingan? 😉

    sebuah buku setebal 100 halaman takkan terwujud bila tak dimulai dengan kata pertama kan bang? so, mulai saja selagi kesempatan itu ada…

    thanks tipsnya bang 😀

  3. Aku juga berniat memproduksi tulisan setiap hari, semoga bisa istiqomah dengan niat ini, walaupun kadang binun berat mau nulis apa, eh tapi nulis tentang kebingunan juga malah jadi lucu … hehehe …

  4. wah emang menulis tuh butuh jadwal yah…… nek mbah c ngusahain tiap 1 hari posting y mbah sempat2n di kesibukannya mbah nih (weleh padahal g sibuk nih cuma cok sibuk aj wkkkkwkkkkwkkkk)

  5. >> henny : itu nggak masalah kok, hen. yang penting adalah bagaimana menciptakan suasana nyaman saat menulis. jadi, masing2 orang jelas berbeda.
    >> tetangga : wah, tetanggaan. papanggungan berapa dan dengan siapa ini ya?
    >> vizon : kalau saya sendiri, selalu menulis ketika internet dimatikan. saat online, tinggal copas saja. lebih cepat dan simpel.
    >> siska : ya, semoga niat itu terwujudkan, sis.
    >> zee : apa ada yang aneh?
    >> mbah gendeng : wah, bagus tuh, mbah. setiap hari. luar biasa! biar gendeng tapi inspiratif!
    >> shidiq : disebut maniak kayaknya negatif, tapi karena hobi dan kebutuhan juga sih. insya Allah nanti juga punya komputer sendiri, diq. dulu saya juga begitu….
    >> aira & ihwan : mengapa sulit? toh, sehari-hari kita juga hidup di lingkungan sosial yang offline. kalau diusahakan pasti bisa kok.
    >> cara membuat blog : sama-sama, thanks juga sudah mau mengunjungi….
    >> sobat sehat : ya, bagaimanapun jadwal adalah segalanya bagi siapa pun.
    >> ida : wlkmslm, sama-sama, da.
    >> afwan : kita online untuk mencari data. setelah itu matikan dulu untuk menulis secara baik dan lengkap. begitu loh, hehehehe….

  6. Wah semua ilmunya bertentangan ma cara nulis gw tuh bos…
    Apalagi point terakhir, gw mesti nyari cantolan di internet
    Hahahahaha

  7. Nah…ini tips yang MOST WANTED!
    Thanks Bang Aswi :). Bisa segera diterapin nih, supaya aku bisa produktif menulis.

  8. Kalo saya sih, sesekali masih buka Internet, terutama kalo harus berurusan dengan Om Google dan paman Wiki. Bisa saja untuk memilih nama pun saya tanya Om Google dulu, biar pas dengan karakternya. Mungkin yang dimatikan Facebook, chatting-an. .. kalo mesin pencari sih, silakan aja dibuka. sesekali saya menulis perlu informasi yang aktual, atajam dan terpercaya.. .. ^ _ ^ salam

  9. Bagi saya, tiada hari tanpa menulis. bahkan udah bukan lagi hobbi, tapi sebuah kebutuhan 🙂

    salam kenal ya bang. Kunjungan perdana nih 🙂

  10. Mantabs nih tulisan Abang satu ini…
    Emang bisa karena biasa…, sy kadang sebel ma diri sendiri kalau target yg telah ditetapkan sering melenceng. Sudah 2 thn ini novelku ga kelar2 bang. Mungkin sy memang kurang disiplin tapi sdikit pembelaan buat diri sendiri adl krn sy blm pnya PC pribadi. Jadi mengandalkan coretan2 dikertas lalu diketik di kantor. Itupun kalo ga sibuk bisa sy kerjakan.
    *lho kok jadi curcol ya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s