Berbagi Cerita Seru bersama Ayah

Ya, kalau sudah berbicara masalah keluarga—apalagi anak—maka fokusnya akan tertuju pada sosok ibu. Dalam ajaran Islam pun selalu mengedepankan sosok ibu sampai tiga kali dan setelah itu baru sosok ayah Ibu, ibu, ibu. Betapa mulianya sosok ibu hingga surga pun diletakkan di bawah telapak kakinya. Tak heran kalau forum keluarga yang tersebar di dunia internet mayoritas ditujukan untuk para ibu. Dan memang forum-forum itu sangatlah ramai. Ibu-ibu yang menjadi anggotanya begitu aktif. Ibu telah menjadi ujung tombak berhasil tidaknya sebuah keluarga. Ibu menjadi kawah candradimuka akan keberhasilan pendidikan anak.

Lalu bagaimana dengan sosok ayah? Apakah ia hanya akan menjadi pendamping sosok ibu saja? Apakah ia hanya akan berfungsi sebagai sumber keuangan keluarga saja? Tentu tidak. Masing-masing anggota keluarga memiliki fungsinya yang amat berharga, apalagi sebagai orang tua. Fungsi ayah juga amat pentingnya dengan keberadaan seorang ibu. Ayah bukan lagi ada secara biologis hanya karena memiliki anak. Tidak. Ini sama saja dengan seseorang yang memiliki bola dan langsung mengaku sebagai pemain bola. Ayah adalalah sebuah gelar untuk lelaki yang mau dan pandai mengasuh anak. Jadi, tidak hanya sekadar berhasil ‘membuat’ anak. Itulah ayah. Sampai-sampai, ada yang mengatakan kalau saja ayah mau terlibat mengasuh bersama kaum ibu, maka separuh permasalahan negeri ini akan teratasi. Wow!

Lalu, adakah forum atau komunitas yang khusus ditujukan pada kaum ayah ini di dunia internet? Khususnya yang membahas bagaimana cara mengasuh buah hati, membantu kaum ibu dengan sepenuh hati. Ada. Salah satunya dan lumayan besar adalah Komunitas Ayah Asi. Sepak terjang mereka memang luar biasa untuk memberikan pemahaman bagaimana keberadaan ayah amat berarti bagi seorang ibu yang sedang mengandung sampai melahirkan, hingga kemudian mendukung secara penuh agar buah hati mereka mendapatkan ASI eksklusif sebagaimana mestinya. Sosok ayah yang bergerak secara personal juga banyak. Mereka peduli pada keluarganya. Mereka peduli untuk membantu sang istri membesarkan dan mendidik anak-anaknya. Ada Kak Seto. Ada Ayah Edi. Ada Dik Doang dengan Kandank Jurangnya. Kini … lahir pula Bebeclub.

Gambar

Bebeclub adalah sebuah forum yang didirikan oleh salah satu produsen susu terbesar di Indonesia yang ditujukan untuk membantu para orang tua (khususnya para ibu) dalam memahami fungsinya di dalam keluarga. Mulai dari masa kehamilan, melahirkan, sampai mengasuh buah hatinya. Hebatnya, forum ini tidak hanya untuk para ibu, tetapi juga untuk pada ayah. Ini unik. Bebeclub memiliki beberapa kategori seperti Share, Tips and Tools, Activities, Bebelac, dan Dads. Kategori ‘Share’ bisa diisi oleh para ibu dengan berbagai Stories dan Recipe. Kategori ‘Tips and Tools’ berisi tentang tips dan perlengkapan yang dibutuhkan sang buah hati. Kategori ‘Activities’ berisi tentang beberapa acara yang bisa diikuti bersama. Kategori ‘Bebelac’ untuk memberikan pengetahuan tentang produk yang bersangkutan, sedangkan kategori ‘Dads’ melibatkan para ayah untuk berbagi pengalaman plus advice-nya. Inilah kelebihannya.

Posisi sang ayah dalam sebuah keluarga memang amat penting. Jangan sampai fungsi ayah hanya sebagai orang yang menyediakan uang, karena apa bedanya dengan mesin ATM? Jangan sampai ayah menjadi egois, ingin didoakan masuk surga oleh anaknya tapi tak pernah berdoa untuk anaknya. Ingin dimuliakan oleh anaknya tapi tak mau memuliakan anaknya. Ingatlah akan perkataan Umar bin Khattab bahwa selain ada anak durhaka juga ada ayah durhaka. Mereka adalah ayah yang menuntut anaknya shalih dan shalihah tetapi tak memberikan hak anak di masa kecilnya. Jangan sampai dunia ayah hanyalah di seputar KOTAK saja, yaitu koran, televisi, dan komputer. Jangan sampai anak-anak sudah merasa yatim sebelum waktunya akibat ketidakhadiran sosok ayah dalam kehidupannya. Pada usia dini, anak-anak sudah diajarkan tentang keberanian, kemandirian, dan ketegasan. Tirulah keteladanan Lukman, Ibrahim, Yakub, dan Imran yang kisahnya diabadikan di dalam Al-Quran. Jangan sampai negeri ini dicap sebagai fatherless country atau Negeri Tanpa Ayah.

