Ice Age: Ini Dufan Kami

Es, di mana-mana hanya es
Biru, dingin, dan … membeku
Bercampur aduk di dalam kegelapan
Kegelapan zaman es

Dinding batu itu terbuka lebar. Itu sebuah pintu menuju perut bumi! Hawa dingin menyeruak keluar dan tiba-tiba … orang-orang prasejarah keluar dan menari. Ya, menari. Mereka tampak senang dan bahagia menerima kedatangan sosok itu. Tubuh ini menggigil, tidak hanya oleh dinginnya udara yang menurun drastis tetapi juga oleh aura jutaan tahun lalu saat planet Bumi masih berusia muda. Awalnya ragu, tapi akhirnya gerbang itu dimasuki juga dan terpampang sebuah goa yang menakjubkan dengan dinding es yang eksotis. Tidak terlalu gelap karena masih ada cahaya remang-remang di sana. Di ujung goa yang berliku, cahaya matahari sesaat menyilaukan pandangan. Ternyata ada jalan lain keluar goa. Jalan setapak yang mendaki, dengan pohon-pohon zaman prasejarah, dan juga pemandangan pintu goa yang terlihat di bawahnya. Melewati jembatan, hingga akhirnya memasuki goa lain di atasnya. Gelap. Hingga akhirnya sampai di sebuah bebatuan dengan pohon berlubang di sana.

Tak lama, Sidney yang biasa dipanggil dengan sebutan Sid muncul dari dalam lubang pohon itu. Ia menyapa sosok itu dan mengatakan bahwa ia baru saja menjadi seorang pebisnis. Lagi asyik berbicara, muncul seekor kura-kura yang memperingatkan bahwa es mulai mencair. Si kukang prasejarah menenangkan, termasuk mewanti-wanti sosok itu agar jangan menyentuh air sungai kalau tidak ingin seperti dua orang yang membeku di dinding sebelah kanan dan kirinya. Sid mengajak sosok itu untuk berkelana bersamanya menggunakan perahu menelusuri kisah hidupnya di film Ice Age. Mulai dari zaman es, zaman dinosaurus, sampai memasuki perut bumi yang gelap, dan menghadapi air terjun yang amat … curam. Tegang dan bersiap-siaplah basah. Tidak hanya Sid, sosok itu juga berjumpa Manny si gajah prasejarah, Diego si macan bertaring panjang, Scrat si pemburu kenari, dan Rudy sang dinosaurus. Tetapi jangan lupa untuk merasakan serunya menaiki kapal Kontiki bersama Captain Gutts yang membuat kepala menjadi pusing oleh ganasnya ombak lautan. Sebuah petualangan baru yang benar-benar menyenangkan, mengejutkan, dan tentu saja menakjubkan.

Event-39

ICE AGE: ARCTIC ADVENTURE

Apa yang diharapkan sosok itu saat ingin membuang stres atau melupakan segala kepenatan setelah lelah bekerja dan lain sebagainya? Tentu dengan bermain atau mencari hiburan. Bisa dengan bermain games di beberapa gadget atau komputer yang ada, bermain ke taman-taman kota, atau bahkan mengunjungi tempat-tempat wisata yang ada. Salah satunya adalah Taman Impian Jaya Ancol yang sudah berdiri sejak 1966. Ada banyak taman bermain di dalamnya seperti Atlantis Water Adventure, Ocean Dream Samudera, Ocean Ecopark, dan #IniDufanKami. Ya, dari semua themed park itu memang Dufan-lah yang benar-benar taman bermain yang #NeverEndingFun. Tak pernah selesai kegembiraannya karena ada banyak wahana yang menantang uji adrenalin. Membuat setiap orang terus penasaran. Dufan yang berdiri pada 29 Agustus 1986 ini adalah tempat yang #MemorableMoment bagi sosok itu. Setiap ada waktu dan kesempatan, ingin sekali dirinya ke sana.

Event-40

Sungguh beruntung sosok itu mendapatkan undangan dari Ancol hari Kamis kemarin (10/4) melalui Blogger Reporter Indonesia untuk menghadiri Grand Launching Wahana ‘Ice Age: Arctic Adventure‘, sebuah wahana baru di Dufan yang berkonsep indoor. Dengan bersepeda dari Kelapa Gading melewati Sunter, ia sampai di Gerbang Utama pas pukul delapan pagi. Entah berapa km jarak yang ditempuhnya. Tanya punya tanya, ternyata kawan-kawan blogger pada berkumpul di Pintu Gerbang Timur, di samping Gedung AL. Sampai kemudian berkumpullah semua undangan di depan Gerbang Dufan dengan melakukan registrasi. Kaos biru muda bergambar Diego dan topi hitam menjadi pelengkap seragam para undangan memasuki ruangan dimana Press Conference dilaksanakan.

