Tips Memotret dengan Ponsel

Ponsel atau smartphone sangat berbeda dengan kamera DSLR atau bahkan kamera digital pada umumnya. Berbeda karena fasilitas ponsel atau smartphone memang fungsi utamanya bukan untuk fotografi, hanya sebagai fitur pendukung yang memudahkan penggunanya. Meski begitu, smartphone photography sudah menjadi gaya hidup baru dan disukai oleh banyak orang. Hasil foto sosok itu sendiri yang menggunakan ponsel alhamdulillah sudah lebih dari lima kali dimuat di Koran Pikiran Rakyat.

Kenang-14

Nah, berikut ini adalah beberapa tips yang perlu diperhatikan saat memotret menggunakan ponsel atau smartphone:

  1. Perhatikan cara pengambilan gambar atau komposisinya. Jangan terlalu tergoda menggunakan beberapa fitur efek yang memang ada seperti instagram, misalnya. Dengan menguasai komposisi yang baik, hasil foto akan jauh lebih baik meski tanpa efek apa pun. Ingat, jangan terlalu berharap pada efek atau masalah teknis fotografi. Penglihatan mata akan jauh lebih baik daripada filter yang ada.
  2. Kelemahan ponsel atau smartphone adalah pada pencahayaan meski beberapa sudah dilengkapi dengan flashlight. Lebih baik fitur ini dimatikan dan digunakan hanya saat pencahayaan memang kurang (misal di dalam ruangan atau pada malam hari). Pelajari teknik pencahayaan dengan mencoba mengambil beberapa sudut gambar dan jangan khawatir untuk mencoba. Dari pengalaman ini, Anda akan mengetahui bagaimana cara pengambilan gambar yang baik dengan kondisi pencahayaan yang ada.
  3. Pelajari cara memegang kamera yang baik. Beberapa ponsel atau smartphone cenderung sensitif terhadap guncangan atau goyangan. Pelajari hingga Anda bisa memegang ponsel dengan stabil. Kalau dimungkinkan, pergunakan tripod.
  4. Gunakan beberapa efek yang sudah disediakan, misalnya efek hitam putih atau sephia. Dengan mencoba-coba fitur ini, percayalah bahwa hasil foto akan berbeda dari biasanya. Akan tetapi, jangan mencoba-coba menggunakan fitur zoom karena biasanya hasilnya akan buruk. Beranikan diri untuk melangkah kalau ingin mendapatkan hasil foto yang lebih dekat.
  5. Jangan mengandalkan hanya satu kali jepret. Lakukan jepretan beberapa kali dan jangan dihapus hasilnya meski menurut Anda jelek. Dari hasil itu, Anda bisa belajar dan menghasilkan foto yang baik. Untuk penyebaran lewat jejaring sosial, pilihlah foto yang terbaik, jangan semuanya di-share.
  6. Candid itu baik, apalagi kalau objek yang dimaksud adalah manusia. Cobalah pelajari bagaimana cara memotret dengan diam-diam agar hasilnya tampak alami. Tidak ada salahnya mencatat semua kegiatan fotografi Anda agar nantinya dapat dipelajari. Pelajari juga orang lain yang sedang memotret, mungkin ada beberapa teknik yang baru Anda lihat.
  7. Jangan ragu-ragu untuk mengeluarkan ponsel atau smartphone Anda saat ada momen tak terduga. Atau bahkan dengan posisi memotret yang agak aneh seperti tiarap. Kesigapan adalah kunci terpenting dalam fotografi. Momen penting itu hanya ada sekali dan tak akan terulang. Buang rasa malu saat pemotretan, termasuk malu saat mengetahui beberapa orang memiliki peralatan fotografi atau ponsel/smartphone yang jauh lebih canggih. Percayalah pada kemampuan Anda sendiri.

Kenang-15

O ya, sebelumnya tulisan ini pernah dimuat di Forum ICity dan menjadi Juara 1 untuk lomba ‘Smartphone Photography’. Selamat mencoba![]

Advertisements

2 thoughts on “Tips Memotret dengan Ponsel

  1. woww, keren, bang. biasanya kalo pake hp memang rentan goyang gambarnya. jadi harus nunggu berapa detik. kalo soal komposisi itu apa harus seimbang antara langit dan sawahnya? kalo untuk object yang lain gimana?

    >> Komposisi itu tidak harus seimbang. Untuk itu coba-cobalah dengan beberapa komposisi misal (1) langitnya paling luas (2) seimbang antara langit dan sawah (3) seperti foto di atas (4) diagonal. Pokoknya coba2 saja. Lagian kan sekarang jamannya digital, gak akan rugi beli film kan? ^_^

  2. saya udah pernah mraktekin hanya sebagiannya aja. tapi pengen motret dengan smartphone yang lebih baik lagi haha… tapi takut malu.. ada sebuah rasa was was dalam dada

    >> untuk memotret sesuatu kadang2 memang harus membuang rasa malu. cuek aja. kuncinya adalah pembiasaan hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s