Jangan Seperti Katak dalam Tempurung

Dunia pijat-memijat memang nggak ade matinye. Di Indonesia sendiri sudah memiliki tradisi memijat sejak zaman kerajaan. Tidak hanya di Pulau Jawa, tetapi kerajaan yang ada di luar Pulau Jawa pun pasti mempunyai tradisi itu dari tingkat rakyat biasa sampai tingkat para anggota kerajaan. Dan kini, istilah memijat pun berkembang dan terdengar modern. Jika panti pijat berkesan tidak elite, maka salon kecantikan atau spa lebih terdengar elegan. Spa sendiri tidak jauh berbeda dengan pijat biasa namun menggunakan medium air, karena kata ‘spa’ itu memang berasal dari bahasa Latin ‘Solus per Aqua‘. Artinya bisa cari sendiri, ya.

Lalu, bagaimana kalau misalnya di tempat tinggal atau di lingkungan kita terdapat salon kecantikan atau panti pijat yang mengatasnamakan negara lain dan bersertifikat internasional? Mengapa mesti kebakaran jenggot? Thai Massage misalnya yang memang lagi digandrungi oleh beberapa orang yang gemar dipijat. Justru hal itu harusnya menjadi cambukan bagi salon kecantikan lokal untuk menunjukkan jati dirinya sebagai tempat atau ahli pijat yang profesional. Sertifikat pun bisa ditingkatkan dari hanya bertaraf lokal menjadi internasional. Jawa Barat khususnya Bandung sendiri memiliki teknik memijat ala kerajaan Sunda yang lama dilupakan, yaitu ‘Peuseul’. Peuseul adalah teknik pijatan khas anggota keluarga Kerajaan Padjadjaran yang dibantu oleh para abdi dalemnya. Pijatan lokal ini pun mampu melancarkan peredaran darah, mengendurkan ketegangan otot, dan meningkatkan daya tahan tubuh. Inilah Sunda Massage yang menggunakan rempah-rempah alami yang dihangatkan lalu di tekan-tekan pada sekujur tubuh hingga terasa nikmat dan menyegarkan.

Bahan-bahan bakunya sendiri bisa diambil dari alam Tatar Sunda yang memang kaya. Bahan-bahan alam berupa air, mineral, rempah-rempah, dan juga budaya Sundanya menjadi satu bagian dari Peuseul ini. Sang ahli pijat bisa berpenampilan layaknya abdi dalem yang siap melayani anggota kerajaan sambil diiringi dengan musik tradisional khas Sunda. Tari-tarian Sunda ditampilkan sebagai media selamat datang, bahasa dan penamaan jenis pijatannya pun nyunda. Bahkan before dan after treatment snack-nya pun kalau perlu menggunakan herbal, makanan, dan adat istiadat khas Jawa Barat seperti bandrek atau bajigur. Sebagai contoh ada sebuah pijatan yang bernama Siraman Sari Bumi yang di dalamnya ada paket Peuseul, Luwuran (Body Scrub), Baluran (Body Mask), dan Mandi Rendaman dengan aneka jenis herbal. Ciri khasnya adalah ada tambahan kopi sebagai bahan utama. Seperti yang diketahui, kopi mempunyai manfaat sebagai antioksidan yang dapat melindungi kulit dari sinar matahari dan polusi, menghancurkan lemak tubuh, menghilangkan bau badan, mengendurkan stres, dan juga menenangkan kulit.

Paket-paket lain bisa dinamakan dengan Siram Sekar Kedaton, Siram Hejo Carulang, Siraman Sari Bumi, Siram Langgeng Arum, Siram Tepis Wiring, Siram Endah Raga, Sirang Weningsari, atau bahkan Siram Waras Raga. You name it, lah. Dengan begitu teknik memijat atau salon lokal pun memiliki nilai lebih yang bisa go international. Inilah produk dengan nuansa lokal tetapi dengan kualitas internasional. Act local, think global. Untuk mendapatkan sertifikat internasional pun biasanya memiliki persyaratan tertentu, dan sosok itu yakin bahwa SDM kita atau teknik memijatnya bisa memenuhi itu semua. Insya Allah bisa! Sebagai contoh ada juga loh ahli Thai Massage yang memang orang Indonesia. Hal ini membuktikan bahwa SDM kita pun unggul, bahkan dalam hal memijat sekalipun yang sudah mendarah daging dari zaman kerajaan.

Janganlah menjadi seperti katak dalam tempurung, yang hanya mengetahui apa yang ada di dalam tempurung saja. Hanya mengetahui persaingan tingkat tempurung atau lokal belaka. Pasar bebas atau pasar ASEAN adalah kondisi di luar tempurung yang harus kita ketahui dan kita kuasai bersama. Sosok itu yakin bahwa ada banyak salon atau ahli pijat yang bisa bersertifikat internasional, meski dengan teknik lokal yang tidak kalah hebat dengan Thai Massage, misalnya. Teknik Peuseul adalah salah satunya. Mengapa tidak kita wujudkan bersama bahwa di Thailand ada salon kecantikan yang menggunakan teknik Peuseul sebagai ciri khasnya. Dan bukan hanya di sana, tetapi juga tersebar sampai ke Vietnam, Malaysia, Filipina, Brunei, Kamboja, atau bahkan menyebar hingga ke Benua Eropa, Amerika, Australia, dan Afrika. Yuk, bergerak![]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s