Event-41

Deri dan Fitri Tropika (Fitrop) pun muncul sebagai MC yang membuat acara resmi ini menjadi cair. Fitrop yang melejit kembali pamornya melalui Indonesia Lawak Klub memang gila dan tidak jaim. Hadir sebagai perwakilan Dufan adalah Bapak Winarto (Direktur Taman Impian Jaya Ancol), Harley Boston (WhiteWater West), dan Kisti (salah satu pengunjung setia Dufan yang mempublikasikan petualangannya di Youtube). Begitu pula Bapak Gatot Setyowaluyo (Direktur PT Pembangunan Jaya Ancol) yang memberi sambutan di depan wahana ‘Ice Age: Arctic Adventure’. Dari obrolan dan pertanyaan-jawaban yang disampaikan dalam presscon, ada beberapa hal yang dapat dicatat, yaitu:

  1. Ice Age dipilih bukan hanya karena filmnya termasuk box office tetapi ada banyak pesan moral di dalamnya. Di sana ada unsur persahabatan, kekeluargaan, tanggung jawab, kepemimpinan, dan isu-isu lingkungan seperti pemanasan global. Banyaknya pesan edukasi—terutama untuk anak-anak—itulah yang membuat wahana ini segera diluncurkan.
  2. Selama ini, Dufan terkenal dengan wahana di luar ruangannya (outdoor). Dengan konsep ‘Ice Age‘ ini, pengunjung akan merasakan sensasi bermain yang berbeda, yaitu di dalam ruangan (indoor) yang dingin. Sehingga diharapkan target 8.000 pengunjung per hari dapat tercapai. Apalagi wahana ini mampu memuat 750 orang per jam. Perlu diketahu bahwa tahun 2012 target kunjungan 15 juta tercapai. Tahun 2013 target kunjungan 15,8 juta tercapai. Dan tahun 2014 target kunjungannya dinaikkan menjadi 20 juta.
  3. Ice Age: Arctic Adventure‘ sebenarnya memiliki dua wahana. Yang pertama yaitu Sid’s Arctic Tours, adalah wahana petualangan berbentuk ‘dark ride‘ yang memiliki panjang lintasan 365 meter dengan durasi 8 menit. Selama itu, pengunjung akan menikmati petualangan seru (seperti melintasi hutan belantara, gunung berapi, dan merasakan bagaimana gunung es mencair) pada suhu 16 derajat Celsius. Sebuah petualangan yang lengkap dan tidak perlu ke luar ruangan.
  4. Selain Sid’s Arctic Tours, ‘Ice Age: Arctic Adventure‘ juga memiliki wahana Kontiki, yaitu sebuah kapal milik Captain Gutts beserta kawanannya yang terombang-ambing oleh ganasnya samudra di film Ice Age. Awalnya memang mirip Kora-Kora tetapi ternyata tidak. Tidak hanya berayun ke depan dan belakang, ternyata kapal Kontiki ini juga bisa berputar ke kanan dan ke kiri. Jadi siap-siap saja berpusing ria.
  5. Pembangunan ‘Ice Age’ menghabiskan dana investasi mencapai Rp200miliar tetapi tidak ada kenaikan tiket masuk Dufan. Harga masih Rp200ribu (sudah termasuk tiket masuk Ancol) di hari biasa atau Rp270ribu di hari Sabtu/Minggu/Libur. Bahkan, ada kartu ‘Annual Pass‘ yang dijamin murah, hanya Rp260ribu selama satu tahun.
  6. Ada tips sederhana dari Pak Winarto saat mencoba semua wahana yang ada di Dufan, yaitu biarkan badan mengikuti arah dan gerakan mesin. Jangan dilawan. Perasaan tertekan itu biasanya karena secara otomatis tubuh melawan. Padahal kalau dibiarkan apa adanya dan ‘nothing to lose‘ malah akan semakin enak dan nikmat. Semua permainan sudah didesain dengan aman, jadi biarkan saja dan hilanglah semua stres.
  7. Ancol selalu meluncurkan wahana atau acara baru setiap tahunnya. Jadi selalu ada yang baru untuk memanjakan para pengunjung yang ingin melepas stres di Ancol. Begitu pula wahana yang sudah mulai menurun jumlah peminatnya dihilangkan. Nah, wahana ‘Ice Age’ ini ternyata menggantikan wahana Rama Shinta: Legenda Masa Depan yang memiliki luas 20ribu meter persegi.
  8. Wahana ‘Ice Age’ ini merupakan salah satu perwujudan kepedulian Ancol terhadap isu lingkungan (perubahan iklim) dan isu pendidikan. Ancol memang selalu mengedepankan konsep edutainment dalam setiap unit-unit rekreasinya.

Event-42

Satu hal yang perlu dicatat sosok itu mengingat dirinya begitu peduli pada lingkungan sebagai tambahan atas poin terakhir di atas, adalah bahwa tidak selamanya pembangunan pariwisata merugikan lingkungan dan pariwisata berbasis lingkungan akan membuat tempat wisata tersebut menderita kerugian. Ancol adalah salah satunya. Mungkin ada yang masih ingat bahwa dulu Ancol memilik lapangan golf, tetapi kini sudah tidak ada. Kemana lapangan golfnya? Ternyata lapangan golf itu telah bermetamorfosis menjadi sebuah hutan kota. Namanya ECOPARK. Ada banyak pelanggan Ancol yang marah dan tidak setuju terutama para pejabat yang gemar bermain golf. Pihak Ancol telah menyadari bahwa keberadaan lapangan golf tidak baik untuk lingkungan sekitarnya. Dan hasilnya … setelah ada Ecopark, jumlah wisatawan Ancol justru meningkat sebesar dua juta. Ecopark kini menjadi tempat olahraga masyarakat yang selalu ramai di pagi dan sore hari. Luar biasa.

