Doa Dodo (Sebuah Resensi)

“Bangun tidur, kuterus shalat…,” kata Dodo riang.
Dodo menuju kamar mandi sambil bernyanyi.
“Waaa … Dodo sudah bangun, ya?” Bunda kaget dan terharu.
“Dodo mau shalat berjamaah, Bun,” kata Dodo.
Dodo, Ayah, dan Bunda pun shalat berjamaah.
Ayah menjadi imam.
Bunda dan Dodo menjadi makmum.
Selesai shalat, Dodo mencium punggung tangan Ayah dan Bunda.
Ayah pun memimpin doa.

Rabbij’alni muqiymash-shalaati wa mindzurriyatii.
Rabbana taqabbal du’aa(i)

Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku (keluargaku) orang-orang yang tetap mendirikan shalat. Ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku.

Ya, inilah salah satu buku dari sosok itu tentang dunia anak dan doa. Anak semenjak dini sudah harus dikenalkan dan dibiasakan untuk berdoa. Berdoa adalah sebuah kedekatan dengan Sang Maha, sebuah kepasrahan dan sikap tawakal akan seorang hamba pada Sang Khalik. Doa pada akhirnya akan memunculkan sikap positif akan usaha atau ikhtiar untuk mewujudkan doa itu. Kebiasaan berdoa pada anak pun akan jauh lebih melekat di kemudian hari.

Buku Doa-Doa Dodo ini memang sudah terbit beberapa waktu yang lalu, namun nilainya tidak berhenti pada satu masa itu saja. Buku terbitan Pustaka Oasis (Grasindo/Gramedia) ini mencoba menawarkan beberapa doa yang dikemas dalam bentuk cerita tentang keseharian tokoh Dodo (usia SD) mulai dari bangun tidur hingga kembali tidur. Sosok itu menulis buku ini dengan referensi yang benar-benar matang dan Mira Rainayati sebagai editornya memaksimalkannya dengan baik. Apalagi, buku ini juga diilustrasi dengan baik oleh InnerChild Studio. Tertarik? Yuk ah, beli di toko-toko buku terdekat di kotamu.[]

Setelah mandi, Dodo segera berpakaian.
Hari ini hari Senin. Seragam yang harus dipakai adalah seragam merah-putih.
Merah-putih seperti warna bendera negara kita, Indonesia.
Lihatlah! Lemari pakaian Dodo rapi dan harum.
Dodo tidak lupa menyiapkan dasi dan topi.
Hari ini ada upacara berndera.

Alhamdulillaahilladzii kasaani haadzaa wa razaqaniihi
min ghayri hawlin minnii wa laa quwwatii(n)

Segala puji bagi Allah yang telah memakaikan pakaian ini kepadaku. Segala puji bagi Allah yang juga mengaruniakan pakaian ini kepadaku, tanpa daya dan kekuatan dariku.

Advertisements

3 thoughts on “Doa Dodo (Sebuah Resensi)

  1. wahh…bukunya bang aswi nih?..
    nanti cari di toko buku buat adik saya yang baru mau masuk TK ahh..
    hehehe…
    eh, kalo dikasih juga gak nolak bang.. *cengarcengir

    salam…

  2. Buku-buku seperti ini sangat efektif mengajarkan dan menanamkan nilai-nilai positif pada anak. Saya sudah membuktikannya, Bang Aswi.. 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s