Tempat Kebersamaan Itu

Ada yang spesial di hari esok. Bukan di rumah ataupun di mana-mana, tetapi di kantor sosok itu. Ya, ada yang spesial di kantor sosok itu esok hari. Sebuah perubahan yang insya Allah menuju kepada kebaikan bersama. Meski isunya sudah jauh-jauh hari sebagai teman makan siang atau selingan di tengah padatnya pekerjaan kantor. Isu tentang sebuah tempat yang baru saja rampung pembangunannya. Kantin kantor.

Ini kantin kedua selama sosok itu bekerja. Kantin pertama dengan manajemen yang memiliki kekurangan dan kelebihan itu entah mengapa berhenti dan kemudian menghilang begitu saja. Sistem kupon setiap hari dan berlaku selama tiga hari menjadi wacana dan obrolan yang sangat menarik waktu itu, belum lagi antrian yang membludak hingga membuat beberapa orang tidak kebagian menu yang sangat diharapkan. Beberapa karyawan masih bisa mondar-mandir keluar masuk kantor untuk makan di luar jika menunya tidak sesuai. Itu dahulu.

Kini manajemennya sedikit diubah. Apalagi dengan pemilihan menu yang dijamin kehalalan dan kesehatannya. Monosodium Glutamat alias MSG alias micin dihilangkan. Ini tentu berita baik bagi sosok itu yang mendambakan hidup sehat. Kantin ini pun dikelola oleh orang sama yang juga mengelola kantin di Sekolah Bintang Madani (TK/SD Islam Terpadu), masih satu garis dengan kantor sosok itu. Jatah kupon pun disesuaikan dengan level karyawan yang bersangkutan (bukan jabatan), dan bukan kebetulan kalau sosok itu mendapatkan jatah potongan Rp6.000 per hari kerja. Potongan itu sudah pasti dibebankan pada karyawan setiap bulannya.

Kupon Makanan

Kupon kali ini berlaku hanya satu hari dan gaji karyawan akan selalu dipotong setiap harinya meski karyawan yang bersangkutan sedang menjalankan ibadah shaum. Ini demi kebaikan bersama karena akan ada banyak alasan bagi beberapa karyawan yang tidak mau makan di kantin. Kantin ini pun bisa besar jika didukung oleh karyawan, kan? Namun semua itu sudah diantisipasi oleh kantor sejak jauh-jauh hari. Gaji karyawan sudah dinaikkan terutama pada bab uang makan ketika mengonsep sebuah kantin. Bagi sosok itu, kenaikan itu sudah dilupakan mengingat prosesnya sudah beberapa bulan yang lalu. Masalahnya, waktu kenaikan gaji itu tidak dijelaskan bahwa keputusan itu untuk menyambut pembangunan kantin yang sudah jadi ini.

Antrian di Kantin

Ruangan kantin kini pun sudah jauh lebih baik dari sebelumnya. Sistem antrian juga sudah diatur sedemikan rupa sehingga dijamin tidak ada istilah membludak. Fasilitas tempat makan untuk 140 orang sudah tersedia dengan rapi. Ruangannya nyaman dan bersih. Kupon diberikan pada pukul 10.00 dengan nilai dan warna berbeda tergantung level dan bagiannya. Dan menu yang tersedia pun tak kalah dengan menu warung-warung makan yang banyak bertebaran di Jl. Babakan Sari. Hanya faktor selera, porsi, dan harganya yang sedikit berbeda. Namun inilah konsekuensinya.

Manajemen berusaha memberikan yang terbaik untuk karyawannya. Keputusan pun dibuat universal demi kebaikan bersama. Konsep pabrik diterapkan meski bagi orang-orang publishing seperti berkesan aneh. Namun sekali lagi, inilah jalan tengah yang harus diambil demi tidak terlalu tingginya traffic keluar masuk para karyawan pada jam istirahat. Keamananlah yang menjadi acuan mengapa makan siang ditetapkan di dalam kantor. Faktor ini menjadi perhatian penting bagi perusahaan berskala pabrik.

Menu Makanan

Hari pertama, kedua, ketiga, dan seterusnya di kemudian hari menjadi pengisi hari-hari jam makan siang sosok itu. Semuanya begitu menarik dan luar biasa saat sosok itu dan kawan-kawannya berdiskusi tentang segala hal yang berhubungan dengan kantin. Yang pasti keluhan akan selalu ada mengingat keinginan para karyawan itu berbeda untuk kebutuhan perutnya. Sosok itu pun mencoba mengikhlaskan dan berusaha bahwa dari semua kejadian itu ada hikmahnya. Semuanya harus disyukuri bahwa hari kemarin, hari ini, dan keesokannya sosok itu masih bisa makan enak di siang hari. Perutnya masih bisa kenyang dengan menu yang menyehatkan. Alhamdulillah ya … []

Advertisements

2 thoughts on “Tempat Kebersamaan Itu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s