We Will: Ungkapan Penyemangat

Setelah direnungkan, kata “We Will” ternyata bermakna sangat dalam. Kata ini semacam ramuan yang bisa membuat seseorang merasa mantap atas pilihannya. Sebuah janji yang mirip dengan ketulusan kata “Insya Allah”, jika tidak diplesetkan oleh budaya masa kini yang telah membuat kata “Insya Allah” menjadi negatif. “We Will” membuktikan semangat kebersamaan yang luar biasa karena sifat individu telah dilenyapkan, sehingga tidak ada lagi istilah “saya”, “aku”, atau “kamu”.

Menurut kamus Ardictionary, kata “Will” bisa bermakna keinginan atau kecenderungan yang kuat, dan bisa bermakna hasrat atau tujuan. “Will” juga menunjukkan kemantapan atau kekonsistenan akan sebuah tujuan. Hal ini persis dengan slogan, “Where there’s a will there’s a way”. Dimana ada kemauan maka di sana (akan) ada jalan.

Berkaitan dengan hal itu, sebuah lagu yang diciptakan dan dibawakan oleh Kuburan Band semakin memantapkan makna “We Will” yang didedikasikan kepada Maung Bandung, julukan tim sepakbola asal tatar Sunda; Persib. Kendati liriknya menggunakan “We Are Stay Behind You” tetapi judulnya tetap menggunakan “We Will Stay Behind You”. Menurut Simamaung, lagu ini kini menjadi lagu yang paling dicari oleh bobotoh sedunia untuk di-download. Hal ini dipicu oleh ancaman hukuman Komisi Disiplin PSSI terhadap yel-yel rasis yang sering dinyanyikan oleh penonton di Stadion Si Jalak Harupat beberapa waktu lalu, dan lagu ini diharapkan dapat menggantikan yel-yel tak baik tersebut. Deni (sang bassist yang menciptakan lagu tersebut) berharap lagu “We Will Stay Behind You” juga jadi jargon atau tagline kesebelasan kesayangannya, sama halnya Liverpool yang memiliki tagline “You Will Never Walk Alone”.

Khusus sobat baraya yang menginginkan lagu ini bisa men-download-nya di We Will Stay Behind You.

Lagu ini memuat lirik-lirik penyemangat seperti “Di sini ku dapat tegak berdiri / Satukan hati ’tuk bela kau Persibku / Darah doa kucurahkan untukmu / ’Tuk jadi juara di Indonesia”. Begitu pula dengan lirik-lirik “Kau takkan kalah pantang menyerah / Bobotoh mendukungmu / Kau takkan kalah, pantang menyerah / We are (will) stay behind you….” Bagi bobotoh sejati, lirik-lirik pada lagu ini benar-benar membuat bulu kuduk pada berdiri, apalagi jika dinyanyikan di stadion bersama ribuan bobotoh lainnya: Satu biru. Satu hati. Satu bendera. Kita mendukungmu.

Sedangkan lagu lain yang jauh lebih terkenal karena sudah mendunia adalah “We Will Not Go Down” yang diciptakan dan dinyanyikan oleh Michael Heart. Lagu yang didedikasikan pada bangsa Palestina yang terus dibombardir oleh Israel memuat lirik-lirik yang membangkitkan dan menggelorakan semangat, di saat tidak ada dukungan riil para pimpinan negara manapun di seluruh dunia untuk menghentikan kebiadaban negara zionis tersebut.

“We will not go down / In the night, without a fight / You can burn up our mosques and our homes and our schools / But our spirit will never die / We will not go down / In Gaza tonight”

Khusus sobat baraya yang menginginkan lagu ini bisa men-download-nya di We Will Not Go Down.

Sebagai penutup, “Will” juga dikenal dalam beberapa bahasa di dunia. Di Afrika, kita mengenalnya sebagai “Gaan, Sal”. Di Denmark dikenal sebagai “Vilje, Skulle”. Di Belanda “Uiterste Wil, Verbond, Testament”. Di Jerman “”Testament, Wille, Wille, Wird, Will, Wollen”. Di Italia “Volli, Favore, Testamento, Volere, Diventa”. Bahasa latin mengenalnya sebagai “Volo, Nutus, Animus, Voluntas”. Di Portugal sebagai “Vontade”. Di Spanyol sebagai “Voluntad, Agrado, Testamento, Querer, Agradar”. Dan di Swedia dikenal sebagai “Testamente, Kommer Att, skall, Vilja”.

Kalimat “Will” yang paling terkenal adalah kata-kata yang diucapkan oleh Martin Luther King, Jr. dalam pidatonya: I have a dream that my four little children will one day live in a nation where they will not be judged by the color of their skin, but by the content of their character. I have a dream that one day on the red hills of Georgia, the sons of former slaves and the sons of former slave owners will be able to sit together at the table of brotherhood.[]

NB: Tadinya saya mau membahas masalah kepenulisan berdasarkan kata ini. Akan tetapi, karena satu dan lain hal terpaksa ditunda dulu. Insya Allah akan saya bahas di waktu yang lain … ^_^

Advertisements

17 thoughts on “We Will: Ungkapan Penyemangat

  1. i’LL ban9 😀

    he he..salah yah..

    la9u we will not 9o down itu san9ad menyentuh ban9ed..

    la9unya we will kuburan belon liat,ntar dech *kebiasaan neh he he..

    *mampir bentar *

  2. bang aswi bobotoh/fans nya persib ya..? heheh…

    iya..saya percaya akan kekuatan yang dimiliki kata… sepertinya sederhana padahal efeknya begitu luar biasa… kekuatan kata dipakai tokoh2 dunia untuk menebarkan damai.. seperti Martin Luther King itu atau Bunda Theresa…

  3. >> ceuceu : Hwehehehe, sejarahnya lahir di kampung The Jak padahal aslinya banyak saudara di Aremania, akhirnya malah nikah sama keluarga Bobotoh -> jadi keluarga LSI … ^_^
    Mari belajar berkata2 sehingga kita pun bisa menguasai dunia!
    >> julie : Memang sebaiknya tak putus-putus….

  4. >> Epenkah : Bisa disamakan secara maknawi, tapi kalau secara ruh, tentu saja berbeda ^_^
    >> tary : Hatur nuhun, Tary….
    >> ichanx : Hiduuuuuuuplah, semoga menang lawan Persija [ayeuna] heuheu….
    >> dy : Sekadar mengingatkan saja….
    >> wi3nd : Semoga saja sambil bismillah. Harus!

  5. >> deady : Ya, saya kira banyak sekali lagu yang menggunakan kata ‘I Will’ dan saya yakin semuanya indah. Hanya memang, dua lagu itulah yang lagi saya ingat saat akan menuliskan tentang ‘I Will’.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s