Menambah Kreativitas

Satu setengah jam yang melelahkan. Satu setengah jam yang menguras keringat. Satu setengah jam yang jelas membuat nafas menjadi ngos-ngosan. Namun itulah satu setengah jam yang benar-benar menghasilkan. Melebihi penghasilan rutinya di luar sana. Itu baginya. Akan tetapi bagi sosok itu, inilah satu setengah jam yang melenakan. Satu setengah jam yang membuat tubuhnya merasa enteng dan enak.

Kesehariannya adalah penarik becak. Sebut saja Si Bapak. Pada saat sosok itu berangkat kerja, Si Bapak sudah duduk mencangkung di becaknya atau berdiri takjauh dari becaknya. Begitu pula saat saat sosok itu pulang kerja menjelang maghrib, Si Bapak masih berada di sekitar becaknya. Si Bapak adalah penarik becak di daerah Papanggungan. Ia berjuang bersama rekan-rekan sesama penarik becak yang jumlahnya lebih dari sepuluh untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

Apabila dihitung, Si Bapak paling hanya mendapatkan sewa dari 2-3 penumpang sehari. Kalau beruntung, bisa saja ia mendapatkan lima penumpang, tetapi sangat jarang dan sulit. Kalau lagi sepi, paling hanya mendapatkan satu penumpang atau tidak ada sama sekali. Jika Si Bapak mendapatkan sewa Rp5.000,- sekali jalan, ia mendapatkan Rp10.000,- atau Rp15.000,- sehari. Itu pun masih dipotong dengan biaya ngopi atau rokok. Besar atau kecil, itulah penghasilan penarik becak.

Namun Si Bapak tidak berhenti sebagai penarik becak saja. Ia menambah kreativitas atau kebisaannya di bidang lain. Bidang itu taklain adalah sebagai pemijat. Sosok itu sudah cukup lama menggunakan jasanya sebagai pemijat, khususnya pada malam hari. Bukan hanya dirinya, keluarga besarnya pun menggunakan jasa Si Bapak untuk membuat enak badan dikala memang dibutuhkan. Seperti tadi malam. Minimal membutuhkan waktu satu setengah jam untuk memijat satu orang. Dan semalam Si Bapak memijat dua orang: sosok itu dan kakak iparnya.

Satu kali pijat, Si Bapak mendapatkan penghasilan Rp25.000,- sampai Rp30.000,- dari pelanggannya. Sosok itu pun memberikan angka 25 ribu beserta kopi dan penganan kecil tadi malam. Memang tidak setiap malam Si Bapak mendapatkan orang yang akan dipijat. Paling hitungannya per minggu. Si Bapak bisa mendapatkan 2-5 orang untuk dipijat dalam seminggu. Jelas angka ini lebih banyak dan fantastis jika dibandingkan dengan penghasilannya sebagai penarik becak. Sesuatu hal yang tentu takdisangka-sangkanya saat dirinya memilih sebagai tukang becak saja.

Inilah hebatnya kreativitas. Seseorang yang mau menambah skill atau kreativitasnya akan jauh lebih berhasil dibanding rekan-rekan sejawatnya. Si Bapak telah menunjukkan bahwa penghasilannya jauh lebih besar daripada rekan-rekan sepenarik becak. Kelebihan yang didapatkan dari memijat. Dan sosok itu mengamini. Dia telah belajar bahwa hidupnya akan lebih berhasil jika menguasai banyak bidang. Mulai dari menulis, mendesain, mengajar, mengedit, dan berinternet. Sosok itu telah membuktikannya. Begitu pula Si Bapak. Bagaimana dengan kamu?[]

Advertisements

27 thoughts on “Menambah Kreativitas

  1. tukang becak di deket rumah saya jg nyambi jd tukang pijet. dan bapak saya yg seminggu sekali minta dipijet sm tukang becak itu. hehehehe

    hayu ahh semakin jd kreatif πŸ˜€

  2. Wah… ternyata bekerja sebagai tukang pijat lumayan menjanjikan ya, Bang πŸ˜€
    Hehe… Mesti kreatif ya…
    Seperti halnya pak mantri, yang tak hanya mengandalkan gaji di puskesmas, tapi nyambi jadi mantri sunat saat musim liburan sekolah. πŸ˜€

  3. >> jasmine : Wah, mereka pada hebat-hebat ya?
    >> lidya : Begitulah, semoga kita pun bisa seperti itu …
    >> zee : Seketat-ketatnya persaingan harus lebih kreatif lagi agar menjadi pemenang dan bukannya pecundang ^_^
    >> kakaakin : Nah, itu pun juga termasuk hehehe …

  4. aku masih harus menambah kreativitas nih bang,
    disamping jadi sopir keluarga (ku), aku baru belajar masak, belajar nulis, belajar nulis ilmiah (Saaaah..)
    sedang menjajaki dunia tarik suara
    hahahhahahahha
    cepet sembuh yah Bang Aswi….
    πŸ™‚

  5. tukang becak serba bisa……….hihihihihi aman sekarang ga serba bisa bisa kalah saing ma yang lain……

  6. Setuju Bang hari gene harus banyak kretifitas..
    salut banget buat tukang becak..!!

    Kalo IRT nyambil tukang ojeg plus koki bang heheh…

  7. Salut untuk Bapak itu! Memang yah Bang, di jaman susah duit kaya ginih kita dituntut untuk lebih kreatif lagi supaya bisa survive.

    kalo gw mah nyambi2 jualan baju disini. Walopun ga trellau ngoyo, tpi alhamdulillah lah balik modal dikit2 πŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s