Love Your Life ala SHARP

Cintailah kehidupanmu
Dan hidupkan rasa cintamu

‘Cinta’ dan ‘Kehidupan’. Dua kata yang boleh dibilang tidak bisa dipisahkan. Tanpa cinta maka kehidupan akan terasa hambar dan bahkan kosong. Jangankan manusia, makhluk hidup lainnya semacam hewan pun akan terasa ada yang kurang. Tanpa kehidupan, apalah artinya cinta. Seseorang bisa jadi mencintai pasangannya yang sudah tidak ada, tetapi tidak maksimal. Tidak ada timbal balik lagi di sana. Jadi, ‘Cinta’ dan ‘Kehidupan’ adalah keniscayaan yang amat istimewa. Mencintai kehidupan dan menghidupkan cinta. ‘Love‘ dan ‘Life‘. Tampaknya itulah yang menjadikan SHARP memaknai dua kata tersebut. SHARP berusaha mempersembahkan produk dan layanan yang dapat mendekatkan setiap keluarga dengan rasa cinta dan membuat kehidupan mereka lebih baik lagi, dari hulu sampai hilir tanpa ada yang terlewat sedikit pun.

Lomba-07

Tokuji Hayakawa

Mungkin itulah yang dirasakan seorang anak pada mulanya di Nihonbashi-ku, Tokyo. Dilahirkan sebagai bungsu dari rahim ibu yang sakit-sakitan tetapi pantang menyerah untuk bekerja keras, anak tersebut diadopsi oleh keluarga Deno di saat usianya baru menginjak 23 bulan. Masa kecilnya pun boleh dibilang amat menyedihkan: tidak terurus, kurang makan, dan terbentuklah pribadi yang keras. Ia pun terpaksa berhenti sekolah saat baru duduk di kelas 2 SD, lalu mulai bekerja sebagai tukang tempel label kotak korek api dari pagi sampai tengah malam, setiap hari. Sampai akhirnya datanglah pertolongan dari tetangganya, Nyonya Inoue. Menjelang usia 8 tahun, anak itu sudah magang di rumah Nyonya Inoue yang berbisnis kerajinan metal (logam). Di sana, ia diajari oleh Yoshimatsu Sakata untuk mengolah logam-logam menjadi produk yang penuh ornamen. Ia tidak hanya mempelajari teknik dekoratif metal tetapi juga mulai membangun rasa TULUS dan KEPERCAYAAN antarmanusia.

Sakata kemudian membangun usaha kecil-kecilan yang menghasilkan pensil. Namun tak berapa lama usahanya bangkrut dan banyak pensilnya yang ditolak. Sang murid yang sudah menaruh kepercayaan pada sang guru tidak menyerah. Ia pun meneruskan usaha tersebut dan menjual pensil-pensil itu di pasar malam. Usaha yang membuatnya memahami seluk-beluk penjualan. April 1909, tepat 7 tahun 7 bulan masa magangnya, anak yang lahir pada 3 November 1893 itu resmi mendirikan usaha di bidang kerajinan dekoratif metal dengan membeli dua mesin ‘press‘ berukuran kecil dan regular. Sampai suatu hari—berawal dari inspirasi sebuah film—ia berhasil menciptakan gesper yang tidak menggunakan lobang pada tali sabuknya sebagai pengait. Gesper itu pun diberi label Tokubijo, sesuai namanya, dan menjadi produk yang laku keras.

15 September 1912, Tokuji Hayakawa berhasil menyewa sebuah tempat untuk usahanya itu di Honjo-ku. Padahal usianya belum genap 19 tahun. Karyawannya waktu itu hanya dua orang, satu orang pengrajin dan satu orang magang. Ia terus mengembangkan kreativitasnya dengan total. Sampai pada 1914, bersamaan dengan pernikahannya, Tokuji memindahkan usahanya ke tempat yang lebih besar dan membeli sebuah mesin motor yang lumayan mahal. Karyawannya pun bertambah menjadi tujuh orang. Dengan motto “Take the initiative and you will win“, Tokuji menjadi orang pertama di industrinya yang menggunakan mesin motor. Dan akhirnya, ia berhasil menciptakan Hayakawa-shiki Kuridashi Enpitsu, sebuah pensil mekanik yang sempurna dan diberi label ‘Ever-Sharp’. Kemudian ia bertemu dengan kakak pertamanya, Masaharu, dan keduanya sepakat untuk mendirikan Hayakawa Keitei Shokai yang dapat menghasilkan 1.440 buah pensil mekanik setiap bulannya. Produknya juga sampai diekspor ke Eropa dan Amerika.

