Penulis Tidak Dilahirkan

Tajamnya pena taktertandingi
Empat surat kabar musuh lebih ditakuti
Napoleon Bonaparte berucap sendiri
Dan seribu bayonet takmembuatnya jeri

Sosok itu menuding. “Siapa bilang kamu tidak bisa menulis?” Kesal pastinya. Entah ini sudah yang berapa kali. Namun lagi-lagi sang pengeluh melontarkan kata-kata pesakitan. Tidak bisa menulis katanya. Susah mengeluarkan ide. Mood selalu hilang saat sudah di depan komputer. “Aku tidak punya bakat,” ujarnya menunduk memantapkan keengganannya. Taksabar, sosok itu ingin sekali menamparnya. Membangunkannya dari mimpi pesimistis.

“Kamu sudah melakukan kesalahan yang paling fatal.” Sosok itu mendengus. Angin pun menyapa rambutnya. “Semua bisa belajar menulis, siapa pun.” Dan sosok itu bercerita tentang angin. Angin yang takterlihat mampu membuat sensasi. Angin bisa mendekap kulit. Membawa kesegaran. Tapi takjarang angin begitu keras menampar. Menerbangkan rumah. Mengangkat air laut. Menciptakan kisah pilu pada sejarah manusia. Maka belajarlah dari angin.

Sosok itu mencoba berbijak. “Menulis itu sebuah seni. Butuh keahlian untuk menciptakannya. Tidak ada sejarahnya kalau keahlian itu seumur kilatan cahaya. Keahlian sangat berkawan dengan proses atau usaha. Jadi, takada penulis yang dilahirkan. Semuanya dibentuk dan diciptakan melalui jalan panjang berkeringat. Maka berlatihlah tiap hari. Menulis apa saja.”

Sosok itu pun mengukir batu. Agar melekat pada jiwa sang pengeluh. Bahwa kreativitas itu memabukkan. Seseorang bisa tenggelam dan bercumbu dengan dirinya sendiri. Bermain di alam bawah sadar. Membayangkan sesuatu yang paripurna di luar kemampuan. Mencipta sebuah pengalaman berarti. Dan lahirlah sebuah karya seni yang takada duanya. Karya luar biasa dari proses yang melelahkan.[]

Takada … Takada kata
Takada kata-kata yang percuma
Semuanya terukir begitu sempurna
Lahir dari usaha dan kerja cinta
Dan siapa pun akan terpana
Maka menulislah … bersama-sama

Advertisements

19 thoughts on “Penulis Tidak Dilahirkan

  1. Rasanya kemalasan dan keraguan yang mendera bisa membuat kita malas untuk menulis.
    Saya suka kata kata Napoleon diatas Pak.

    Salam.. .

  2. >> mood : itulah makanya menulis jangan tergantung dengan mood…
    >> dina : manajemen ide memang tampaknya harus dilakukan bagi yang kebanjiran ide. Jadi ingin menulis tentang hal ini hehehehe … oke deh, nanti ke tkp.
    >> jasmine : sangat-sangat betul. jika ingin menulis lebih baik lagi, teruslah menulis dan jangan pernah berhenti ^_^

  3. seorang bijak pernah berkata, bakat alami itu hanya 10% saja, 90% adalah usaha dan kegigihan diri dalam mencapai apa yang diimpikan. ini berlaku dalam hal apa saja, termasuk menjadi seorang penulis handal.
    salam

  4. >> bunda : Itupun niat sederhana yang sangat mulia, Bunda, lanjutkan!
    >> archer : Wajar, tapi jangan jadi penyakti wkwkwkwk….
    >> bangauputih : Ya, pepatah itu sudah sangat terkenal. Tadinya pun mau ditulis tapi asa bosen hehehe….

  5. >> pendarbintang : Alhamdulillah. Inilah salah dua alasan yang sangat saya sukai ^_^
    >> susi : Bismillah, pasti bisa …
    >> masyhuri : Yupz, maka menulislah dari sekarang dan jangan ditunda-tunda.

  6. Setuju Bang, untuk menulis sebenernya ga susah. Tinggal gali pengalaman2 yang pernah dirasakan, ato alam imajinasi, lalu dituangkan ke dalam bentuk kata2. Musuh utamanya hanyalah rasa malas. Kalo mood kan sebenernya bisa kita atur

    Doakan gw yah Bang supaya semakin rajin menulis & mengapdet blog 🙂

  7. >> Susan : Ya, tinggal dibiasakan saja menulisnya. Kalau sudah biasa, pasti akan bisa. Insya Allah Teh Susan pasti bisa, apalagi setelah mengadakan kuis dan membuat saya jadi pemenangnya hehehehe….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s