Event Lari Pertama

Sosok itu sudah lupa kapan pertama kali lari (sebagai olahraga). Seingatnya sih saat masih bekerja di Penerbit Sygma, jadi sekira sebelum tahun 2011. Yang diingat olehnya adalah sepulang kerja langsung lari memutari Binong, banyak jalannya, dan selesai pas azan maghrib. Lalu beberapa kali lari pagi menuju Cidurian, lagi-lagi ada jalannya. Tidak pernah bisa lari full sejauh 1K, atau bahkan lebih. Selalu mentok di angka satu. Mentalnya masih kalah. Masih ada rasa malas untuk terus berlari. Semangatnya masih dikalahkan oleh ‘ketidakmampuan’ untuk terus berlari lebih dari 1K. Alasannya banyak, salah satunya adalah rasa sesak karena memang sosok itu mengidap asma. Penyakit seumur hidup.

Betul, batas malas dan semangat itu tipis sekali. Kedua hal itu bergantung dengan yang namanya mental. Inilah yang harus diwaspadai setiap orang. Pada suatu sore di Jakarta, hampir saja sosok itu tidak jadi lari, hanya karena pas push-up cuma mampu 10 kali, padahal paginya bisa sampai 15 kali. Dia pun hanya tidur-tiduran saja. Akan tetapi mentalnya dibisiki oleh niat yang kuat, “Lari!” Apalagi teringat status Aki yang menyatakan, “7 menit lari sekitaran rumah. Sebelum seisi dunia berubah kita sudah di rumah lagi dan memulai hari tanpa kehilangan apapun. Tanpa ketinggalan apapun. Parhat Apes masih nyapres….” Jadilah dia lari dengan target yang harus jauh lebih baik dari paginya.

MariLari-12500 meter pertama dibayang-bayangi mental malas yang memintanya untuk berhenti karena ada rasa sesak. Asma lagi. Dia tidak menyerah dan terus berlari, hingga menjelang 1 km rasa sesak itu terus ada. Si malas terus membisiki. Ditambah nyeri di betis yang memang belum hilang. Mental semangat dipompanya terus dan lewatlah kilometer pertama. Ajaib, rasa sesak itu hilang dan tergantikan oleh semangat yang terus berkobar, termasuk tenaga tambahan yang entah muncul dari mana. Tali sepatu lepas pun tidak dihiraukannya mengingat kalau nanti harus berhenti, jongkok, wuah … nggak deh. Pokoknya ‘Si Tali’ jangan jadi halangan. Akhirnya sosok itu terus berlari melebihi batas yang tidak pernah disangka-sangkanya. Pokoknya terus berlari sampai kaki ini tidak kuat lagi.

Dan … jarak 2.9K telah ditempuhnya selama 24 menit 46,6 detik. Pace yang lambat, tapi sebodo amat. Lari nonstop tanpa diselang jalan kaki. Ini prestasi seumur hidupnya. Jarak terjauh yang pernah dicapainya. Ini di luar dugaan! Itu pun sengaja dihentikan agar ada proses cooling down dengan berjalan kaki 400 meter sebelum sampai rumah. Jalan kaki yang perlahan sekali, agak sempoyongan. Sesaat sebelum lari padahal dia memperkirakan hanya mampu sekira 1.5K paling jauh. Kalau diputar ke belakang, hari Minggunya dia berlari tidak sampai 1K, itu pun diselang jalan kaki beberapa kali dan kaki kanannya kecengklak tidak sengaja. Lalu Selasa pagi lari cuma sampai 0.87K, lalu Selasa sore naik sampai 1.1K dengan hadiah nyeri di betis dan sakit di sekitar daerah yang kecengklak. Rabu istirahat. Sempat chatting sama Aki menanyakan rasa nyeri itu dan dijawab dengan kalem, “Biasa, Bang.”

MariLari-13

Paginya ia lari kembali hingga sampai 1.2K, dan sore itu … benar-benar tidak nyangka. 2.9K lari nonstop. Itu terjadi pada hari Kamis, 20 Maret 2014. Jujur masih ada rasa ‘wah’ di dada. Faktor utama dia bisa mencapai hal itu ternyata mental. ‘Si Semangat’ yang tidak mau kalah oleh ‘Si Malas’. Sosok itu ternyata bisa. Kalau mau lihat bagaimana pertama kali ia berlari, coba deh baca #MariLari. Waktu pun berkelebat cepat. Beberapa kali ia mengikuti beberapa event lari, tapi hanya bersifat hura-hura. Bukan event resmi dan ia pun masih beberapa kali jalan plus potret sana-sini. Benar-benar bukan lari sebenarnya. Contohnya adalah waktu mengikuti event Food, Fashion, and trailFunrun di Kawah Putih. Ia tidak lari, tapi lebih jalan-jalan sama Sang Belahan Jiwa.

Alhamdulillah, rezeki sosok itu datang. Sebuah android berhasil menjadi miliknya dan satu hal terpenting yang dilakukannya adalah menginstall Endomondo. Tujuannya tentu saja untuk mencatat dan merekam jejak perjalanannya bersepeda dan berlari. Mulailah ia mencatat latihan larinya.