Itulah mengapa SHARP menjadi nama perusahaan Tokuji di kemudian hari. Tidak hanya mencari keuntungan semata, perusahaan ini juga berbisnis kepercayaan. SHARP Corporation memiliki dua idealisme penting, yaitu KETULUSAN dan KREATIVITAS. Dengan idealisme ini, akan didapatkan kepuasan sejati dari pekerjaan yang dilakukan dengan menghasilkan kontribusi yang amat berarti bagi masyarakat luas. Ketulusan adalah kebajikan yang mendasar bagi kemanusiaan. Harmoni akan membawa kekuatan untuk saling percaya dan bekerja sama. Kesopanan dan rasa hormat adalah sikap yang sudah seharusnya ada. Kreativitas akan mempromosikan sebuah kemajuan dengan cara terus berinovasi dan terus memperbaiki. Keberanian adalah dasar dari ‘a rewarding life‘ dimana akan lahir sikap menerima setiap tantangan dengan positif.

Lomba-08

Tokuji Hayakawa mencoba radio kristalnya

Inilah yang diyakini oleh Tokuji dalam menjalankan bisnisnya. 1 September 1923 pukul 11:58, sebuah gempa besar berkekuatan 7,9 SR menghancurkan kota Tokyo, khususnya di distrik Kanto. Pabriknya hancur total tetapi tidak membuatnya untuk berhenti memberi bantuan pada keluarga karyawan maupun masyarakat sekitar. Kedua anak dan istrinya pun tewas akibat kebakaran besar pasca-gempa. Ia tidak menyerah dan terus bangkit. Bersama sisa karyawannya, Tokuji kembali membangun perusahaannya. Sampai akhirnya ia berhasil menciptakan radio kristal pertama di Jepang pada April 1925. Itulah titik awal perusahaannya kembali bangkit dan terus meraksasa. Menyebar ke seluruh dunia, termasuk ke Indonesia.

Ya, SHARP Corporation tidak mencari hanya untuk memperluas volume bisnis. Sebaliknya, mereka berdedikasi untuk memperlihatkan keunikannya, teknologi inovatif untuk berkontribusi pada kebudayaan, kemanfaatan, dan kesejahteraan manusia di seluruh dunia. Itulah yang ditanamkan pada para karyawan, mendorong dan membantu mereka untuk dapat mencapai potensi maksimal dan berusaha meningkatkan taraf hidupnya. Kemakmuran masa depan secara langsung terkait dengan kesejahteraan para pelanggan, para dealer, dan para pemegang saham … untuk semua keluarga SHARP.

Produk SHARP di Rumah

Lomba-09

Sosok itu (saya sendiri) jadi teringat saat dirinya masih duduk di bangku sekolah dasar. Sebuah TV Sharp besar terpampang di ruang tengahnya. Besar dan berkaki empat. Meski masih hitam putih, pintu gesernya dari arah kanan dan kiri memberikan kesan betapa eksklusifnya televisi tersebut. Beberapa tetangga sering menumpang nonton acara TVRI. Tahun berganti dan sosok itu menikah dengan mojang Bandung. Ternyata sama. Sang mertua juga memiliki TV Sharp model Solid State, dengan bentuk fisik yang kurang lebih sama tetapi sudah berwarna. Katanya, televisi itu dibeli pada awal tahun 1980-an saat beberapa tetangganya belum memilikinya. Dan hebatnya, sampai saat ini TV tersebut masih ada dan terletak di ruang tengah. Hanya saja gambarnya sudah agak buram karena beberapa komponen dalamnya mengalami kerusakan. Sudah beberapa kali diperbaiki juga belum berhasil karena komponennya masih terbilang ‘jadoel’ dan sulit ditemukan. Dibuang sayang, TV Sharp itu menjadi pemanis di ruang tengah dengan bentuk klasiknya.

