Surat Sakit

Dada ini terasa sakit sekali, jalur pernafasanku satu-satunya tersumbat.
Mata dan tubuh sudah terasa letih, namun sesuatu yang menyesakkan telah membuatku terjaga.

Rabb, akankah aku sanggup menghadapi cobaan-Mu ini?
Mungkinkah ini ajalku? Aku tidak yakin siap jika ini takdir-Mu.
Hutangku masih banyak. Janjiku belum terpenuhi semua.

Dan Umi … akankah aku bisa berdampingan dengannya–pada saat hari H nanti. Akankah ia menjadi pendamping surgaku, ataukah hanya sebuah angan yang tak terlaksana?

Dinda … maafkan Abang!
Uuh…! Dada ini sakit sekali

Cisitu Lama, 22 Juni 2002, Pukul 01.15

NB: Saya menemukan catatan ini di buku lama. Subhanallah, kita memang hanya bisa berharap dan berusaha. Di tengah malam itu saya terkena serangan Asma dan sempat berpikir bahwa hidup saya tak akan lama lagi. Alhamdulillah, 3 bulan kemudian saya bisa menikah dengan Umi. Asma memang merepotkan karena itu baca juga … Bersepeda for Better Health.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s