24 Jam Membuat Aplikasi Mobile

Istilah marathon memang melekat pada dunia lari. Empat puluh dua kilometer koma sekian. Tapi kemudian istilah ini diambil oleh sebuah event lomba pembuatan aplikasi mobile. Namanya pun unik. Hackathon. Tadinya sosok itu mengira ‘hack‘ di sini adalah sesuatu yang berkenaan dengan jebol-menjebol, tetapi ternyata tidak. Hackathon adalah tantangan pembuatan aplikasi selama 24 jam non-stop yang diselenggarakan Indosat sebagai bagian dari rangkaian program Indosat Wireless Innovation Contest (IWIC) 8. IWIC sendiri sudah berjalan sejak tahun 2006.

Bisa dilihat di situs http://www.indosat.com/iwic bahwa IWIC adalah kontes pembuatan aplikasi yang dapat menunjang aktivitas sehari-hari. Kategori yang dilombakan terbagi dua, yaitu dalam bentuk ide maupun aplikasi jadi. Syaratnya juga mudah, yaitu tanpa membedakan usia dan pendidikan. Kedua kategori tersebut harus mengambil tema lifestyle, multimedia, maupun utilities. Khusus untuk ide bisa ditambahkan tema inovasi untuk difabel. Ya, kaum difabel adalah pantas untuk diberikan kehormatan agar dapat menikmati fasilitas mobile yang lebih bermanfaat. Dan untuk tahun ini, IWIC lebih difokuskan pada bidang kewirausahaan.

Kompetisi Hackathon diikuti oleh 130 peserta yang terbagi ke dalam 51 tim dimana setiap timnya terdiri atas 1-4 orang. Para peserta tersebut adalah para developer muda, start-up lokal, dan anak muda yang berasal dari Jabodetabek, Bandung, Yogyakarta, Malang, Surabaya, dan Lampung. Mereka diharuskan memilih salah satu dari tiga kategori aplikasi, yaitu (1) kategori communication, lifestyle, education; (2) kategori multimedia dan games; (3) kategori utilities (tools dan security). Kompetisi ini sudah dimulai sejak Jumat (3/102014) pukul 16.30 dan berakhir pada hari Sabtu (4/10/2014) pukul 16.30. Selama 24 jam penuh, mereka berkelompok membuat aplikasi mobile, kemudian mempresentasikan/mendemokan karyanya di hadapan juri. Sebagai panitia, Indosat menyediakan semua kebutuhan pokok mereka seperti makanan/minuman, tempat istirahat, tempat ibadah, dokter, dan hiburan.

Sosok itu sendiri melihat bagaimana mereka beraktivitas di Gedung Indosat lantai 23 dan 25. Hiburan yang ada berupaya permainan bilyar kecil, dan sepak bola papan. Mengasyikkan. Makanan/minuman tersedia secara prasmanan. Dengan kondisi yang lelah dan stres, tentu semua itu menjadi amat bermanfaat. Seluruh peserta kompetisi sangat antusias dari awal hingga akhir acara, khususnya saat menghadirkan prototype yang harus diperagakan di depan dewan juri yang terdiri atas tim Indosat, Founder Institute, Harukaedu, dan Kompas Gramedia. Suasana kompetisinya begitu dinamis dan menantang.

Fuad Fachroeddin, Group Head Corporate Communication Indosat, mengatakan bahwa ia sangat bangga melihat antusiasme para peserta yang begitu bersemangat menerima tantangan 24 jam non-stop untuk menciptakan aplikasi mobile. “Kompetisi berlangsung sangat seru dan hampir seluruh karya aplikasi sangat menarik. Namun kami harus memilih tiga diantaranya sebagai karya terbaik dari ajang ini. Hackaton ini setidaknya menunjukkan bahwa kita memiliki banyak inovator muda yang mampu menciptakan aplikasi mobile yang hebat dan memberi manfaat tinggi bagi masyarakat,” lanjutnya.

Event-74

Pada akhirnya, karya terbaik pertama ditasbihkan pada Tim 24 dari Bandung yang berjudul “Light Me Up”. Mereka adalah Firman Azhari dan Tera Harsa yang berhasil mendapatkan nilai 906,5. Hidup Bandung! Sedangkan karya terbaik kedua diraih oleh tiga sekawan Herdian Prakasa-Hendrawan-Peterleon dengan aplikasi “V Lens”. Tim 15 ini berhasil mengumpulkan nilai 888. Karya terbaik ketiga jatuh pada aplikasi ‘Helping Nurse’ dengan nilai 870 yang dibuat oleh Gino. Terbaik I berhak mendapatkan uang 12 juta, smartphone, dan saldo Dompetku 5 juta. Terbaik II berhak mendapatkan uang 8 juta, smartphone, dan saldo Dompetku 4 juta. Terbaik III berhak mendapatkan uang 5 juta, smartphone, dan saldo Dompetku 3 juta. Semua peserta bahkan secara otomatis bisa berkompetisi lagi pada ajang IWIC 8 nanti. Oya, Kompetisi IWIC 8 diperpanjang masa pendaftarannya hingga 31 Oktober 2014.[]

Informasi lengkap:
http://www.indosat.com/iwic
Twitter: @indosatiwic
Facebook: IndosatIWIC
Instagram: indosatiwic

Advertisements

One thought on “24 Jam Membuat Aplikasi Mobile

  1. Mantaap pisan Bandung, itu aplikasi ide “light my fire” berupa apa, tahu nggak Bang?

    >> Bukan ‘light my fire’ tapi ‘Light Me Up’. Saya sendiri kurang tahu ini aplikasi apa hehe….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s