Food, Fashion, and trailFunrun

Hijau. Membuat mata menjadi segar.
Membuat pikiran menjadi jernih.
Dan membuat tubuh menjadi bugar.

MariLari-11Sebenarnya dibilang nekat juga mengikuti event lari trel sejauh 5K bersama Sang Belahan Jiwa. Ada dua alasan terkuat mengapa dibilang nekat. Pertama, karena ini kali pertamanya sosok itu mengikuti event lari sejauh 5K dan kedua, karena ini lari trel. Ingat ya kalau lari trel itu bukan lari biasa dengan medan datar seperti di perkotaan, misal dengan medan aspal atau tanah keras. Jadi kalau lari di gunung, lari menyusuri kebun teh, lari menembus hutan, lari menyeberangi sungai, atau bahkan masuk menyusuri kawah, itulah lari trel. Nulis Inggris-nya Trail Run. Namun karena acara dan temanya FunRun, jadilah sosok itu berani. Hebatnya lagi, @ummibindya juga berani ikut-ikutan.

Alhamdulillah Bandung adalah surganya perbukitan dan alam yang cantik. Seolah tak pernah selesai menjelajahi setiap lekuk pegunungan di sekeliling Bandung. Selalu ada rute yang mengasyikkan dan ingin dicoba lagi melalui jalan lain. Perkebunan teh yang bukan hanya sedap dipandang (apalagi kalau lagi cuaca cerah) tetapi juga ‘sayang’ kalau tidak dijelajahi. Begitu pula dengan gemericik air yang mengalir, suara burung, sepoi angin, dan termasuk kawah. Ya, kebetulan event lari gembira yang dibuat oleh Kindeuw Runners ini memang di sekitar Kawah Putih. Lokasinya kurang lebih 40 km di sebelah selatan Bandung, tepatnya pada koordinat 7.10 °S 107.24 °E.

MariLari-04

Kawah Putih adalah satu dari dua kawah yang membentuk Gunung Patuha, gunung berapi yang dalam bahasa ilmiahnya disebut stratovolcano andesitik. Kawah berjenis vulkanik ini relatif stabil dimana tidak ada catatan aktivitas yang signifikan sejak tahun 1600-an. Warga Bandung khususnya harus bersyukur dengan kondisi ini. Setelah lelah berlari, bau belerang pun menyambut di garis finish. Amazing. Benar-benar momen yang tak terlupakan bisa lari di sini. Kindeuw Runners adalah sekumpulan pegiat lari trel kota Bandung. Mereka tidak hanya fokus pada kegiatan lari-lari gunungnya tetapi juga peduli untuk melakukan aksi bersih-bersih gunung. Sepanjang rute larinya, kalau menemukan sampah (terutama plastik), dipungut untuk dibuat pada tempatnya.

MariLari-05

Mereka tak lelah untuk selalu mengajak dan mengenalkan aktivitas luar-ruang yang menyenangkan plus menyehatkan. Salah satunya adalah event yang digelar pada hari Minggu kemarin, 4 Mei 2014. Nama kegiatannya sendiri unik. Food, Fashion, and trailFunrun. 3F. Lari adalah aktivitas utamanya, tetapi bukan race atau balapan makanya disebut Funrun. Karena bersifat senang-senang maka dilibatkan pula aktivitas tubuh lainnya yang juga menyenangkan, yaitu food dan fashion. Fashion bukan lebih pada pakaian tetapi lebih pada gaya hidup sehatnya. Makanan yang disediakan juga sehat, yaitu pisang dan jambu batu (klutuk). Keren, lah. Sebenarnya pada hari sebelumnya juga ada acara makan bersama alias botram sambil bincang-bincang ringan dengan sesama penggemar olahraga lari, cuma sosok itu tidak dapat mengikutinya.