Yang terpenting, Bebeclub juga memiliki tim yang terdiri atas para ibu yang ahli di bidangnya masing-masing seperti tentang kehamilan, nutrisi, dan perawatan anak. Mereka adalah Ika, Tian, Ira, Devi, dan Yanti. Mereka sama dengan semua ibu yang pernah melahirkan, mengasuh, dan mendidik anak-anaknya. Ada kebahagiaan tersendiri saat mereka dapat membantu masala yang dialami para ibu seputar kesehatan dan tumbuh-kembang anak. Mereka dengan senang hati akan memberikan tips-tips bagaimana menjaga kehamilan, menjaga nutri, dan juga menghadapi berbagai masalah tentang perawatan anak. Dan semua itu akan bertambah lengkap dengan adanya share atau cerita dari beberapa pengalaman ibu sehingga menjadi masukan yang sangat berharga.

Ini ada beberapa tips dari mereka:

  • Peran suami dan keluarga cukup penting, lho. Selalu libatkan mereka.
  • Perbanyak asupan makanan bergizi untuk ibu dan buah hati. Tahan godaan untuk menyantap makanan cepat saji dan makanan dengan penyedap rasa yang berlebihan. Be creative in the kitchen!
  • Ajari kebiasaan sehat pada si kecil seperti mencuci tangan, baik sebelum maupun sesudah makan.
  • Kunci keberhasilan dalam mengurus dan merawat si kecil ada 3 (tiga), yaitu Sabar, Bersemangat, dan Penuh Kreativitas.
  • Luangkan waktu untuk bermain dengan si kecil. Berikanlah mainan yang dapat meningkatkan kemampuan motoriknya dan juga memicu kreativitasnya. It’s gonna be fun!
  • Meski bekerja, ibu jangan melupakan pemberian ASI. Kalau sudah lelah, tidak ada salahnya meluangkan waktu untuk memanjakan diri agar ibu kembali bersemangat.

Alhamdulillah saya pun mencoba-coba untuk aktif di forum ini. Pertama, saya menulis tentang pengalaman pribadi yang menyenangi jus wortel dari semenjak kecil. Ternyata kebiasaan ini menurun pada anak, terutama pada Adik Anin. Meski cara buatnya berbeda, saya dan si bungsu sama-sama menyukai ‘Jus Wortel’. Kedua, saya juga menulis tentang pengalaman berlibur bersama keluarga. Berlibur bersama jelas sangat penting bagi keluarga, apalagi kalau tempat wisata yang dimaksud enak, nyaman, dan murah. Maka ‘Berwisata Murah Meriah’ tentu akan menjadi mengasyikkan. Ketiga, saya pun gatel untuk menulis cerita pendek yang berisi tentang kesalnya saya pada seorang ibu yang tidak peduli pada anaknya demi karir yang dikejarnya. Silakan baca ‘Dua Orang Perempuan’.

Kadang, saya suka membaca beberapa pertanyaan para ibu maupun ayah pada Tim Careline. Salah satunya adalah Mama Fel yang kebingunan terhadap tingkah laku anaknya yang hobi sekali minum susu. Mama Fel ingin agar buah hatinya menomorduakan susu. Jawaban dari Tim Careline begitu bersahabat. Katanya, “Hai mama Fel … Susu pertumbuhan adalah nutrisi tambahan untuk usia > 1tahun karena makanan tetap merupakan yang utama. Membuat jadwal makan secara teratur dengan pemberian makan yang tidak berdekatan dengan minum susu, juga makanan selingannya bisa membantu nafsu makan kakak jadi lebih baik. Dicoba bertahap ya Bu karena tentunya membutuhkan kesabaran. Semoga membantu dan salam sayang untuk si Kecil.” Jawaban yang memuaskan pastinya.

