Sharing The Miracle

Republika (8/6/2011) – Penerbit yang mencetak Alquran, saat ini jumlahnya cukup banyak. Namun, penerbit yang selalu berinovasi dalam mencetak kitab suci dan memproduksi buku bernilai kebaikan belum banyak. Sygma Publishing menjadi salah satu perusahaan yang tidak pernah berhenti berkreasi dalam mencetak Alquran.

Betapa tidak, penerbit yang berdiri pada 2007 itu berhasil memproduksi Alquran Miracle The Reference. Alquran ini memang banyak dicari oleh warga muslim karena memiliki 22 keunggulan yang memudahkan para pembacanya. Melalui Alquran ini, pembacanya bisa mempelajari ilmu agama secara komprehensif. Metodelogi penyusunan materinya sangat sitematis karena Alquran ini menggunakan metode tafsiriyah-lafziyah dan metode hijaz dalam terjemahan per kata. Keunggulan lain produk ini, adalah memiliki panduan hukum tajwid, khazanah pengetahuan, haids sahih, serta doa dan dzikir.

Selain Alquran Miracle The Reference, belum lama ini penerbit yang memiliki tagline “Sharing The Miracle” ini pun sudah menerbitkan Alquran untuk anak-anak bernama My First Alquran (MyFA). Tahun ini, Sygma Publishing memiliki target menjadi the most excellent publisher in Indonesia with international quality and global network. Sygma Publishing memiliki cita-cita mencetak Alquran yang semakin berkualitas penyajiannya.

Sungguh beruntung sosok itu telah menjadi bagian dari penerbit ini sejak 2009. Sebagai bagian dari staf karyawan yang bertanggung jawab pada desain isi Alquran, sosok itu berusaha semaksimal mungkin mencurahkan kreativitasnya demi memuaskan para pembaca Alquran yang ingin mendekatkan diri pada Sang Maha. Desain yang dibuat tentulah tidak harus cantik dari tampilan tapi juga enak dibaca dan tidak melelahkan mata.

Industri buku saat ini secara keseluruhan memang sedang menurun dan Sygma Publishing memiliki kewajiban untuk membangkitkan kembali industri itu. Sygma pun memiliki tanggung jawab untuk ikut meningkatkan budaya membaca di masyarakat. Salah satu upayanya adalah dengan memudahkan masyarakat agar dapat menjangkaunya, yaitu dengan cara meringankan harga produk-produknya.

Alhamdulillah, produk Sygma sudah tersebar dari Aceh hingga Papua. Bahkan, produk Alquran Sygma juga sudah diekspor ke Malaysia dan Singapura. Copyright-nya pun sudah dibeli oleh beberapa negara. Meski belum melakukan riset khusus, hasil dari survei top of mind, produk Alquran Sygma masih menduduki posisi teratas. Dari awal berdiri hingga saat ini, Sygma fokus pada nilai-nilai Islam yang rahmatan lil’alamin.[]

NB: Bagi yang berminat pada produk-produk Sygma Publishing, bisa menghubungi sosok itu melalui YM bangaswi, email bangaswi@yahoo.com, atau hotline 081394725394 (sms).

Advertisements

22 thoughts on “Sharing The Miracle

  1. “Sungguh beruntung sosok itu telah menjadi bagian dari penerbit ini sejak 2009. Sebagai bagian dari staf karyawan yang bertanggung jawab pada desain isi Alquran, sosok itu berusaha semaksimal mungkin mencurahkan kreativitasnya demi memuaskan para pembaca Alquran yang ingin mendekatkan diri pada Sang Maha. Desain yang dibuat tentulah tidak harus cantik dari tampilan tapi juga enak dibaca dan tidak melelahkan mata.”
    hehehe… kayaknya kurang nyambung sama paragraf di atas sama di bawahnya ya…tp two thumbs up deh buat sosok yg udah berjibaku menghasilkan produk yang mudah dibaca oleh pembaca Al Qur’an …

  2. >> febriantozm : Hatur nuhun, Pak Febri.
    >> Puteriamirillis : Siiip, insya Allah dikasih diskon khusus ^_^
    Kan, memang bukan aswi, tapi sosok itu …

  3. Tempat yang baik dan indah bagi soso itu.
    Data yang lengkap Bang… , pasti senang sekali dapat memberikan kebahagiaan dan kemudahan bagi yang lainnya

  4. bang maksud metode tafsiriyah-lafziyah itu menafsirkan dengan pengucapan gitu ya bang?
    memang dulu pas aku belajar tafsir dan tajwid, pelafazan itu mempermudah arti jadi setiap kita mendengarkan sepenggal ayat tertentu pasti kita tau artinya karena ayat dalam alqur’an itu ibarat syair

    baidewei dah lama pulak aku tak kesini rindu awak

  5. >> julie : Tafsir ini berdasarkan kalimat bukan perkata pada edisi sebelumnya. Jika sebelumnya diartikan dengan ‘bismi’ dan ‘Allah’, kini dengan metode ini diartikan dengan ‘bismillah’, jadi lebih mudah dipahami dan tidak sepenggal-penggal. Iya, saya pun rindu dikunjungi.
    >> Mama Cal-Vin : Alhamdulillah. Saya pun turut membuat kumpulan kamusnya di sana ^_^
    >> Orin : Alhamdulillah, Neng.

  6. >> Arief Rakhman : Harga aslinya Rp300.000, setelah discount 10% jadi Rp270.000. Itu di luar ongkos kirim dimana berat barang adalah 2kg lebih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s