Senang Bersama-sama (Ade Anin)

Manusia adalah makhluk sosial. Akan terasa aneh jika kebahagiaan hanya dirasakan secara individual. Sendiri. Masih ada yang kurang. Maka berbagilah. Bagilah kesenangan itu pada yang lain. Lebih-lebih jika mereka adalah orang-orang terdekat. Jangan egois.

Minggu (23/1) adalah hari bahagia. Kebahagiaan bersama. Bukan hanya sosok itu, tetapi juga Ade Anin. Bukan hanya mereka berdua, tetapi masyarakat Kota Bandung di arena Car Free Day (CFD). Jago kata Ade Anin, kendati sebenarnya adalah Dago. Minggu adalah kebahagiaan bagi kebanyakan orang. Di tengah rutinitas pekerjaan yang (sudah pasti) menekan, ada hari kebebasan setiap minggunya. Inilah saat penyegaran.

Ade Anin begitu senang di atas kursi rotan. Terduduk kokoh di atas frame Spidi. Sosok itu ingin berbahagia bersama buah hatinya. Bungsunya yang jarang diajak berjalan-jalan, khususnya menggowes. Kakak Bibing sudah sering, apalagi ketika Ade Anin belum ada. Dan jadilah mereka berdua ke CFD untuk mengikuti Bike Carnaval yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Mesin (HMM) ITB.

Setelah berpadat ria di CFD dan berkeliling Bandung ala kadarnya, mereka berdua melanjutkan menempuh perjalanan jauh. Ke arah Bandung Selatan. Di sana, apalagi matahari sudah mulai tidak bersahabat. Teriknya begitu melenakan manusia untuk tidak berlama-lama di tengah jalan. Ya, bersama kawan-kawan yang lain sosok itu dan Ade Anin akan menikmati sarapan plus (makan siang) di Timbel Ummi yang berada tepat di sisi Citarum.

“Asyiiik, abis dari Jago jalan-jalan ke sawah,” ujar Ade Anin kegirangan. Benar. Di sanalah sawah-sawah digelar. Tidak hanya sawah, tapi juga kolam-kolam ikan (balong) yang laksana danau. Sayang Citarum sedang surut. Tidak enak dipandang mata. Ade Anin pun sempat tidur meski sejenak. Rasa capainya hilang ketika di Timbel Ummi ada perosotan kesukaannya. Hari yang bahagia. Hari yang melelahkan. Hari Minggu tak terlewatkan untuk bersenang-senang. Alhamdulillah.[]

Advertisements

17 thoughts on “Senang Bersama-sama (Ade Anin)

  1. >> ais : Ais aja atuh yang ngajak ayah naik sepeda. Susah nunggu dari beliau yang belum terbiasa ^_^
    >> Denuzz : Ya dong, buatlah hari Minggu dan hari-hari lainnya menjadi indah cuit-cuit-cuit!
    >> sedjatee : Betul, ikutan juga? Kring-kring-kring….

  2. >> joe : Betul sekali. Sudah bersepeda?
    >> aquidea : So pasti indah. Nanti juga besar, jadi bersiap-siaplah untuk mengajaknya berjalan-jalan ^_^
    >> fitray : Yupz, memang menyenangkan. Salam juga….

  3. gowes sepedah di akhir pekan, pagi-pagi keliling kampung, nikmatttt…

    _ada niat ke kantor (bekasi-jakartapusat-bekasi) naik sepeda, tapi nyali ciut liat kendaraan lain yang melaju luar biasa cepatnya 🙂 _

    jadi pingin segera ngajak anak dan suami gowes bareng *masih mimpi 😀

    Salam semangat bang!

  4. >> dheeasy : Wah, suka keliling kampung dengan sepeda ya? Harus dipaksakan, Des. Semuanya harus dipaksakan. Jika sudah biasa, semua itu menjadi pemandangan yang memesona. Cobalah untuk mengajak keluarga agar kita berbagi kenikmatan. Salam semangat juga … ^_^

  5. Wah kalau tempat duduknya nyaman tentu si Kecil juga nyaman ya.
    Aduh pengen deh bisa naik sepeda sambil bonceng anakku…

  6. >> zee : Harus dinyamanin, namanya juga perjalanan jauh. Apalagi kalau ada bangku belakang yang pake penutup kepala/badan, lebih nyaman lagi tuh ^_^ Yuk ah, sapedahan….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s