I’m So Proud of You

Sudah lama juga ya nggak nulis tentang anak-anak. Padahal ada banyak cerita menarik tentang mereka, bahkan sangat banyak. Setiap harinya–bukan–bahkan setiap detiknya selalu saja ada kejadian-kejadian konyol, mengharukan, mendebarkan, bikin ngelus dada, dan lain sebagainya yang berkaitan dengan kehidupan mereka. Dari bangun pagi sampai kembali tidur di saat malam. Pengalaman yang luar biasa bisa menyaksikan perkembangan mereka detik demi detiknya. Subhanallah!

Setiap anak berbeda karakter dan kebisaan. Lain Kakak Bibin (kelas 4), lain pula Adik Anin (kelas 1). Keduanya bagai bumi dan langit. Cenderung bertolak belakang, tapi perbedaan ini patut disyukuri sehingga kehidupan sosok itu dan sang belahan jiwa menjadi lengkap. Menjadi berwarna. Kakak Bibin cenderung lebih feminin, Adik Anin sebaliknya. Kakak Bibin masuk SD sudah bisa menulis dan membaca dengan amat lancar, tes pun dilewati dengan baik. Sedangkan Adik Anin masuk SD belum bisa menulis dan membaca, tapi kalau berhitung alhamdulillah. Untung saja Adik Anin masih tergolong yang lolos seleksi masuk ke SDN Karang Pawulang, SD yang sama dengan Kakak Bibin.

Adik Anin perlu perhatian lebih karena begitu amat sensitif. Kendati terlihat cuek, dirinya bisa menjelaskan detail kejadian yang ada di sekitarnya. Di kelas, kata gurunya Adik Anin cenderung tidak terlalu perhatian dengan pelajaran. Kepalanya sering nengok ke kanan dan ke kiri. Tetapi kalau ditanya, selalu bisa jawab. Saat ulangan atau ujian, Adik Anin tidak bisa menjawab karena belum bisa membaca. Menulis kini sudah lumayan. Saat gurunya membacakan soalnya, Adik Anin dengan mudah menjawabnya. Semua jawaban betul dan bernilai seratus. Menurut psikolog, Adik Anin memang berbeda. Jangan dipaksakan. Biarkanlah kemampuan belajarnya berjalan sebagaimana dengan semestinya. Dan tampaknya hal ini harus dibicarakan dengan sang wali kelas, karena khawatir Adik Anin disamakan dengan anak-anak lainnya.

Bibin-1

Kakak Bibin | Adek Anin | Kakak Nayla (sepupunya)

Kakak Bibin juga sensitif. Ia mudah menangis. Tetapi tanggung jawabnya luar biasa. Ia bisa dengan sangat baik menjaga adiknya sendiri saat sosok itu dan sang belahan jiwa harus keluar rumah. Meski sering juga agak malas kalau diminta untuk melakukan sesuatu, padahal itu untuk kepentingannya sendiri. Namun ada hal yang luar biasa di tahun 2014 ini. Dan hal ini membuat sosok itu begitu entah … yang pasti dadanya bergemuruh saat mendengar apa yang diucapkan oleh Kakak Bibin. “Kakak ingin pakai kerudung di semester dua nanti.” Subhanallah walhamdulillah. Ini keinginan Kakak Bibin sendiri tanpa pernah sosok itu atau sang belahan jiwa memintanya.

Tidak hanya itu, jauh beberapa minggu atau bulan sebelumnya Kakak Bibin juga mengutarakan ingin melanjutkan ke tingkat SLTP di pesantren. Sebagai kedua orangtua, sosok itu dan sang belahan jiwa hanya bisa bersujud syukur. Paling tidak, mulai dari sekarang mereka berdua terus survey tentang pesantren yang dianggap jodoh dengan Kakak Bibin. Kemungkinan terbesar adalah sebuah pesantren di Yogyakarta. Dan tentang keinginan Kakak Bibin berjilbab, sang belahan jiwa pun langsung mengajaknya ke salah satu toko dan membeli beberapa jilbab. Tak lupa juga ke Pasar Kosambil untuk membeli rok panjang dan baju lengan panjang. Semoga keinginannya ini dimudahkan di lingkungan sekolah, lingkungan bermain, dan hidupnya semakin barokah. Amin.

Sebagai penutup, di bawah ini adalah tulisan Kakak Bibin terbaru tentang liburannya ke Jakarta. Sosok itu hanya memperbaiki titik, koma, dan huruf besar. Dia sudah mulai mau (kembali) menulis, dan bahkan ingin dibuatkan blog biar bisa rajin menulisnya. Doakan ya … ^_^

Bibin-2

Advertisements

6 thoughts on “I’m So Proud of You

  1. subhallah..kakak bibin..*selalu ingat karena sama namanya dengan pulau dimana aku tinggal..Bintan..:)
    anak anak selalu jadi penghias hati orangtuanya yah..melihat mereka dengan perkembangan dan segala polah tingkah mereka ..asli kadang terlupa beban dari kantor atau masalah lainnya..:) keren karangannya…ayo abi dibikinkan blog 🙂

  2. Hebaaat kakak Bintan dan Adik Anin .. semoga selalu bisa menjadi anak yang baik buat Abi dan Umminya yaa 😉

    Btw, saya suka sekali nama Kaka Bibin .. Bintan .. unik banget Bang 😀

  3. wah,sama kayak kakakku..terharu banget pas anak semata wayangnya tiba2 pingin mondok atau sekolah SMA di pesantren 😀 ..
    buat kak bibin,di pesantren banyak pengalaman,banyak tambahan ilmu,dan tentunya banyak teman…ohya,keep writing ya kak,tulisannya bagus..bilang ke ayah,suruh buatin blog hehehe

  4. >> mama-nya Kinan : Anak-anak memang penghias hati orangtuanya. Insya Allah tinggal nunggu gongnya aja ^_^
    >> vinihujan : Amiiin. Nanti harus unik juga ngasih nama ke anakmu nanti, Vin ^_^
    >> Hana : Doain Kakak terus ya, Tante hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s