Q&A tentang Dunia Menulis (3)

Wika: Mau tanya tulisan yg menggurui bukan mencerahkan itu spt apa maksudnya, terus gimana triknya jika nulis cerita diawal sama akhir dapet, tapi tengah2nya mentok. Terus terang aku ga suka nulis dalam bentuk banyak dialog, seneng lebih menceritakan [spt tulisan curhat ke diary].

Bang Aswi: Tulisan menggurui itu biasanya banyak terdapat pada bacaan anak2. Misalnya saja ketika cerita sudah mengalir dengan baik, ujug2 ada tulisan yang mengutip dari ayat2 tertentu dalam AlQuran atau hadits2 nabi. Artinya, Teh Wika sebenarnya bisa menebak apakah sebuah tulisan itu menggurui hanya dengan membacanya saja. Kalau sudah tahu tulisan yang menggurui itu seperti apa, cobalah untuk menghindarinya.

Wika: Jadi agak sedikit ngeri gabung sama redaksi, kayak dipaksa mikir hehehe. Kayak Raditya Dika penulis blog yang keren,gokil,… begitu terikat sama penerbit kok tulisannya terkesan karena dikejar tanggal terbit aja, soulnya kurang dapet, gimana ntuh? Kasian kan para fans tulisan kita bisa kecewa [aku narsessos mode on spt dah jadi penulis tenar aja wkwwk].

Bang Aswi: Kalau soal terikat atau tidak terikat, itu masalah selera. Takjarang ada beberapa penulis yang tidak mau diganggu deadline, tapi ada juga penulis yang suka dengan deadline. Ini menjadi karakter masing-masing. Tidak bisa dipaksakan. Soal tulisan yang makin menurun kualitasnya karena dikejar deadline, lagi2 adalah masalah individunya. Kalau dia bisa, sebenarnya bisa menjaga kualitasnya. Ya, lagi2 Teh Wika yang bisa menilai. Sinetron di kita kebanyakan kayak begitu, makanya kesan mengguruinya terlalu gedhe banget!

Ummah: Apa yg dmksd dgn menulis = berenang?

Bang Aswi: Hehehehehehe … berenang adalah olahraga yang sangat dianjurkan dalam Islam (gak nyambung). Coba tanyalah pada orang yang bisa berenang, pasti mereka bisa karena masa kecilnya tinggal di dekat air; apakah itu dekat sungai, dekat laut, dekat kolam, atau keluarganya yang suka berenang. Menulis pun sama seperti itu. Mereka yang bisa menulis pada akhirnya akan ketahuan masa kecilnya selalu dekat dengan buku. Saya pun masa kecilnya suka buku, koran, dan majalah. Dan itu ternyata sangat membekas dalam karir kepenulisan saya. Jadi, menulis = berenang.

Ummah: Yg kdua.. Saya bnr2 suka ng’blank. Saat udh pgn bgt nulis n ud nyalain laptop.. Pdhl bnyk bgt yg bs dtulis.. Dan emg mau bgt nulis ttg hari2 saya dan murid2 dskolah yg kdg mrk nglakuin hal yg bnr2 mnggelikan, menggemaskan.. Tp ya itu td lgsg ngblank.. Pertnyaannya adalaaahh.. Gmn spy ga gitu lg? Dan saya sk cpt down kl ada hsl tulisan saya lgsg dkritik.. Apalagi ngritiknya kdg nyebeliin.. Gmn cr ngatasinnya? Okaayy itu ajah.. Huffhh..

Bang Aswi: Nge-blank itu hilang ingatan ya hehehehehe … Nge-blank sebenarnya adalah faktor kurang terbiasa menulis saja. Banyak penulis pemula yang seperti ini. Di otaknya benar2 dah banyak yang ingin ditulis, tapi begitu di depan laptop: NOL besar! Cara mengatasinya bisa dengan β€˜trigger’ atau pemicu, yaitu menulis hal-hal yang remeh temeh dahulu. Misalnya bisa dimulai dengan menulis kondisi kamar kita sendiri. Tulislah apa yang bisa dilihat, dirasakan, dan didengar. Coba saja …. Kalau masalah kritikan, anggap saja angin berlalu, yang penting nulis teruuuuuuuuuuus ^_^

Indari: Saya pernah bilang pada semua yang ikut pelatihan/worshop/kursus bahwa mereka tidak perlu berkali-kali ikut kegiatan menulis. Hanya satu kali…setelah itu adalah PROSES MENULISnya yang dilakukan. Satu kali ikut pelatihan nulis, sisanya NULIS, NULIS, dan NULIS. Betul Bang Aswi?

Bang Aswi: Betul banget. Sebenarnya ada 2 tipe penulis. Penulis yang terus menulis setelah ikut satu kali penulisan dan penulis yang gemarnya ikut pelatihan tapi gak pernah nulis-nulis ^_^

Bang Aswi: Penulis itu butuh wadah, butuh komunitas. Tanpa ini, banyak penulis yang akhirnya jatuh dan tidak mau menulis lagi. Jadi, ketika sudah ada wadahnya, pergunakan dengan baik. Bertanyalah dan sharinglah ilmu kepenulisan bersama kawan2 yang lain.[]

Advertisements

10 thoughts on “Q&A tentang Dunia Menulis (3)

  1. Naik turun naik turun
    Tinggi rendah tinggi rendah
    Pede minder pede minder
    Semangat moody semangat moody

    *Bang Aswi apa kabar??? πŸ™‚

  2. >> Bang Aswi : Duh dipanggil teteh, berasa tua sayah… hehehehe
    Alhamdulillah, seperti isi komentar pertama saya di postingan inih…
    Kumaha ya supaya bisa menghilangkan rasa minder pas ngeliat tulisan lain yang bagus-bagus, atau kumaha ya menghilangkan rasa kecewa saat kita ingin bersilaturahim ke blog lain tapi kok ga bersambut…. hehehehehe *saya kok jadi curhat ya…

  3. >> dheeasy : Gak kok, pasti berasa muda, lha wong sosok itu juga masih ABG kok hehehehe. Kalau melihat tulisan orang lain bagus kita minder ya berarti biasakan melihat tulisan yang jelek. Intinya jangan terlalu banyak minder ah, kita masih bisa kok memperlihatkan kelebihan tulisan kita. Masalah tak bersambut atau tidak ini sama saja dengan penolakan. Coba deh buka https://bangaswi.wordpress.com/2009/08/05/ditolak-lalu-menyerah-begitu-saja/, insya Allah gak perlu khawatir dengan penolakan atau gayung takbersambut ^_^

  4. Makasih dek aswi atas linknya *Duh saya lagi ngomong ke ABG nih πŸ™‚

    Kekecewaan yang kadang saya rasakan terkait dengan silaturahim tadi, mungkin karena saya -memiliki persepsi sendiri- bahwa setiap blogger akan menyapa saya kembali, padahal mungkin mereka mampir tapi tidak meninggalkan jejak. *Husnul Dzon datanglahhhh…

    Makasih Bang Aswi πŸ™‚

  5. >> dheeasy : Itulah, setiap blogger memiliki karakter masing-masing. Ada yang gayung bersambut namun tak jarang yang gak sempat bersilaturahmi. Sosok itu pun kadang-kadang seperti itu dikarenakan minimnya waktu untuk blogwalking. Yup, kuatkan husnuzon saja sehingga ketika BW, kita bukannya mengharapkan adanya kunjungan balik di blog kita tapi ikhlaskan saja. Apa hanya karena komentar di blog kita sedikit terus kita berhenti menulis? Semoga tidak … ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s