Bienale Sastra di Utan Kayu

Bienal Sastra Utan Kayu — Salihara kembali digelar. Event sastra yang digelar sepanjang bulan Oktober 2011 ini mengusung tema “Klasik nan Asyik”. Nafas utama festival yang digelar keenam kalinya ini adalah merayakan kembali khazanah sastra lampau, Indonesia maupun dunia, serta ajakan untuk membangun kesusastraan hari ini dan masa datang di atas kekayaan tersebut.

Selain pembacaan dan bincang-bincang dengan sastrawan dalam serta luar negeri, panitia Bienale Sastra telah meminta sejumlah komposer dan musisi ternama maupun muda untuk menafsir sastra klasik Indonesia. Sebut saja Bandanaira, Frau, Gugun and The Blues Shelter. Bukan hanya itu, Bienal Sastra juga bekerja sama dengan Dewan Kesenian Jakarta menyelenggarakan Lokakarya Baca Sastra dan Gerakan Indonesia Membaca Sastra (GIMS) yang bentuk akhirnya adalah buku audio yang akan disumbangkan bagi Yayasan Mitra Netra. Bagi yang tertarik menjadi sukarelawan untuk membaca karya, silahkan email ke ayu@salihara.org.

Berikut acara-acara Bienale Sastra yang amat sayang dilewatkan begitu saja:

Pameran Dokumentasi Bienale Sastra
Komunitas Salihara, 8 – 29 Oktober 2011
Terbuka untuk umum

Pembukaan Bienale Satra
Teater Salihara, Sabtu, 8 Oktober 2011, pukul 20.00 WIB
Pentas Sastra dan Musik
Musisi: Bandaneira & Frau
Pembaca Karya: Hanna Fransisca, F. Rahardi
Terbuka untuk umum

Konser Musik
Teater Salihara, Minggu, 9 Oktober 2011, pukul 20.00 WIB
Composer: Dian HP, Gatot, dan Matheus Shan Boone
(menafsir pusis Amir Hamzah, Roestam Efendi, dll)
HTM Rp 50.000,-
Pelajar/Mahasiswa Rp 25.000,-

Pentas dan Bincang Sastra
Teater Salihara, Rabu, 12 oktober 2011, pukul 20.00 WIB
Sastra dan Sejarah
Sastrawan: Bre Redana, Clara Ng. Ian Bamforth, Manal Omar, Steven Conte, dan Yusi Pareanom
Terbuka untuk umum

Pentas dan Bincang Sastra
Teater Salihara, Jumat, 14 Oktober 2011 pukul 20.00 WIB
Ironi, Humor, Sufi
Sastrawan: Danarto, Joko Pinurbo, F. Rahardi, dan D. Zawawi Imron
Terbuka untuk umum

Pentas Sastra dan Musik
Teater Salihara, Sabtu, 15 Oktober 2011, pukul 20.00 WIB
Sastra, Musik dan Yang Klasik
Komposisi karya: Binsar Sitompul, Cornell Simanjuntak, FX Soetopo, dll
Penampil: Aditya Setiadi, Devi Fransisca, dan Pharel Jonathan
Sastrawan: Avianti Armand, MK Singh, dan Throsten Becker
Terbuka untuk umum

Pembacaan dan Diskusi
Teater Salihara, Rabu, 19 Oktober 2011, pukul 20.00 WIB
Sastra dan Tradisi Islam
Pembicara: A. Fuadi, Ben Shohib, Hasan Al Banna, Okky Madasri, dan Syaiful Alim
Terbuka untuk umum

Pentas Sastra
Teater Salihara, Jumat, 21 Oktober 2011, pukul 20.00 WIB
Sastra Klasik Antar Benua
Terbuka untuk umum

Pentas Sastra
Teater Salihara, Sabtu, 22 Oktober 2011, pukul 20.00 WIB
Pembaca Sastra Klasik Sampai Modern Indonesia dalam Berbagai Bahasa Daerah
Karya: Chairil Anwar, Kwee Tek Hoay, Pramoedya Ananta Toer, Umar Kayam, Adek Alwi, dan Linda Christanty
Terbuka untuk umum

Pentas Sastra dan Musik
Teater Atap, Jumat, 28 Oktober 2011, pukul 20.00 WIB
Sumpah Puisi: Sastra dari Penjuru Nusantara dan Fiksimini Daerah
Pembaca: F. Aziz Manna, Esha Tegar Putra, dan Zaim Rofiqi
Musikus: Ivan Nestorman
Terbuka untuk umum

Penutupan Bienale Sastra
Teater Atap, Sabtu, 29 Oktober 2011, pukul 20.00 WIB
Poetry Slam
Musikus: Gugun and The Blues Shelter
Terbuka untuk umum

Advertisements

One thought on “Bienale Sastra di Utan Kayu

  1. Trima kasih buat informasinya, Bang Aswi…komunitas yang sering saya baca dari majalah dan surat kabar, tapi belum pernah sekalipun saya lihat langsung…jauuuuh banget dari Garut!
    😀

    >> Iya, dari Bandung aja jauh apalagi dari Garut heuheu …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s