Lomba-10

Tidak hanya TV, di rumah sosok itu juga ada kulkas atau lemari es Sharp Fine. Di kulkas itu tertulis ‘Partner for You. You’ll Begin a Superior Life‘. Sharp memang menjadi partner bagi siapapun, dimulailah kehidupan yang lebih berkualitas. Kulkas ini adalah hasil hibah dari sang mertua yang dibeli pada akhir 1980 atau awal 1990-an. Tahun tepatnya kurang tahu. Alhamdulillah sampai saat ini lemari es Sharp ini masih bisa digunakan meski secara fisik, warna hijau mudanya sudah dipenuhi bintik-bintik karat. Pernah juga mengalami kebocoran freon di bagian freezer-nya, tapi setelah diperbaiki bisa berfungsi kembali. Artinya, sudah lebih dari 20 tahun lemari es ini awet mujarab. Setelah Sharp Nice dibawa keluarga sosok itu, rumah sang mertua langsung diisi lemari es baru oleh kakak ipar. Dan ternyata pilihan mereka tidak berpindah ke lain merek. Mereka tetap membeli lemari es Sharp Stripe Crystal. Jadi keluarga Sharp, deh.

Mengapa sosok itu dan keluarganya lebih memilih merek SHARP? Hal ini dikarenakan kualitas dan daya tahan produk-produknya yang sudah tidak diragukan lagi keunggulannya. Barang-barang elektronik yang mereka hasilkan benar-benar juara di kelasnya. Bukan hanya ‘daleman’nya yang memang juara—dan ini menjadi patokan seseorang dalam mencari produk yang berkualitas—tetapi juga desainnya yang sangat menarik. Produk-produknya selalu inovatif. Rupanya semangat Tokuji terus hidup sampai sekarang. Tangan-tangan ahli terus dibentuk di dalam SHARP Corporation. Para ‘takumi‘ terus dilahirkan sehingga mereka semua terlatih dan mahir mengerjakan sesuatu hingga mendekati kesempurnaan. Sebuah karya terbaik. Para takumi yang menghasilkan pedang samurai terbaik di Jepang, juga para takumi yang menghasilkan batik atau wayang terbaik di Indonesia. Dari merekalah semangat itu lahir dan dirawat hingga sekarang.

Lomba-11

semangat takumi pada zaman dahulu

Seperti telah dijelaskan di atas, SHARP Corporation tidak hanya menjual produk. Mereka juga peduli pada masyarakat luas. Mereka benar-benar memperhatikan kesejahteraan para karyawan, para pelanggan, para dealer, dan para pemegang saham. Mereka peduli pada semua keluarga SHARP. Makanya jika SHARP Corporation juga membentuk pelatihan yang berkelanjutan. Mereka berkomitmen mengembangkan kualitas SDM dengan menghadirkan para Takumi Sharp Corporation yang berdedikasi penuh melatih para karyawan di lebih dari 26 negara, termasuk Indonesia. Mereka memastikan produk yang dihasilkan memenuhi standar kualitas tinggi. Tak heran kalau ‘takumi’ baru terus lahir.

Yuk, Berkunjung ke SHARP

Semangat ‘takumi’ yang dibawa Tokuji Hayakawa terus hidup hingga saat ini. Tidak hanya gesper Tokubijo, tidak hanya pensil mekanik Ever-Sharp, tidak hanya memproduksi televisi pertama secara massal di Jepang, tidak hanya menemukan kalkulator elektronik LSis pertama dunia, tidak hanya mengembangkan teknologi Plasmacluster Ion Air Purification pertama dunia, tidak hanya mengeluarkan Digital HD LCD pertama di industri televisi, dan tidak hanya memproduksi Aquos Quatron 4 warna primer (RGB + Yellow Teknologi UV2A). Akan tetapi percayalah bahwa akan ada lebih banyak lagi penemuan atau inovasi yang akan ditunjukkan dan dilahirkan oleh SHARP Corporation. Salah satunya adalah pabrik baru mereka di Karawang yang memproduksi Mesin Cuci Dolphinwave 2 tabung dan Lemari Es King Samurai 2 pintu.

