Undangan Magnum

Sudah lama sekali, tetapi kesan itu masih terasa. Beraktivitas dalam sebuah komunitas bagaimanapun akan menghasilkan sesuatu yang positif, tidak terkecuali dengan ngeblog. Dan sosok itu pun merasakannya beberapa hari menjelang Ramadhan tahun ini. Sebuah produk es krim terbaru dan eksklusif mengundang Komunitas Bandung Kota Blogger (Batagor) untuk mencicipi produk mereka di halaman Heritage, Jl. Riau.

Siapa yang tidak kenal dengan Magnum? Ya, Magnum adalah salah satu merek es krim keluaran Unilever yang katanya membawa kelezatan cokelat yang sesungguhnya untuk pasar es krim dewasa. Kalau kamu mencicipinya katanya juga bakal mendapatkan pengalaman intens luar biasa dan akan dimanjakan layaknya seorang putri. Lebay, gak, sih? Gimana kalau sosok itu yang makan? Apakah tetap akan dimanjakan layaknya seorang putri? Ih, jijay banget, kan?

Nah, program acara dimana sosok itu diundang adalah Magnum Road Cafe yang kebetulan untuk di Bandung berlangsung pada 11-16 Juli 2011. Kami yang diundang bebas menikmati varian es krim Wall’s Magnum yang terdiri atas Wall’s Magnum Classic, Wall’s Magnum Almond, dan Wall’s Magnum Chocolate Truffle dengan persyaratan tertentu, yaitu hanya boleh makan di tempat dan tidak dibawa pulang. Setelah itu ya membuat laporan pandangan mata berupa kata-kata menggugah selera di twitter. Kamu bisa follor twitternya di @mymagnumID.

Sebelumnya, sosok itu merasa was-was dengan pemberitaan bahwa es krim Magnum mengandung minyak babi. Akan tetapi, setelah ditelusuri ternyata tidak benar. Menurut Maria Dewantini Dwianto, Head of Corporate Communications PT Unilever Tbk, kode E471 dan E472 yang tertera di kemasan Magnum adalah kode internasional untuk bahan pengemulsi yang bermanfaat untuk mengikat lemak dan air. Magnum menggunakan pengemulsi nabati yang artinya berasal dari tumbuh-tumbuhan. Hal ini juga diperkuat oleh H. Amidhan, Ketua MUI, yang mengatakan bahwa kabar es krim Magnum mengandung lemak babi tidak benar.

Alhamdulillah, sosok itu akhirnya bisa menikmati es krim Magnum dan gratis pula. Dalam kesempatan itu, sosok itu juga mengundang Dian yang doyan kuliner itu dan terpaksa juga mengantarnya pulang karena hari sudah terlalu larut ketika pulang dan bersepeda pula. Meski tidak boleh dibawa pulang, pada akhirnya sosok itu berhasil membawa 2 (dua) Magnum yang bisa dipersembahkan untuk keluarga tercintanya di rumah hehehe ….

Bagaimana dengan pengalaman kamu sendiri?[]

Baca juga artikel yang berkaitan atau melihat daftar isi

Advertisements

2 thoughts on “Undangan Magnum

  1. ko ak ga diajak sih??*yaiyalah blm kenal..aku udh coba smua varian..ternyata rasanya tdk jauh beda dg magnum sblmny..mmm..yah strategi pemasaran ny emg jago bkn org penasaran..*termasuk ak..termakan rayuan iklan hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s