Obrolan Cinta

Tanpa disadari, sosok itu telah menjelma gentong. Tolong jangan ditertawakan. Ini hanya bahasanya saja agar kita semua bisa mempunyai visi dan misi yang sama.

Gentong adalah alat penampung tradisional yang ajaib. Kendati air yang dimasukkan tidak segar, entah mengapa setelah air tersebut tersimpan dengan baik maka hasilnya adalah air yang segar dan bening. Inilah yang membedakan antara gentong dan ember. Sama juga antara kendi dan ceret, meski fungsinya sama.

Bagi yang mencari tempat berkeluh-kesah atau sekadar ingin bercerita, sosok itulah gentongnya. Meski tidak sering mencarikan solusi, sosok itu telah siap menjadi pribadi telinga. Hanya mendengarkan. Ibarat gentong, setiap air curhat yang masuk diharapkan akan mengeluarkan air penyejuk jiwa.

Cinta adalah topik yang paling sering dimasukkan ke dalam gentong. Dari cinta ABG sampai cinta keluarga. Topik cinta memang universal. Tetapi cinta tidaklah harus sepasang manusia yang bermadu kasih. Makna cinta pun seharusnya universal. Dan obrolan cinta ini semakin memasyukkan, jika jalurnya sesuai.

Banyak pelajaran yang didapatkan oleh sosok itu. Yang paling dicatat oleh dirinya adalah: Betapa cinta itu butuh keikhlasan dan kesabaran. Cinta pun mengenal balas dendam meski kata ini begitu kejam. Jangan sia-siakan dan mempermainkan cinta. Hukumannya begitu berat di masa yang akan datang. Who knows?[]

Advertisements

2 thoughts on “Obrolan Cinta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s