Jumat, 09 Mei = 2.70K = 20:04 menit
Minggu, 11 Mei = 3.65K = 31:53 menit
Kamis, 15 Mei = 5.40K = 46:20 menit
Jumat, 23 Mei = 7.29K = 69:12 menit

MariLari-14

Semakin ada perbaikan dan peningkatan. Kebetulan ada event Siliwangi 10K. Tapi kalau dari target latihan yang ia lakukan, sepertinya sosok itu belum mampu untuk berlari sejauh 10K. Ia belum pernah berlari sejauh 10K dan pace-nya masih terbilang lambat. Akhirnya, ia pun memutuskan untuk mengikuti Fun Run-nya yang katanya hanya 3K atau 5K. Entah mana yang benar. Setelah mendaftar, ternyata kaosnya hanya sekadar ‘kaos partai’. Panas dan tentu saja tidak nyaman. Untunglah masih ada kaos CKS yang sudah teruji kenyamanannya. Warna putihnya sama, jadi tidak terlalu berbeda. Lari itu yang penting, kan, kenyamanannya. Jadilah pada hari Minggu, 25 Mei, ia memastikan mengikuti event ulang tahun Kodam III Siliwangi yang ke-68 di Lapangan Tegalega.

MariLari-15Start dari depan pintu masuk Lapangan Tegalega, lalu melewati PT INTI Jl. Moh. Toha, lalu berbelok ke kiri menyusuri Jl. Soekarno Hatta. Semangat berlari bersama ratusan orang memang berbeda dibanding lari sendiri. Sosok itu terasa semangatnya saat di kilometer pertama. Langkahnya konstan, tapi setelah dan seterusnya sudah mulai agak berkurang karena dua hari sebelumnya sudah berlari sejauh 7K dan bersepeda sejauh lebih dari 44K. Faktor lelah dan jarang latihan. Agak deg-degan kalau nanti-nanti harus berjalan, apalagi ini disaksikan langsung oleh keluarga kecilnya. Tapi ia tidak menyerah dan terus berlari meski dengan pace lambat. Rute setelahnya adalah melewati Jl. Sriwijaya, lalu berbelok ke Jl. Pelajar Pejuang hingga kembali lagi ke titik start tadi sebagai finish-nya. Sebenarnya garis finish yang Fun Run dibedakan dengan yang 10K, hanya saja sosok itu ingin merasakan aura memasuki garis finish 10K. Ia nekat memasuki lorong orang-orang yang berteriak menyemangati. Hingga berhasil finish yang tercatat di Endomondo telah menempuh jarak 4.31K (bukan 3K atau 5K) dalam waktu 35:40 menit. Alhamdulillah, meski tidak mendapat medali finisher.

Oya, terakhir kali berat badannya mencapai 79 kg, bahkan beberapa bulan ke belakang bisa melebihi 80 kg. Itu sebelum Maret 2014. Dan kemarin malam, dirinya menimbang dan hasilnya adalah … 75 kg. Meski tidak diniatkan untuk diet, ternyata dengan merutinkan diri untuk berlari bisa jadi diet yang mujarab hehehe … ^_^

Advertisements

9 thoughts on “Event Lari Pertama

  1. Assalaamu’alaikum wr.wb, Bang Aswi….

    Jika semangat sudah mengatasi rasa malas, apa pun tidak mampu menghalanginya. Itu sifat yang optimis dan pro aktif yang sepatut ada pada sesiapa sahaja yang mahu kejayaan. Asal berani bermimpui sealanya mungkin.

    Tidak ada kejayaan hanya dengan ucapan semata-mata jika tidak ada tindakan yang menggerakkan kemajuannya. Lihat keberhasilan dari rutin yang diusahakan menjadi Bang Aswi turun berat badan. Cuma komitmen harus tinggi agar konsisten dalam senaman larinya.

    Salam sukses dan salut atas usahanya. 2 jempol dari saya. πŸ™‚

    >> Wlkmslm wr wb. Hatur nuhun atas semangat dan supportnya. Semoga tulisan ini juga bisa menyemangati Teh Siti di Malaysia ^_^

  2. Saya sendiri kalau lari pagi hampir selalu 40 menit, lha ngga ada rute alternatif.. ngga bisa nambah ngga bisa kurang.. heheheeh

    >> Itu juga sudah keren. Saya aja malah cenderung kurang hehehe

  3. Assalaamu’alaikum wr.wb, Bang Aswi…

    Hadir menyapa untuk memaklumkan ada hadiah award (3) LIEBSTER AWARD buat Bang Aswi di laman saya.

    http://webctfatimah.wordpress.com/2014/06/06/ct255-meraikan-award-2/

    Semoga sudi menerimanya sebagai tanda penghargaan dan persahabatan di dunia maya.

    Salam sejahtera dari Sarikei, Sarawak. πŸ™‚

    SITI FATIMAH AHMAD

    >> Wlkmslm wr wb. Waduh, dapat award neh. Harus mampir dan mengerjakan neh. Terima kasih awardnya ya ^_^

  4. Mantap kang. saya juga dulu pas awal2 untuk nyampe satu kilo aja udah prestasi banget dan ada rasa bangga ketika itu tercapai πŸ˜€

    >> Senang ya saat itu semua sudah tercapai. Tinggal dipertahankan dan terus ditingkatkan. Salam semangat ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s