Memahami Bisnis Asia Wisata

Bisnis-01Tadi pagi sedikit hujan, lalu mendung, hingga akhirnya cerah. Alhamdulillah. Acara ngaboseh jadi lancar karena tidak perlu takut kebasahan mengingat persediaan baju sudah tidak ada. Semalam saja, baju yang baru selesai dicuci dan belum kering terpaksa harus disetrika agar bisa digunakan. Perjalanan menuju daerah Penas pun berjalan lancar, tidak terlalu bergegas dan tidak terlalu lambat seperti hari sebelumnya. Namun jarak tempuh 10 km itu ternoda juga oleh istilah ‘tersasar’, lebih tepatnya kejauhan. Seharusnya sosok itu belok di Jl. Kebon Nanas pas setelah Samsat Jakarta Timur, tetapi malah bablas dan berbelok ke Jl. Kali Malang. Terlalu semangat tampaknya.

Untunglah naik kendaraan #TanpaPolusi ini. Kalau naik kendaraan umum, mungkin harus menyeberang dan naik kendaraan umum lagi atau kalau berjalan kaki ya lumayan cukup jauh. Atau kalau naik kendaraan bermotor dijamin harus putar balik yang dijamin sangat merepotkan. Dengan Hotty Biru, sosok itu langsung saja memutarkan sepedanya dan berjalan di sisi kanan jalan mepet dengan trotoar. Perlahan tapi pasti. Alhamdulillah sampai di Hotel Nalendra tepat sebelum pukul sembilan, itu pun masih sempat ganti baju yang sudah basah oleh keringat. Panas oleh cuaca, bukan oleh capek. Cuaca mendung tadi pas berangkat memang telah berubah menjadi sedikit menyengat.

Ada apa di Hotel Nalendra? Tentu saja undangan yang disebar oleh Kang Arul di grup BRiD dan kembali disampaikan saat kemarin bertemu di Pondok Gede. Ini undangan berprospek bisnis, tepatnya bisnis franchise, yaitu Asia Wisata Business Exhibition. Sebuah tawaran bisnis yang baru diikuti dan baru dipahami oleh sosok itu. Kang Arul sendiri didaulat sebagai MC setelah dipaksa oleh istrinya sendiri, Novia Syahidah. Teh Novia ini kebetulan menjadi karyawan di Asia Wisata. Sedangkan dua pembicara yang maju ke depan adalah Pak Agustian (Partnership Manager Asia Wisata) dan Bang Raynold J. Surbakti (Brand Ambassador).

Menjadi Blogger Traveler adalah mimpi sosok itu. Perjalanan gratisnya baru seputar Pulau Jawa dan menyeberang sedikit ke Pulau Bali. Lebih dari itu belum pernah. Oleh karena itulah di acara ini matanya terus berbinar-binar mendengar tentang peluang bisnis travel. Negara Indonesia itu keindahan alam dan budayanya istimewa. Ada banyak peluang untuk memperkenalkannya dan dijadikan bisnis, baik itu ditujukan kepada wisatawan domestik atau bahkan internasional. Hanya saja selama ini untuk menjadi agen wisata diperlukan biaya yang tidak sedikit dan urusan perijinan yang berbelit-belit. Paling tidak dua hal itu sudah amat merepotkan, belum lagi berhubungan dengan pihak maskapai atau sejenisnya plus perhitungan keuntungannya.

Bisnis-02

Mitra Asia Wisata

Meski baru berdiri pada 10 Oktober 2010, Asia Wisata sudah menunjukkan taringnya. Dalam waktu tiga tahun, sudah terdapat 50 cabang/franchise dan 1133 agen. Omsetnya pun tidak tanggung-tanggung, yaitu Rp181milyar. Asia Wisata bahkan masuk ranking 10 besar travel agent di Indonesia dan juga penghargaan agen terbaik dari beberapa maskapai. Nah, agar tidak bertele-tele dan bingung, ada 2 (dua) jenis kemitraan di Asia Wisata yaitu Mitra Franchise dan Mitra Agen. Keuntungan menjadi mitra Asia Wisata adalah sistem reservasi online selama 24 jam yang tergolong baru jika dibandingkan agen travel lainnya.

