Bermain ke Trans Studio

Trans Studio? Siapa yang tidak kenal. Wahana permainan indoor yang digadang-gadang terbesar di Asia Tenggara ini hadir di Indonesia. Tepatnya di Kota Bandung tercinta, Jl. Gatot Soebroto, masih satu kompleks dengan Bandung Supermal (BSM). Dan lebih tepatnya lagi tak jauh dari rumah sosok itu. Jadi, kalau ada yang mau main ke Trans Studio atau BSM, mampir-mampirlah ke gubuk sosok itu. Siapa tahu bisa kopdar … ^_^

Dari sebelum pembukaan, banyak pro dan kontra tentang wahana mengasyikkan ini. Dengan ikon wajah Kingkong yang begitu besar, siapapun akan ternganga dan ingin menyaksikan atau mencicipinya, tak terkecuali Kakak Bibin dan Adek Anin. Apalagi dengan trek rel besi yang menjulang vertikal di bagian depannya. Namun, sosok itu termasuk yang kontra dengan pembangunan itu mengingat struktur Jl. Gatot Soebroto yang tergantung kecil dan belum direkayasa untuk arus lalu lintas yang padat.

Sebelum ada pembangunan BSM, jalan itu tergolong sepi dan menyenangkan. Apalagi seperti yang kita ketahui radius beberapa meter dari komplek militer semacam SESKOAD dijamin arus kendaraannya begitu terjaga. Namun semuanya berubah saat BSM dioperasikan. Jalan yang dulunya adem ayem itu berubah kepadatannya dan yang melewatinya akan merasakan kemacetan yang luar biasa, terutama pada daerah sekitar perempatan Laswi hingga BSM dan Maleer hingga Binong. Bahkan, keseluruhan jalan dari perempatan Laswi hingga Binong dapat dikatakan jalur padat merayap.

Kini, Trans Studio telah beroperasi. Pada malam pembukaannya pun lalu lintas di Jl. Gatot Soebroto berubah drastis. Jangankan sosok itu yang lagi bersepeda, pejalan kaki pun tidak bisa bergerak! Tidak hanya masyarakat Bandung, orang luar kota seperti Jakarta dan kota-kota lainnya langsung berbondong-bondong mendatangi Trans Studio. Wahana permainan milik Chairul Tanjung (CT) ini menghipnotis banyak orang. Tak terkecuali Kakak Bibin dan Adek Anin. Sang belahan jiwa pun mengonsep harus menabung kalau ingin mengunjungi wahana bertiket 200 ribuan itu. Sosok itu malah melengos lebih baik menabung untuk pergi ke Dunia Fantasi (Dufan), Jakarta.

Setiap ke rumah sakit mengantar sang belahan jiwa atau mengantar Kakak Bibin ke sekolah, selalu melewati tempat itu. Kakak Bibin dan Adek Anin pasti akan berteriak, “Kingkong!” atau “Gorilla!” Hingga pada suatu kesempatan, yaitu ketika bisa kopdar dengan Pakdhe, keluarga sosok itu mendatangi BSM dan bisa melihat dari dekat sang Kingkong. Kakak Bibin dan Adek Anin senang luar biasa. Wajah mereka tampak sumringah dan begitu senangnya meski untuk saat itu tidak berniat untuk masuk. Mereka cukup senang dengan menaiki elevator atau melihat kupu-kupu mainan karena sedang ada showroom mobil mewah di lobby tengah BSM. Mereka pun sudah sangat senang berlari dan menikmati kolam ikan di tengah foodcourt BSM yang unik dan menyegarkan.

Saat perjalanan pulang, sosok itu pun berinisiatif mengambil gambar Kingkong dan tulisan Trans Studio. Tentu saja Kakak Bibin dan Adek Anin menjadi foreground-nya. Meskipun belum pernah masuk, minimal mereka bisa bangga pernah berfoto dengan Kingkong Trans Studio dan logonya. Foto itu menunjukkan bahwa mereka pernah ke Trans Studio, meski sebenarnya foto itu diambil tak jauh dari tempat parkir motor yang akan mengantarkan mereka semua kembali ke rumah setelah bersenang-senang dengan Pakdhe, Nchie Hanie, Teh Erry, dan Asop.

Entahlah, sosok itu tidak yakin akan bisa mendatangi Trans Studio dan mencicipi semua permainannya. Jangankan wahana itu, permainan yang ada di BSM bagian depan–bersebelahan dengan foodcourt–pun sudah terhitung mahal. Wallahu’alam.[]

Advertisements

8 thoughts on “Bermain ke Trans Studio

  1. saya masih pensaran dengan trans studio bang, katanya sih WAH banget.. sayang jauh banget dari Palembang.. semoga segera turun yaa bang harga tiketnya, sangat MAHAL untuk kantong anak kost seperti saya.. 😀

    >> Saya juga penasaran tapi tidak dengan harganya …

  2. Yaaah Bang, ga bener2 masuk dan mencoba wahananya?
    Bang Aswi, minggu ini ikut ketemu Bu Monda gak? 😀

    >> Iya, Sop … hiks!

  3. semoga kapan-kapan bisa masuk ke dalam bang
    mungkin juga ada kemungkinan suatu saat Jl. Gatot Subroto akan diperlebar lagi, sehingga lalu lintas tidak macet lagi
    Salam

    >> Ya, kapan-kapan ^_^
    Emang ada ya rencananya?

  4. BSM sekarang jadi daerah yang kalo nggak kepepet nggak pernah saya lalui, selain macet dan ribet, suasananya udah rame banget…
    😦

    >> Nah, tahu sendiri si Teteh …

  5. katanya mahal yah tiketnya…sayang yachh kalo harus bayar mahal2…keculai ada yang bayarin ahhaha….

    ssst saya aja beberapa kali masuk ke dufan karena gratis lochhh atau pas lagi ada diskon 50% hihihi….

  6. enak banget ya kesana, aku xan orng jw tngh mna bz prg ke cna?

    >> Ya bisa aja kendati orang Jateng juga. Saya pun orang Jatim kok ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s