Lomba-12

Untuk meningkatkan efisiensi, kapasitas produksi, dan standar kualitas, pabrik yang baru dibangun pada 2012 itu dilengkapi dengan Production Control System (PCS) baru, Automated Guided Vehicle (AGV) berteknologi canggih, dan berbagai fasilitas lainnya. PCS memungkinkan update proses produksi di setiap lini produksi, setiap saat. Sedangkan AGV akan menghemat banyak waktu dan tenaga untuk transportasi dari gudang ke bagian produksi. Begitu pula dengan desain Super Green Factory, sehingga seluruh bagian dapat menghemat penggunaan energi. Termasuk adanya panel surya yang mampu menghasilkan energi secara mandiri, jadi tidak hanya bergantung pada listrik dari PLN saja.

Semangat ‘takumi‘ pada Pabrik Sharp Karawang pada akhirnya mampu memproduksi mesin cuci sebanyak 1.680.000 pertahun atau sekira 2,5 kali kapasitas produksi Pabrik Sharp Pulogadung. Begitu pula dengan proses pembuatan lemari es yang jauh lebih rumit dibanding mesin cuci. Di sini dituntut keahlian, ketelitian, dan kecepatan kerja dari para karyawan. Tak heran kalau Pabrik Sharp Karawang mampu memproduksi lemari es sebanyak 2.640.000 pertahun atau sekitar 2 kali kapasitas produksi Pabrik Sharp Pulogadung. Wajar saja, karena luas pabrik mesin cuci di Karawang mencapai 11.627.888 meter persegi dan luas pabrik lemari esnya mencapai 27.616.300 meter persegi. Apa hanya itu? Tidak. Karyawan juga harus dimanjakan. SHARP Corporation percaya bahwa bagian terpenting dari kualitas tinggi adalah para karyawan. Mereka pun dilibatkan untuk mendesainnya. Dan fasilitas-fasilitas seperti klinik kesehatan, masjid, kantin, showroom, koperasi, dan bahkan lapangan sepak bola juga ada.

SHARP Corporation mempersilakan masyarakat luas untuk mengunjungi pabriknya yang ada di Karawang itu. Itulah mengapa para blogger pada awal Maret kemarin diundang sebagai bagian dari Factory Visit. Masyarakat dapat melihat dari dekat bagaimana proses pembuatan mesin cuci atau lemari es. Caranya bagaimana? Mudah saja. Coba kunjungi ke halaman ini dan sila isi form-nya secara lengkap bersama attachment surat permohonan kunjungan pabrik dari instansi sekolah atau instansi lainnya yang dibubuhi cap dan tanda tangan pimpinan. Tinggal tunggu surat undangannya, deh. Semoga saja dengan tulisan ini, mimpi sosok itu untuk dapat mengunjungi Pabrik Sharp Karawang dapat terwujud, amin.

Lomba-13

Pada akhirnya, SHARP Corporation juga memiliki tangggung jawab untuk ikut membangun dan menjaga lingkungan. Mereka sudah memiliki visi untuk menciptakan solusi yang dapat memberi dampak positif terhadap lingkungan. Oleh karena itulah produk-produk SHARP diusahakan ramah lingkungan, sadar kesehatan, hemat energi, dan bahkan terus mengembangkan produk penghasil energi serta secara aktif melaksanakan kegiatan pelestarian alam dan pendidikan lingkungan. Semua itu dilakukan tentu saja demi mewujudkan lingkungan hijau, bersih, dan sehat untuk seluruh keluarga. Semua itu untuk Indonesia tercinta. Kereeen, kan? Jadi, mulai dari sekarang … love your life.[]

Advertisements

2 thoughts on “Love Your Life ala SHARP

  1. tv nya antik ya bang,,, sekarang kayaknya susah nemu tv kyk gitu,, sukses yaah bang

    >> Iyalah, tapi pasti masih ada yang menyimpannya. Sukses juga untukmu ^_^

  2. Sharp memang oke ya, saya jg ikutan ngereview nih, salam kenal ya, dtunggu kunjungan baliknya 🙂

    >> Salam kenal juga, Teh ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s