MariLari-06

Meski bersenang-senang, kinerja panitia patut diacungi jempol gede karena semua perlengkapan dipersiapkan dengan baik. Ada gerbang start/finish, nomor dada, tanda arah dan jarak, serta umbul-umbul. Jadi, kalau ternyata lari sendirian, jangan khawatir akan tersasar. Semua tanda dijamin mudah dibaca. Sosok itu sendiri begitu menikmati rute yang ada. Melewati makadam yang terus menanjak di sepanjang 2K pertama, lalu menyusuri jalan setapak di antara pepohonan teh Rancabali yang licin-licin gimanaaa gitu sejauh 2K selanjutnya, plus hutan dengan tanah gambutnya yang begitu lembut sejauh 1K. Itu untuk rute 5K, ya.

Sajian pemandangan jangan ditanya keindahannya. Lari pun jadi terganggu karena harus dihentikan sementara demi menangkap momen ke dalam kamera hape. Kebetulan sosok itu lari dengan menggunakan jaket CKS yang nyaman dan pas banget. Saat start dengan cuaca dingin, jaketnya menghangatkan. Dan saat finish dengan cuaca yang panas, jaketnya mendinginkan. Cocok dan benar-benar cekas lah buat lari di gunung. Di luar itu semua, panitia juga menyediakan doorprize hingga 50 item. Wow! Ada produk dari Eiger, Oriflame, CD Alexa, voucher Garmin, hingga merchandise Pocari Sweat. Sponsor pendukung lainnya juga ada PTPN VIII, Outlive, MesaStila, Koran Sindo, Ron 88, dan Sunpride. Ini benar-benar lari gembira.

MariLari-07

Demi mempermudah pengawasan plus kesiapan peserta akan kemampuannya, panitia membagi kategori lari menjadi 3 (tiga), yaitu 2.5K for Kids (plus pendampingnya), 5K, dan 12.5K. Sosok itu dan Sang Belahan Jiwa sengaja mengambil kategori 5K karena lebih menantang namun belum berani mengambil yang lebih hehehe. Berangkat pukul 04 di saat langit masih begitu gelap, menembus hawa dingin menuju Eiger Sumatera. Rombongan terbagi dua, bermotor dan bermobil. Ada lagi rombongan lain yang lebih dahulu menginap di kawasan Kawah Putih, baik itu berupa kamar di Patuha Resort (membayar Rp273.000) maupun tenda di Ranca Upas (membayar Rp148.000).

MariLari-08

Sosok itu dan pasangannya berkonvoi motor yang berangkat sekira pukul 04.20, mampir shalat Subuh di POM Bensin Soreang, lalu menikmati keindahan ‘sunrise‘ di Ciwidey. Sampai di Gerbang Kawah Putih pada pukul 06 lebih sedikit. Sedikit menggigil tetapi menyegarkan. Setelah registrasi dan mendapatkan BIB, lalu naik ontang-anting menuju titik start. Ontang-anting adalah alat transportasi khusus di daerah wisata tersebut yang dapat memuat 17 penumpang. Foto-foto tak pernah dilewatkan oleh setiap peserta yang hadir. Setelah semuanya hadir di dekat titik start, pemanasan pun dilakukan. Instrukturnya sendiri adalah Kang Rudy Dimyana. Pemanasan lebih difokuskan pada kaki dan engkel. Maklum, ini kan lari trel. Namun tak lupa pemanasan pada bagian kepala, lengan, pinggang, dan panggul. Pokoknya pemanasan akan lebih baik jika sudah terasa semua otot dan berkeringat. Beneran!

Sosok itu tidak memilih menginap karena tidak memungkinkan, apalagi ingin merasakan sensasi perjalanan naik motor di subuh hari. Jarang-jarang, kan, apalagi ke daerah Ciwidey. Kalau ke Pangalengan, sering banget. Cukup dengan membayar Rp60.000, dirinya sudah mendapatkan fasilitas tiket masuk kawasan Wisata Kawah Putih (Rp15.000), ongkos ontang-anting (Rp13.000), plus sarapan dan makan siang (Rp32.000). Murah meriah. Kalau dilihat dari daftar peserta yang ada di situs http://www.foodfashiontrailfunrun.com/, total ada 204 peserta yang terdiri atas 24 peserta 2.5K, 74 peserta 5K, dan 106 peserta 12.5K. Peserta termuda adalah Baskoro Aji (2 tahun) di kategori 2.5K dan peserta tertua adalah Park Donghoon (54 tahun) di kategori 12.5K. Peserta termuda di kategori 5K adalah Isaac Jonathan (5 tahun) dan peserta termuda di kategori 12.5K adalah Renjiro Handoko (12 tahun).

