HAUR GOONG

sepeda

Ada keinginan yang terpendam dalam benak sosok itu. Dan keinginan itu berupa ajakan sederhana untuk mau bersepeda di Kota Bandung. Meski sederhana, kegiatan bersepeda itu banyak sekali manfaatnya. Kawan-kawan bisa melihat pada beberapa tulisan yang pernah di buat sosok itu di blog ini. Contohnya adalah seperti yang diungkapkan oleh Asri dan Irma, dua wanita cantik yang mulai membiasakan diri ke kantor dengan bersepeda. Selebihnya bisa dicari sendiri.

Gerakan bersepeda bukan gerakan individual, meski saat bersepeda kita memang sendiri. Gerakan ini adalah gerakan bersama. Makin banyak yang bersepeda, makin terasa efeknya bagi masyarakat kebanyakan. Apalagi bagi yang tinggal di kota-kota besar seperti di Bandung. Sebuah karya nyata sudah terlihat di kota parahyangan, yaitu kepedulian Pemkot menyediakan jalur sepeda dan juga pelaksanaan Car Free Day (CFD) di beberapa ruas jalan (J. Ir. H. Djuanda, Jl. Merdeka, dan Jl. Buah Batu) setiap minggunya.

Seiring dengan perkembangan tumbuh-pesatnya pesepeda di Kota Bandung, juga meningkatkan jumlah komunitas pesepeda. Jika awalnya hanya satu dua komunitas, kini sudah takterhitung lagi dan pendiriannya pun memiliki ragam yang unik. Ada komunitas yang berbasiskan jenis sepeda semacam fixie, sepeda gunung, onthel, atau cruise. Ada pula komunitas yang dibentuk berdasarkan hobi kuliner, asal kantor, tempat tinggal, tujuan bersepeda, dan masih banyak lagi latar belakang pendirian sebuah komunitas pesepeda. Semuanya baik dan semuanya sangat bermanfaat. Sosok itu begitu bahagia menyaksikan itu semua.

Akan tetapi, semua aktivitas itu menyisakan beberapa ganjalan di hati sosok itu. Salah satunya yang paling terasa adalah terjadi sekat takterkontrol antara komunitas yang satu dengan yang lainnya. Ada semacam pandangan taksehat atau egosentris tiap-tiap komunitas sehingga menyisakan bentuk persaingan yang seharusnya tidak ada. Komunitas yang satu merasa lebih baik dari komunitas lainnya dan bahkan cenderung meremehkan atau menyepelekan sehingga takjarang ada beberapa komunitas yang takmau bergabung dengan komunitas yang berbeda. Jelas, hal ini menimbulkan kesedihan yang mendalam bagi sosok itu.

Kegiatan bersepeda adalah kampanye bersama dengan tujuan masing-masing. Intinya adalah bagaimana meningkatkan jumlah pesepeda agar Kota Bandung bisa menjadi kota sepeda yang rapi, menyegarkan, dan menyehatkan karena masyarakatnya sudah mau mengurangi penggunaan kendaraan bermotor yagn terbukti menghasilkan polusi, menghabiskan BBM, dan menyebabkan kemacetan. Oleh karena itulah sosok itu berpikiran untuk membuat sebuah gerakan bersepeda yang disebut HAUR GOONG.

Haur Goong

HAUR GOONG adalah sebuah akronim dari Hayu Urang Ngagowes di Kota Bandung, yaitu sebuah ajakan bersepeda di Kota Bandung dan sekitarnya. Gerakan ini tidak melihat latar komunitas asal tetapi lebih menekankan kebersamaan dalam mengkampanyekan kegiatan bersepeda di Kota Bandung. Bisa jadi hal ini mirip dengan kegiatan bersepeda di Kota Jogja, yaitu SEGO SEGAWE (Sepedah Kanggo Sekolah lan Gawe). Alhamdulillah, niat baik sosok itu ditanggapi dengan baik oleh Kang Ayi Vivananda (Wakil Walikota Bandung). Insya Allah dalam waktu dekat akan dirumuskan kegiatan HAUR GOONG yang lebih pasti dengan beliau dan beberapa tokoh pesepeda.

Sosok itu sendiri telah menyusun beberapa konsep kegiatannya yang belum disepakati bersama. Namun, poin-poin di bawah ini adalah masukan yang bisa diterima atau ditolak sebagai program HAUR GOONG. Beberapa di antaranya adalah:

  1. Adalah pemersatu semua pesepeda di Kota Bandung dan sekitarnya tanpa melihat apakah dari kalangan komunitas ataupun bukan.
  2. Terus mengkampanyekan gerakan bersepeda di Kota Bandung dan menargetkan Bandung sebagai kota sepeda.
  3. Memantau dan mengevaluasi kebijakan Pemkot Bandung seputar kenyamanan dan keselamatan para pesepeda di Kota Bandung.
  4. Bekerjasama dengan seluruh instansi Pemkot yang berkaitan dengan lalu lintas, lingkungan hidup, pendidikan, dan pariwisata.
  5. Mengkampanyekan sepeda sebagai sarana wisata mengasyikkan di Kota Bandung, dalam hal ini menghimbau beberapa hotel atau tempat wisata agar menyediakan sepeda sebagai sarana wisata unik dengan tour-guide profesional.
  6. Pusat informasi semua kegiatan bersepeda di Kota Bandung.
  7. Mengkampanyekan program bersepeda bagi pelajar SLTP dan melarang mereka memakai kendaraan bermotor karena belum memiliki SIM (Menurut Pasal 81 ayat (2), (3), (4), dan (5) UU No. 22 Tahun 2009, untuk mendapatkan SIM A/C harus berusia 17 tahun dan memiliki KTP sebagai persyaratan administratif).
  8. Menghimbau para pelajar SLTA yang sudah memiliki SIM agar mengurangi memakai kendaraan bermotor dan melarang mereka yang belum memiliki SIM untuk memakai kendaraan bermotor.
  9. Mengatur seluruh kegiatan bersepeda di Kota Bandung agar tidak saling bentrok (tetapi saling mendukung) dan memberikan rasa aman dan nyaman saat bersepeda.
  10. Apabila HAUR GOONG diharuskan memiliki pengurus maka perwakilan seluruh komunitas pesepeda di Kota Bandung adalah pengurusnya.
  11. Membuat blog dan buletin sebagai media informasi dan komunikasi.

Itulah yang sangat diharapkan oleh sosok itu dari HAUR GOONG ini. Bisa jadi ini adalah mimpinya tetapi bukan tidak mungkin akan menjadi kenyataan di kemudian hari. Sekali lagi, sosok itu menekankan bahwa HAUR GOONG adalah sebuah gerakan/ajakan bersepeda, bukan komunitas pesepeda. Bagaimana menurut kamu?[]

Baca juga artikel yang berkaitan atau melihat daftar isi

Advertisements

8 thoughts on “HAUR GOONG

  1. suami saya pengennya ke kantor naik sepeda, tapi kumaha atuh, tebih teuing dari parongpong ke kopo. …
    mudah2an sukses programnya. ..

  2. >> Lidya : Alhamdulillah sosok itu yang membuatnya hehehe ….
    >> Mabruri Sirampog : Terima kasih, Mas. Semoga….
    >> Orin : Insya Allah, Neng. Doakan saja!
    >> Akhmad Muhaimin Azzet : Salam Gowes kembali, Mas.
    >> dey : Iya, itu mah jauh. Tapi kalau diniatkan insya Allah bisa, tinggal strateginya saja yang matang, Teh.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s