Harapan: Secarik Catatan

Seribu jiwa memeluk awan bermain raga menyentuh hati bersanding dengan pelangi yang muncul setelah hujan turun di pagi yang ranum. Mengelebatkan noktah cahaya yang tertinggal pada masa lalu yang kelabu yang pekat yang entah yang sepi yang gulita.

Sendu
Ia melangkah
Sendiri
Sepi
Takut

Dan pelangi itu muncul
Harapan baru akan hidup terang
Berwarna emas bermandikan manik-manik
Menghampiri: sebuah perjalanan

Badai, petir, angin, gemuruh, guntur, apalah hujan
Takakan menyurutkan langkah
Terus bergerak mewangikan hati membersihkan jiwa meluaskan rasa
Takada lagi tenggelam takada lagi karam

Mari kita melayang

Mei 2011
~ untuk persahabatan, persaudaraan, dan cinta

Advertisements

9 thoughts on “Harapan: Secarik Catatan

  1. >> IbuDini : Tapi ketakutan itu harus sirna demi masa depan yang lebih cerah dan terang ^_^
    >> Lidya : lebih bahkan, bisa menembus bumi dan menerobos angkasa!
    >> gerhanacoklat : jatuh untuk bangkit kembali …

  2. Hanya sebentar dan kata-kata itu telah hilang yang tertinggal hanya satu “ganbatteeeee” ^_^

    *Semoga bisa konsisten n_n

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s