Mengejar Khatam dengan Iktikaf

Momen Ramadhan selalu tidak bisa dipisahkan dengan prosesi ibadah shalat malam dan membaca Al-Quran (tilawah). Oleh karena itu Ramadhan akan selalu identik dengan shalat tarawih dan iktikaf. Pada iktikaf, semua umat Muslim berlomba-lomba (khususnya pada malam ganjil) untuk mendapatkan lailatul qadar, yaitu sebuah malam yang jika beribadah pada malam itu maka pahalanya hampir sama dengan ibadah 1000 malam di hari yang lain. Subhanallah.

Dan sosok itu berusaha mencoba menggapai itu, selain tentu saja berusaha meraih satu kali khatam Al-Quran mengingat pada tahun sebelumnya gagal dicapai. Meski start yang lumayan terlambat–seharusnya sudah dimulai pada hari pertama dengan 1 juz per hari–dengan banyak alasan (yang salah satunya adalah karena faktor kesehatan) namun sosok itu berjanji harus mampu menggapai juara khatam satu kali. Khatam adalah salah satu cara agar kita sering membaca Al-Quran. Rasulullah saw. bersabda, “Bacalah selalu Al-Quran, sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat nanti untuk memberi syafaat kepada para pembacanya.”

Alhamdulillah sosok itu berhasil menjalankan iktikaf pada malam ke-21 dan 23 di Masjid Al-Ukhuwah. Suasana iktikaf di masjid ini begitu menenangkan, apalagi dengan sinar lampu yang cukup terang sehingga membaca Al-Quran jadi begitu mudah dan menyehatkan. Awal 10 hari terakhir memang masih sepi. Alasan bekerja dan lain sebagainya bisa diajukan di sini. Akan tetapi sosok itu mencoba memulainya agar pada malam-malam berikutnya tidak terlalu berat untuk dijalani. Manusia, pada dasarnya cenderung akan kesulitan menjalankan sesuatu pada langkah pertama tetapi akan lebih mudah setelah langkah pertama berhasil dijalankan. Inilah yang coba ditanamkan pada benak sosok itu.

Meski pada akhirnya gagal iktikaf pada malam ke-25 dan 27, sosok itu tetap tidak menyerah. Pada hari ke-10 dia hanya mampu membaca kurang dari 5 juz dan pada hari ke-20 hanya mampu menyelesaikan kurang dari 10 juz, namun sosok itu bertekad keras agar mampu khatam di akhir Ramadhan. Target 1 juz per hari pun harus dikejar menjadi 2 juz per hari atau bahkan lebih. Dan bagi sosok itu, malam iktikaf adalah momen berharga untuk mengejar ketertinggalan itu karena pada momen di luar itu dijamin tidak bisa.

Pada malam ke-29, sosok itu iktikaf di Pusdai. Jika dibandingkan, sosok itu lebih nyaman dan tenang di Al-Ukhuwah. Hal itu dimungkinkan karena desain arsitekturnya yang membuat diri merasa nyaman dan juga pencahayaannya. Pusdai terlalu gelap sehingga harus memilih tempat yang penerangannya cukup. Belum lagi jamaah yang iktikaf di Pusdai sangat banyak dan masih terdengar kabar adanya oknum jamaah yang gemar mengambil barang milik orang lain. Meski cuaca malam hari di Bandung sedang tidak bersahabat dengan adanya angin besar dan dingin yang menusuk tulang, namun beberapa Muslim masih berhasil bertahan di dalam masjid.

Alhamdulillah, sosok itu berhasil mengkhatamkan Al-Quran satu kali pada puasa ke-29 tepat menjelang Zuhur. Semoga sosok itu mendapatkan keberkahan Ramadhan. Amin. Ya Allah, karuniakanlah kasih sayang-Mu kepada hamba dengan Al-Quran dan jadikan Al-Quran sebagai imam, cahaya, hidayah, dan sumber rahmat bagi hamba. Ya Allah, ingatkan hamba jika ada ayat yang hamba lupa mengingatnya. Ajarkan pada hamba, ayat yang hamba bodoh memahaminya. Karuniakan pada hamba kenikmatan membacanya, sepanjang waktu, baik tengah malam atau tengah hari. Jadikan Al-Quran bagi hamba sebagai hujjah, ya Rabbal’Alamin.[]

Advertisements

One thought on “Mengejar Khatam dengan Iktikaf

  1. subhanallah.. *rindu ramadhan lagi..
    mdh2an taun dpn msh dberi kesempatan dan ibadahnya lebih baik lagi..
    aku pasti juara khatam *insya 4JJl..amin 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s