Mensyukuri Rezeki (Tak Terduga)

Setelah memastikan bahwa namanya memang terpampang sebagai salah satu pemenang Ancol Blog Competition yang diadakan oleh Kompasiana, sosok itu pun langsung sujud syukur di atas kasur. Kasur? Ya, kebetulan ruang kerjanya memang harus duduk di atas kasur. Subhanallahu wallahuakbar. Segala Puja dan Puji hanya bagi Allah yang terus-menerus menyiapkan rezeki pada hamba-Nya yang sering khilaf ini.

Jumat yang berkah. Alhamdulillah. Hati sosok itu terasa membuncah, begitu pula saat kabar ini disampaikan pada Kakak Bintan dan Sang Belahan Jiwa. Meski dua malam sebelumnya sosok itu diserang demam tinggi hingga membuatnya tidak bisa tidur nyenyak karena menggigil yang amat luar biasa, dilanjutkan dengan pusing kepala keesokan paginya, ternyata kabar baik ini sudah dipersiapkan Allah untuknya. Pagi ini pun sosok itu masih merasakan tidak enak badan sehingga terpaksa tidak bisa kembali bekerja di kantor. Semoga penyakit yang menderanya dapat menghapuskan dosa-dosa kecil yang pernah diperbuatnya. Amin.

Kompetisi blog Have Fun & Write ini telah memasuki periode keempat dan merupakan periode terakhir yang meminta peran serta Kompasianer untuk mengusulkan event-event kreatif yang bisa diselenggarakan di Ancol. Dan lagi-lagi … sosok itu menuliskan usulannya di detik-detik terakhir pendaftaran. “Alamak! Mepet kali si Abang ni ikutan kompetisi?” Hehehe…. Pada saat itu dia berprinsip bahwa apapun hasilnya, dirinya sudah puas dengan apa yang diupayakannya. Kunci pertama dari sebuah kesuksesan adalah mencoba. Selalu ada kekurangan dalam prosesnya tetapi semua itu dijalani dan dinikmati saja. Asal sudah mencoba dan turut andil dalam sebuah kompetisi, dia telah menambah satu lagi pengalaman baru.

Event kreatif di Ancol yang diusulkan oleh sosok itu adalah Ancol Rally Party, yaitu ajang kompetisi rally yang melibatkan pehobi fotografi, pesepeda, dan juga masyarakat pada umumnya. Cerita tentang Ancol Rally Party ini pun sudah pernah ditulis oleh sosok itu di Blogdetik dan WordPress. Tema dari kompetisi rally itu adalah menghargai dan mencintai alam. Tidak hanya bebas dari polusi udara seperti tidak menggunakan kendaraan bermotor, tetapi diharapkan event itu juga bebas sampah. Setelah ada pesta yang bertujuan memunguti sampah, panitia pun diharapkan juga mempergunakan peralatan dan bahan makanan yang minim sampah anorganik yang tidak bisa diuraikan oleh alam. Semoga event usulan ini bisa direalisasikan oleh Ancol.

Untuk kawan-kawan blogger: Yuk, ah, berkreatif di setiap kesempatan.[]

Advertisements

14 thoughts on “Mensyukuri Rezeki (Tak Terduga)

  1. >> dey : Hatur nuhun doanya. Amin.
    >> Nchie : Thank you, Sist. Semoga bisa nraktir ^_^
    >> Falzart Plain : Gak papa, nuhun …
    >> kakaakin : Makasih. Emang empuk hehehe …
    >> Puteri Amirillis : Iya, semoga Abang terus mensyukuri nikmat ini

  2. Usulan untuk event diancol yang diusulkan abang memang sangat cocok dengan keadaan bumi saat ini. Disitu banyak sekali menciptakan kebiasan baik untuk mencintai lingkungan. Semoga lekas sembuh bang….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s