Kopdar dengan Pasangan Jabar-2

Meski semalam harus bermotor ria pukul 01.30 — 02.30 demi mengantarkan sang belahan jiwa ke rumah sakit (sang belahan jiwa harus men-CT-Scan salah seorang pasien yang ternyata tidak jadi), pagi ini sosok itu masih bisa bersilaturahmi dengan kawan-kawan pesepeda Bandung. Undangan disampaikan oleh Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) ke seluruh komunitas pesepeda Bandung dalam acara Ngaboseh Bareng BMPD dimana start dan finish-nya bertempat di Gedung Bank Indonesia, Jl. Braga.

Ngaboseh Bareng (NB) yang diformat mirip funbike ini sangat menyenangkan. Bukan saja pendaftaran yang gratis tetapi peserta juga dimanja dengan suguhan sarapan, makan siang, dan juga doorprize. Doorprize yang disediakan terbilang banyak dan sangat bernilai, sebut saja beberapa perlengkapan sepeda (lampu, helm, rak sepeda, dan juga sepedanya sendiri yang bernilai di atas Rp1 juta), tabungan senilai Rp100 ribu — Rp1 juta, dan beberapa peralatan rumah tangga (dispenser, DVD player, TV, mesin cuci, dll). Para peserta benar-benar dimanja habis.

Persiapan, perjalanan, dan suasana di dalam gedung BI

Rute yang dipilih pun bukan rute funbike biasa. Selain melewati jalan-jalan biasa seperti Braga, Suniaraja, Kebon Jukut, Kebon Kawung, HOS Cokroaminoto, Pajajaran, Wastukencana, Riau, dan Merdeka, rute NB ini juga melewati jalan-jalan para dokter dan juga Cipaganti-Cihampelas. Suasana sedikit lebih segar karena jalan para dokter itu memang ditumbuhi pohon-pohon besar pelindung, plus tanjakan yang sedikit menantang. Mungkin akan berbeda dengan para newbie yang lebih banyak takkuat dan memilih berhenti sejenak (biasanya para karyawan bank yang mungkin sedikit dipaksa untuk ikut).

O ya, bicara tentang karyawan bank, NB jelas lebih menyegarkan bagi mata lelaki. Bagaimana tidak, para teller bank yang bening itu sengaja dipasang di baris depan pendaftaran dan juga turut serta bersepeda meski lelah sangat menghiasi wajah mereka. Wajar saja, biasa di belakang meja disuruh bersepeda yang mungkin sudah tidak pernah lagi. Dan sosok itu begitu sumringah saat mengetahui kalau Jabar-2 (wakil gubernur Jabar) dan istri juga turut serta pada NB ini. Maklum saja, mereka berdua pada barisan paling awal sedang sosok itu berada pada barisan akhir-akhir.

Dan kesempatan itu pun tidak disia-siakan untuk kopdar dengan mereka. Meski harapan mendapatkan doorprize tidak kesampaian, minimal jatah sarapan dan makan siang begitu lumayan. Akan tetapi jatah makan siang tidak disentuh sama sekali oleh sosok itu karena bentuk dan rasanya yang eksklusif membuatnya dijadikan oleh-oleh untuk sang belahan jiwa, kakak Bintan, dan adek Anin. Jelas, mereka akan senang dengan roti yang sangat menggugah selera itu.

Kiri: Penampakan oleh-oleh. Kanan: Sosok itu bersedekap bukan ingin mengalahkan Om NH tapi demi melindungi oleh-oleh yang disimpan di dalam kaos hitamnya ^_^ (O iya, sosok itu belum mandi juga)

Alhamdulillah, meski memang tidak mengetahui nama sosok itu, Ibu Sendi (pasangan Jabar-2) masih mengenalnya dan terjadilah obrolan singkat antarkeduanya. Entah sudah berapa kali mereka bertemu dan pada setiap pertemuan selalu menyisakan kesan yang luar biasa selain wajah ayu Ibu Sendi. Sosok itu tidak sempat berbincang dengan Jabar-2 karena langsung dikerubuti oleh wartawan. Kalau sudah begitu, mending bercengkerama dan berfoto bersama dengan sosok ketua Yayasan Batik Jabar nan ayu ituΒ  … ^_^ Insya Allah, ke depannya akan dibahas beberapa program yang berkaitan dengan dunia sepeda dan batik sehingga bisa bersinergi dengan baik dan meluas hingga ke mancanegara. Amin[]

Advertisements

24 thoughts on “Kopdar dengan Pasangan Jabar-2

  1. waah, belum mandi langsung ikut funbike
    πŸ˜€ nekaat…tapi nikmat..oleh2nya
    πŸ™‚

    Komeng sy di posting Cinta Sepasang Angin
    disandera Akismet yaa
    :((

  2. Eits….gaya uy si abang, ikutan tenar ateeuh hihihi..
    Btw, NB = Ngaboseh Bareng itu keren bgt istilahnya Bang πŸ˜€

  3. >> Asop : Iya, ada lagi yang ingin ditanyakan? ^_^
    >> hanif mahaldy : Alhamdulillah.
    >> Orin : Yang ikut tenar kayaknya Ibu Sendi, deh, secara dia kan belum pernah nge-blog. Iya, NB itu hasil musyawarah BMPD hehehe ….

  4. Seru banget ya, Bang. Disini nggak ada lagi sepedaan, banyak yang pake sepeda motor. Malah gengsi pake sepeda. Aneh ya? Padahal di LN aja orang-orang pada senang pake sepeda.

    Sosok itu penyayang keluarga banget. Mau makan enak slalu ingat yang dirumah. So sweet….. 😦

  5. >> dewifatma : Itulah masyarakat kita. Di Bandung aja perlu perjuangan beberapa tahun. Tapi ya terus berjuang saja. Lagian perut juga gak bakalan muat, Ceu, kalau sepedaan emang makannya dikit biar kuat gowes ^_^
    >> IbuDini : Alhamdulillah. Yuk, ngagowes!

  6. >> uni : Hayu atuh, Uni. Masih di Bandungkah?
    >> Puteriamirillis : Ya, seceria hati Abang.
    >> bundamahes : (Ngumpetin kue) Gak, kemaren juga gak dikasih cokelatnya. Lagian juga udah habis ye ….

  7. Haiyaaa …
    Itu sedakep untuk melindungi Oleh-oleh …
    hahahah …

    Yang jelas …
    Pengen juga berfoto dengan pasangan Jabar-2, beliau cantik sekali … selain kiprahnya yang juga keren dalam memajukan batik di Jabar khususnya …

    Salam saya Bang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s