Untuk menjadi Mitra Franchise cukup dengan membayar support fee sebesar Rp55juta selama 3 tahun pertama dan deposit awal Rp10juta. Kalau nanti ingin diperpanjang, cukup hanya membayar Rp35juta per 3 tahun. Ada juga biaya setup yang besarannya tergantung wilayah, yaitu antara Rp15-45juta. Dan keuntungan yang tidak merepotkan adalah pengurusan legalitas/perijinan sehingga dikenakan biaya Rp20-35juta. Semuda dokumen dijamin lengkap seperti Akta Notaris PT, SIUP, TDP, dan lain-lain. Termasuk User ID Management dan password master untuk user booking dan issued tiket, komputer, printer, mesin fax, neon box, stiker, spanduk, x-banner, stempel, kop surat, buku invoice, dan kartu nama. Pokoknya, selama 3 tahun, Mitra Franchise berhak menggunakan nama Asia Wisata dan menjalankan semua lini bisnis Asia Wisata sekaligus mendapatkan pelatihan staf ticketing dan training sesuai SOP, panduan sistem pencatatan dan pelaporaan tiket, pelatihan management travel dan marketing, plus seragam Asia Wisata. Lengkap, kan?

Bisnis-03Untuk menjadi Mitra Agen terbilang mudah dan sederhana. Perangkat yang dibutuhkan hanyalah smartphone atau laptop, printer, dan jaringan internet. Takperlu adanya kantor sehingga bisa dilakukan di mana saja. Hanya Rp3,5juta siapapun bisa menjadi Mitra Agen dan langsung mendapatkan sistem reservasi online, panduan reservasi, stiker & spanduk, plus training ticketing selama 1 tahun. Kalau ingin diperpanjang, cukup hanya dengan membayar Rp500ribu. Setelah itu, bisnis voucher hotel domestik/internasional, umroh/haji, paket tur domestik/internasional, penyewaan mobil sudah bisa jalan. Hanya itu? Tidak juga, karena usaha lain juga bisa djalankan seperti money changer, warnet/wartel, restoran, courir/cargo, counter hp/pulsa, minimarket, dan koperasi.

Keuntungan jadi mitra Asia Wisata adalah mendapatkan bantuan dan konsultasi dari jam 8 sampai jam 24. Caranya pun mudah, yaitu bisa melalui live chat, sms, YM, telepon, atau email. Lalu, bagaimana cara registrasinya? Mudah. Bisa via http://www.agentiket.net, kirim email, telepon, atau datang langsung saja ke kantor pusatnya di Jakarta. Bahkan kata @raynoldsurbakti, training menjadi mitra Asia Wisata itu mudah, cuma satu jam saja dan bisnis pun sudah bisa jalan. Faktor keamanan juga jangan khawatir. “Keamanan transaksi via internet di Indonesia sudah dijamin oleh Negara, jadi jangan khawatir,” lanjut Bang Raynold. Dan ini uniknya, jika selama 3 (tiga) bulan menjadi mitra Asia Wisata dan bisnis tidak jalan sebagaimana mestinya atau sebut saja tidak puas, semua biaya akan diganti 100%. Serius.

Hitung-Hitungan Keuntungan

Perhitungannya mudah. Misal harga tiket pesawat adalah A dan ini adalah harga resmi yang sudah dikeluarkan oleh maskapainya. Lalu ada nilai Net To Agent (NTA) sebesar B, dimana ini adalah keuntungan pihak maskapai. Maka keuntungan Mitra Franchise adalah sebesar C = A-B. Sedangkan keuntungan Mitra Agen harus dikurangi presentase milik Mitra Franchise dan pajak, yaitu D = C – 30% – 1% (PPN). Jadi, perhitungan dan pembagian keuntungannya jelas di Asia Wisata. Ada lagi keuntungan lain selama bulan Februari 2014 ini, yaitu jika mengajak teman/saudara bergabung menjadi mitra Asia Wisata maka akan mendapatkan fee langsung sebesar Rp10juta (Mitra Franchise) dan Rp1juta (Mitra Agen). Menjadi Mitra Agen pun akan mendapatkan profit sharing komisi dari setiap transaksi.

Bisnis-04

bersama sang aktor biar nggak disangka hoax

Apakah Anda tertarik? Sosok itu jelas tertarik dan sedang mengumpulkan dana agar menjadi Mitra Agennya. Jika tertarik sila mengunjungi situs http://www.agentiket.net/ atau colek saja akun @asiawisata atau datang langsung ke Jl. Basuki Rahmat No. 25 Jatinegara. Kalau malas jalan, coba telepon ke nomor 021-8517262, bertanya via email mitra@asiawisata.com, atau yang suka berselancar di FB bisa mampir ke https://www.facebook.com/asiawisata … selamat mencoba.[]

Advertisements

3 thoughts on “Memahami Bisnis Asia Wisata

  1. baru tahu ada asia wisata. bisnis agen wisata memang pesat ya sekarang Bang. Salam buat kang aktor. tsaaah 😀

    >> Saya pun baru tahu dan alhamdulillah bisa mengikuti acaranya … dan memang pesat bisnis di franchise travel agent ini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s