Tanya

Saya pun iseng bertanya pada Careline Bebeclub untuk mengetahui apakah pelayanannya betul-betul memuaskan. Pertama saya mencoba untuk melakukan chat, ternyata yang jaga lagi tidak ada sehingga diarahkan untuk mengirimkan pertanyaan melalui email. Setelah mengisi data pribadi berupa nama dan alamat email, saya mengajukan pertanyaan tentang topik ‘Makanan dan Gizi’. Memang ada beberapa topik yang bisa dipilih untuk memudahkan Tim Careline, yaitu Seputar Kehamilan, Perawatan Ibu Anak, Tumbuh Kembang Anak, Penyakit Anak, topik yang saya tanyakan di atas, dan lain-lain. Alhamdulillah meski tidak langsung, pertanyaan saya dijawab keesokan harinya melalui email dan sangat memuaskan. Saya sendiri belum mencoba hotline call-nya. Mungkin akan lebih cepat lagi jawabannya.

Jadi, baik ibu maupun ayah terhadap pendidikan anak-anak begitu amat penting. Peran keduanya tidak boleh berat sebelah. Keduanya harus bekerja sama. Sosok itu sendiri sebagai sosok ayah jadi tertampar, betapa posisinya tidak kalah penting dengan posisi ibu. Dan sebagai penutup tulisan ini, Ibnul Qoyyim dalam Kitab Tuhfatul Maudud pernah berkata, “Jika terjadi kerusakan pada anak, penyebab utamanya adalah ayah.” Ngeri, benar-benar ngeri. Yuk, para ayah mulai berbenah diri. Salah satunya adalah dengan meramaikan Forum Ayah. Mari bercerita dan mari berbagi.[]

Advertisements

6 thoughts on “Berbagi Cerita Seru bersama Ayah

  1. Sebuah terobosan yang patut diapresiasi nih Bang..
    Peran ayah memang harus semakin diwartakan kepada khalayak ramai, sehingga persoalan keayahan menjadi semakin dipahami..
    Salut buat Bebelac..

    >> Yup, terobosan yang harus didukung. Nulis dan berbagi yuk, Uda.

  2. Assalaamu’alaikum wr.wb, Bang Aswi…

    Ayah adalah tonggak dalam keluarga dan pemimpin yang “wajib” tahu peranannya dalam mengendalikan hala tuju keluarga yang bagaimana mahu dibangunkan.

    Ayah berperanan mendidik isteri dan anak dengan ilmu agama yang dapat menjaga akhlak dan kehidupan mereka dengan baik. Selain itu perlu memahami keperluan yang mereka kehendaki bukan tahu mengarah dan memarah.

    Jika ayahnya pincang akhlak, tidak mustahil ahli keluarganya turut mendapat tempias yang sama. Jadilah contoh teladan yang dapat dibanggakan oleh anak-anak.

    Terima kasih Bang Aswi atas kongsian perbincangan yang menarik. Di Malaysia setelah Hari Ibu akan menyusul pula Hari Bapa. Mungkin di Indoensia juga ada sambutan Hari Bapa.

    Salam kenal dan salam sejahtera dari Sarikei, Sarawak. 🙂

    >> Wlkmslm wr wb…..
    Wah, ternyata si Malaysia sudah ada Hari Bapak ya? Sama halnya dengan beberapa negara yang sudah meresmikannya. Semoga dengan hari itu, peran ‘Ayah’ memang perlu mendapatkan perhatian yang tidak kalah dengan peran ‘Ibu’. Terima kasih sudah mampir dan memberikan komentar yang panjang hehehe ^_^

  3. Masa kecil seru bersama Bapak ke kali, main di kebun, menerbangkan layang-layang menjadi bagian pembentukan jiwa kami putra/i. Mendukung berbagi cerita seru bersama ayah….

    >> Wahhh … pengalaman tak terlupakan bersama Bapak ya, Prih. Luar biasa dan tentunya … sangat istimewa ^_^

  4. ayah juga punya peranan penting loh

    >> Ya, karena itulah Bebelac sudah menyadarinya. Ajak suaminya dong aktif di Forum Bebelac ^_^

  5. Saking pentingnya peran Ayah, kalau kemana2 Bapak Fauzan selalu ikut, hehehe

    >> Itu mah harus, Teh, apalagi dengan kondisi Teh Dey yang memang harus didampingi #halah ^_^

  6. Enak ya bila memiliki ayah yang bisa memainkan perananya di dalam keluarga, karena masih banyak di luar sana anak yang tidak dapat merasakannya dalam hal ini.

    Salam

    >> Alhamdulillah, yuk ah menjadi Ayah yang peduli pada anak-anak, bisa dimulai dari kita sendiri ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s