MariLari-09

Alhamdulillah meski ngos-ngosan, sering berhenti di beberapa titik, lari—meski tidak full—hanya di 2K pertama, dan sempat terluka di paha karena tertusuk ranting tajam, Sang Belahan Jiwa berhasil finish meski tidak mendapatkan gelang finisher. Ada kelegaan yang amat luar biasa pada wajahnya saat menyaksikan keindahan Kawah Putih saat masih di hutan. Sosok itu bangga. Foto-foto narsis pun makin menjadi saat bisa berdiri dan bersenang-senang di pinggir kawahnya yang memang memancarkan bau belerang yang amat sangat. Bau itulah yang menyebabkan sosok itu sempat merasakan rasa sesak karena belum terbiasa, namun berangsur-angsur pulih kembali. Puas berfoto, mereka berdua berlanjut ke garis finish. Minuman segar ala Pocari Sweat dan pisang jadi pemuas dahaga. Di sana terlihat betapa puas dan bahagianya para peserta kategori 12.5K yang berhasil finish. Beberapa langsung mendapatkan gelang finisher.

MariLari-10

Beres lari, semua peserta berkumpul kembali di Gerbang Kawah Putih, tak jauh dari Terminal Ontang-anting. Pembagian doorprize berlangsung menyenangkan, sambil menyantap makan siang yang terasa nikmat. Sosok itu belum beruntung mendapatkan produk Eiger tetapi ia berhasil membawa pulang produk Oriflame yang serba lengkap untuk mandi dan bebersih. Alhamdulillah. Event Food, Fashion, and trailFunrun ini benar-benar luar biasa asyik dan rapi. Hatur nuhun untuk semua panitia dan sponsor yang terlibat. Hatur nuhun juga untuk Dian R. Sukmara selaku ketua pelaksana dan Aki Niaki selaku pegiat lari trel yang jadi penasihat umum. Lanjutkan! Maju dan terus perkenalkan olahraga lari trel ke seluruh penjuru Nusantara. Terus perkenalkan kecantikan alam Indonesia yang tiada duanya ini. Salute![]

Advertisements

3 thoughts on “Food, Fashion, and trailFunrun

  1. asyik banget bisa lari melintasi daerah pegunungan menikmati pemandangan hijau nan indah…apalagi pulangnya membawa paket Oriflame…aku juga mau ikutan lari trel…keep happy blogging always..salam dari Makassar 😉

    >> Iya, pokoknya seger banget deh bisa menikmatinya. Yuk, Kang, mencoba lari. Di Makassar pasti lebih indah juga pemandangannya ^_^

  2. wah asik banget bang, kalo ada event gini lagi, pengen ikutan dong bang aswi hehe.
    btw, kalo trail run pake sepatu lari biasa gapapa??

    >> Ayo atuh, ditunggu pisan. Sementara nggak papa, yang penting lari dulu. Ke depannya jauh lebih baik ya pakai sepatu trail.

  3. Makasi Bang Aswi dan Ummibindya, sudah menyempatkan gabung di acara kami.
    http://foodfashiontrailfunrun.com/
    https://www.dropbox.com/sh/rssge7e9cizhidl/AAB4mCkmImBrw4XHRdZK__ifa
    Seperti dalam postingan2 saya sebelumnya,diantaranya di wall fb batagor.net, saya mengajak teman2 blogger untuk bergabung di acara ini. Acara lari trel cantik suka2, sesuai bagi pemula sekalipun.
    Yang juga sebagai ajang kopi darat kita.
    Sampai jumpa 30-31 agustus 2014 di pantai selatan Sawarna.

    >> Hatur nuhun juga, Ki, terus mengkampanyekan dan tidak bosan-bosannya mengajak semua orang untuk berlari dan mencintai alam. Mau ikuuuut ke Sawarna ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s