Untung vs Sial

Orang beruntung adalah orang sial yang keras kepala
dalam mengejar keberuntungannya ~ Bong Chandra

Kenang-6Sosok itu jadi teringat dengan tokoh animasi yang bisa jadi amat dikenal, yaitu rekaan Carl Barks (bukan Walt Disney) yang sudah mendunia, dan hidupnya selalu beruntung meski tanpa usaha. Mungkin Anda tahu siapa tokoh animasi yang dimaksud? Yang pasti bukan Miki Tikus, tetapi hewan satunya lagi. Ya, jika Anda mengenal Donal Bebek sebagai bebek tersial di Kota Bebek, tentu Anda juga mengenal salah satu sepupunya yang terkenal sebagai bebek teruntung di kota tersebut. Ya, dialah Untung atau yang biasa dikenal dengan nama Gladstone Gander.

Pada beberapa cerita tentang bebek-bebek lucu itu, selalu terselip kekonyolan betapa sialnya Donal dan betapa beruntungnya Untung. Kedua karakter itu selalu berlawanan, termasuk memperebutkan Desi (Daisy) menjadi pacar. Donal yang penuh kerja keras meski kadang dengan cara yang salah atau dengan jalan pintas dan cenderung terburu-buru, pada akhirnya selalu menemukan kesialan. Sangat berbeda dengan Untung yang hidupnya lurus-lurus saja, penuh senyuman, santai, dan sudah pasti selalu beruntung. Dua tokoh dan dua nasib yang berbeda. Meski keduanya diceritakan terlalu hitam putih, tetapi ada kalanya Donal jauh lebih beruntung dibanding Untung. Kedua hal itu lalu memunculkan tanda atau simbolik tertentu yang dipercaya oleh sebagian orang. Keberuntungan diidentikkan dengan daun semanggi, bintang, kalung, dan lain-lain. Begitu juga dengan kesialan: angka 13, burung gagak, kucing hitam.

Kenang-7

Sosok itu sendiri—menurut beberapa orang termasuk sang belahan jiwa—dianggap orang yang memiliki keberuntungan. Sebagai contoh dalam setiap acara yang memunculkan pengundian doorprize, pasti selalu digadang-gadang akan mendapatkan salah satunya, besar atau kecil, cinderamata atau bahkan barang yang bikin banyak orang mupeng. Untuk beberapa kasus bisa menjadi kenyataan. Akan tetapi secara keseluruhan  sebenarnya tidak juga. Keberuntungan sosok itu ada prosesnya.

Kenang-8

Ya, bagi sosok itu keberuntungan itu selalu ada prosesnya. Ada awalannya dan tidak sekadar sim salabim atau ujug-ujug abrakadabra. Semua dimulai dengan usaha dan kerja keras. Apa pun bentuknya. Misalnya saja sosok itu fokus dalam ngeblog. Ya, ngeblog memang bukan main-main. Di sana ada perencanaan dan scheduling. Hari ini mau nulis apa dan nulis berapa. Bagaimana dengan besok, lusa, nanti. Begitu seterusnya. Baginya, menulis di blog itu bermanfaat, minimal ia akan bertambah keilmuannya dengan menulis karena di sana ada proses menulis ulang sejarah kehidupannya, riset data, dan tidak hanya berimajinasi. Bagi orang lain, mudah-mudahan ada manfaat setelah membaca postingannya. Bukankah orang yang tidak menulis itu sebenarnya sedang menghapus sejarahnya sendiri?

Dari sisi materi, bisa jadi awalnya tidak ada. Pokoknya nulis atau ngeblog aja dulu. Akan tetapi Sang Maha memang Maha Adil. Di kemudian hari blog sosok itu mulai menghasilkan. Satu dua pekerjaan nge-review didapatkan secara bertahap. Kadang sebulan sekali, kadang dua bulan sekali, atau kadang sebulan dua kali. Tidak tentu. Bahkan, kadang tidak ada juga selama beberapa bulan. Meski ada konsep perencanaan agar bisa mendapatkan pekerjaan menulis tiap bulan. Pokoknya, nothing to lose. Toh, dari awal ia ngeblog memang karena suka menulis. His passion is writing and sharing.

Kenang-9

Jika kemudian dalam sebuah event sosok itu mendapatkan doorprize, itu jelas bukan keberuntungan. Tidak ada keberuntungan di dunia ini. Ada Tangan atau Skenario Sang Maha yang bermain di sana. Bisa jadi doorprize itu adalah upahnya beberapa waktu yang lalu. Atau bisa juga upahnya nanti, di kemudian hari. Ada take and give. Setiap usaha selalu ada hasilnya, hanya saja hasilnya ada yang langsung dan ada yang tidak langsung. Anda mengambil hak Anda atas jerih payah yang sudah Anda berikan/kerjakan. Itulah hidup dan itulah menurut pendapatnya. Wallahu’alam![]

Advertisements

One thought on “Untung vs Sial

  1. setuju bang sosok, setiap sesuatu itu pasti ada prosesnya, tidak mungkin datang dengan sendiri. begitupun keberuntungan 🙂

    >> Hatur nuhun ya atas kunjungannya, Dek ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s