Hiduplah untuk Hari Ini

Inilah Hari Terbaikku

Sosok itu merasa tertampar. Apa yang dilakukannya belakangan hari ini adalah menunda. Sesuatu yang harusnya bisa diselesaikan malah dinanti-nanti. Akibatnya, menjelang deadline sosok itu begitu panik dan mengerjakan tugasnya dengan terburu-buru. Bisa ditebak, pekerjaan terburu-buru akan menghasilkan kualitas yang buruk. Banyak yang harus direvisi.

Hari ini ia ditegur. Jangan pernah melihat ke belakang atau melihat ke depan. Cukup fokuskan pada hari ini. Menjadikan hari ini sebagai hari terakhirnya. Yesterday is history and tomorrow is mystery. Bekerjalah untuk hari ini karena kita takakan pernah tahu bahwa beberapa hari ke depan, beberapa jam ke depan, atau bahkan beberapa detik ke depan kehidupan kita akan terputus. Jurang pemisah antara hari kemarin dan hari esok adalah kematian. Ya, lagi-lagi masalah kematian.

Hari ini adalah hari sosok itu. Hari ini adalah hari Anda. Kita semua harus menjadikan hari ini sebagai hari terbaik. Ciptakan hari ini dengan perkataan terbaik. Ciptakan hari ini dengan perbuatan terbaik. Ciptakan hari ini dengan pekerjaan terbaik. Ciptakan bahwa pada saat kematian menjemput, kita sedang berada dalam kondisi terbaik. Kondisi yang membuat kita dikenang sebagai manusia terbaik. Ya, hari ini adalah hari terbaik kita semua.

Hiduplah pada hari ini. Oleh karena itu berusahalah semaksimal mungkin pada hari ini. Hari kemarin adalah masa lalu dan kita takpernah bisa kembali ke sana. Lupakan bahwa kemarin kita pernah jatuh dan sakit. Begitu pula dengan hari esok yang masih menjadi sesuatu yang gaib. Takada yang tahu apakah kita bisa menikmati hari esok karena bisa jadi hari ini kita berjumpa dengan kematian. Lupakan kita akan bagaimana menghadapi hari esok.

Jadi, apakah hari ini menjadi hari terbaik bagi Anda?[]

Advertisements

20 thoughts on “Hiduplah untuk Hari Ini

  1. Jadikan hari ini adalah hari terbaik. Sebuah ajakan yang cerdas, sebab ketika setiap hari adalah hari terbaik, maka selamat tinggal penyesalan dan selamat datang harapan.

  2. terima kasih bang.. bahan renungan yang mantap
    lakukan yang terbaik hari ini, jangan terbiasa menunda-nunda, belum tentu ada kesempatan lagi ya..

  3. Salut kang.. artikel sampean sungguh sebuah tulisan bijak yang bermakna positif, sangat bermanfaat untuk kita renungkan dan kita lakukan makna positif yang terkandung di dalam tulisan itu..

  4. Sungguh… menunda2 memang bukanlah hal yang baik. Mengerjakan saat dekat deadline cenderung akan memperoleh hasil yang kurang baik, bahkan bisa jadi tidak mendapat apa-apa sama sekali…

  5. >> dheeasy : Iya, betul itu semua. Huaaaaaaa, pasti dapet award lagi ^_^ khamsia-khamsia-khamsia ….
    >> kakaakin : Iya, Ka, dan semuanya pada akhirnya hanyalah penyesalan belaka. Hiks!

  6. aku juga tertampar setelah membaca postingan ini.
    aku hampir suka untuk menunda2 pekerjaan, padahal udah tau hasilnya kalo ditunda2 bakalan jadi ga bagus hasilnya. astagfirullah 😦

  7. >> Bang Aswi : Khamsia?? Pernah dagang di glodok ya bang? ^^
    >> Jasmine : Ayo atuh proposalnya dilanjutkan *Bu dosen mode on hehehehe

  8. bener neh,, jadi ingat perkataan seorang teman,, berfikirlah hari ini dulu, karena besok belum tentu ada dan belum tentu kita dikasih waktu seperti hari ini πŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s