Event-43

KEUNGGULAN ‘ICE AGE: ARCTIC ADVENTURE’

  1. Indonesia First Frozen Adventure. Ya, ini adalah petualangan dengan nuansa zaman es pertama di Indonesia. Bahkan lebih dari itu, ‘Ice Age‘ adalah wahana yang pertama ada di Asia dan yang kedua di dunia. Wahana yang pertama ada di Movie Park, Jerman. Menurut Winarto yang mengutip kata para petinggi 20th Century Fox, wahana di Dufan ini jauh lebih baik daripada yang ada di Jerman.
  2. Dufan sudah dikenal sebagai themed park terbesar di Indonesia dengan konsep outdoor-nya. Namun ‘Ice Age: Arctic Adventure‘ adalah wahana indoor pertamanya yang berstandar internasional. Suasana dingin ala kutub dengan es yang membeku memberikan pengalaman luar biasa bagi masyarakat Indonesia yang tinggal di daerah tropis.
  3. Wahana ini sangat aman bagi siapa pun karena itu bertemakan keluarga. Anak-anak, remaja, dewasa, hingga para orangtua bisa memasukinya. Syarat utamanya hanya dua, yaitu memiliki tinggi minimal 105 cm dan tidak memiliki penyakit jantung. Wajar saja karena mayoritas permainan besar yang ada di Dufan sangat terlarang bagi yang berpenyakit jantung dan epilepsi. Kalau wanita yang lagi hamil tidak usah dibahas, ya.
  4. Pada saat cuaca terang biasanya matahari bersinar dengan sangat teriknya, panas dan gerah pastinya. Oleh karena itu ‘Ice Age: Arctic Adventure‘ merupakan wahana yang dingin menyegarkan setelah seharian bermain di outdoor. Setiap ruangan yang ada di dalamnya begitu menyegarkan, termasuk ruang makan yang disuguhi layar lebar film ‘Ice Age’.
  5. Menggunakan teknologi canggih yang langsung diimpor dari Eropa dan Amerika. Standar internasional, lho.  Pengunjung akan dimanjakan dengan teknologi animatronic, media screen, dan berbagai efek keren lainnya sehingga akan tampak seperti nyata dan natural.

Event-44

Pokoknya, dengan tambahan wahana ‘Ice Age: Arctic Adventure‘ dan merupakan wahana ke-27 yang ada di Dufan, para pengunjung dijamin akan ketagihan untuk datang lagi. Apalagi sudah ada kartu ‘Annual Pass‘ yang cuma dihargain Rp260ribu langsung bisa dipakai berkali-kali selama setahun. Pengguna kartu ini bisa datang ke Dufan setiap hari dan tidak perlu membayar lagi. Ingat, selama setahun! Nggak kepengen, tuh! Itulah mengapa Dufan begitu memanjakan para pengunjung. Siapa lagi kalau bukan kita semua: aku, kamu, dia, kalian, kami, mereka, KITAAA! Wajar, kan, kalau memang INI DUFAN KAMI. Sekali lagi #IniDufanKami. Semua permainan dan petualangannya benar-benar #NeverEndingFun dan #MemorableMoment.[]

Advertisements

10 thoughts on “Ice Age: Ini Dufan Kami

  1. murah juga ya, bang. cuma 260 rb bisa main sepuasnya selama setahun di dufan 😀

    >> Kalau tinggal di Jakarta dijamin pasti murah banget, terutama para pelajar dan mahasiswa. Apalagi kalau rumahnya deket ke Ancol ^_^

  2. Keren….bisa numpang kopas foto2nya ya bang Aswi dgn tetap menulis nama fotografernya sbg hak cipta? sy pake hp, kurang bagus fotonya..

    >> Mangga, sila ambil saja, Bang. Padahal ini juga pake hape….

  3. Keren! 😀
    Pasti enak banget pas habis keliling panas-panasan di dufan, terus ngadem di wahana ice age ini~ 😛

    >> Pasti keren. Cuma karena ini pembukaan jadinya malah nyobain yang ini dulu baru berpanas2an hehehe….

  4. asyik ya kedufan,saya belum kesana lagi sejak punya Alvin

    >> Asyik banget, dong. Alhamdulillah. Hayu atuh disengajakan dengan membawa Alvin tentu saja ^_^

  5. Apa beda ice age dengan ice world??

    >> Kalau Ice Age sudah dijelaskan di atas. Kalau Ice World kurang paham. Coba cari di tempat lain informasinya. Hatur nuhun sudah mampir 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s