Bebek Mercon ala WarunKomando

WarunKomando tempat dan makanannya ajibbb…
Ultah aku kemarin di situ lohhh…
Wkwkwk seru abeezz!                           ~ Natalie Sarah

Bisnis-18Sabtu, 18 Oktober 2014. Itulah waktu dimana #BriDiscuss1 pertama kali diadakan dengan tema Belajar Ngomong di Depan Umum. Tempatnya pun nyaman dan benar-benar asyik buat nongkrong. Alhamdulillah sosok itu sudah sampai di sana saat masih pagi. Belum buka, cuma ada satu dua karyawannya yang rajin bebersih. Kaca-kacanya dilap, lantainya dipel, demi tamu yang akan datang. Mbak Diah yang menjadi contact person-nya saja belum datang. Namanya juga kepagian. WarunKomando bukan sembarang warung. Beberapa kawan bahkan tidak menyangka dengan nama ini. Awalnya memang disangka kelas warung seperti pada umumnya. Akan tetapi setelah melihat dengan mata kepalanya sendiri. Jauh dari warung. Konsep WarunKomando sudah berbentuk kafe atau resto kelas menengah. Pemiliknya tidak lain adalah Eko Patrio, salah satu personel grup lawak yang besar dari sebuah radio di Jakarta, yaitu radio SK. Namun yang mengelola adalah Viona, istrinya.

Sebelum #BriDiscuss1 dimulai, sosok itu maupun kawan-kawan dari Blogger Reporter Indonesia sudah kepincut sama desain ruangannya. Ditambah lagi dengan koleksi foto di dinding maupun barang-barang antik yang menempel di beberapa bagian. Foto-foto itu menampilkan beberapa bangunan bersejarah di beberapa tempat di Indonesia maupun di Singapura. Beberapa bahkan replika dari peristiwa kapal Titanic yang melegenda itu, termasuk karcisnya. Kaset-kaset jadoel juga terpajang di bawah tangga. Ngelihatnya bikin pusing kareng harus menengadahkan kepala ke atas, tetapi keren. Adi dan Iyut Bing Slamet yang masih anak-anak, Warkop dan beberapa grup lawak lainnya seperti d’Kabayan yang masih dalam bentuk kaset tape, pokoknya bikin ingatan tertarik jauh ke belakang. Benar-benar nostalgia.

Bisnis-14

Benda-benda antik lainnya adalah telepon, teropong bintang, hingga motor klasik yang diletakkan di tembok lantai dua. Bisa jadi semua itu adalah benda-benda milik Mas Eko. Terjaga dan terawat dengan rapi. Untuk tempat makannya sendiri ada yang unik di sudut ruangan. Sofa berwarna coklat antik terpajang di pojokan, cocok untuk yang ingin mengadakan acara reuni sambil bernostalgia. Kalau yang ingin private, ada juga di gedung sebelah luar dengan konsep memanjang, cocok untuk meeting. Di bagian luar juga ada tempat bagi yang suka udara terbuka. Pokoknya, WarunKomando menyediakan tempat untuk semua pelanggannya. Dalam ruangan ber-AC, kalau di luar ya harus siap dengan cuaca Jakarta yang panas. Lokasinya pun strategis, yaitu di Jl. Saharjo Raya No. 1, tidak jauh dari jembatan Casablanca, Tebet. Mudah dicari.

Bisnis-15Mbak Viona, yang tidak lain adalah artis cantik yang berhasil digaet Mas Eko, menceritakan tentang WarunKomando dari awal berdiri hingga sekarang sebelum memulai acara #BriDiscuss1. Beliau menyambut dengan ramah semua kawan blogger yang hadir, dan tidak menyangka kalau WarunKomando menjadi tempat untuk berdiskusi. Setelahnya, beliau pun terpaksa meninggalkan acara karena masih ada keperluan di daerah Kuningan. Tidak tanggung-tanggung, beliau lebih memilih naik motor yang diantar oleh pegawainya. Lain kali pakai helm ya, Mbak. Nah, balik lagi ke WarunKomando. Sepertinya tidak enak ya kalau nongkrong di warung makan tapi nggak ngomongin makanan dan minumannya. Kurang afdhol, lah.

Bisnis-16

Menu istimewa yang disajikan ada Iga Bakar dengan berbagai variasinya seperti Iga Bakar Kompeni dan Bebek Mercon. Akan tetapi sayang sosok itu tidak dapat mencicipi iga bakarnya satu pun. Entah ini pihak WarunKomando yang kurang banyak menyajikan atau kawan-kawan BRid yang memang kelaparan. Entahlah. Tidak masalah baginya, toh masih bisa mencicipi Bebek Mercon yang terlihat menggoda dengan warna gelapnya. Menu spesialnya sebenarnya juga ada Oseng Daging Ranjau Darat, Sate Ayam Komando, dan Soto Ayam Kopral Jono. Nama-namanya memang sengaja berbau militer, tetapi diformat dengan sentuhan humor, namanya juga WarunKomando.

Bebek Merconnya renyah di mulut. Pedesnya jangan ditanya karena tampilannya pun sudah terlihat biji-biji cabe di berbagai tempat. Warna gelapnya bukan karena gosong, tetapi memang sudah diolah dengan kecap untuk menutupi sebagian rasa pedasnya. Seperti layaknya mercon, rasa pedas manis ini memang bikin meledak di mulut. Daging bebeknya sendiri juga renyah dan tidak liat. Pas lah tingkat kematangannya. Dan sungguh beruntung juga karena sosok itu terpilih menjadi salah satu dari 3 blogger yang memenangkan lomba livetwit sehingga bisa merasakan menu khas WarunKomando lainnya, yaitu Mie Ayam Komando yang Super Pedas! Bagi yang tidak suka pedas sebenarnya ada beberapa level bergantung selera. Meski belum mencapai tingkat enak yang diinginkannya, tetapi mie ayam di sini cukup recommended. Harga umumnya adalah Rp25ribu, tetapi karena lagi masa promosi maka harganya diturunkan menjadi hanya Rp20ribu, dapat es teh pula.

Bisnis-17

Ada juga menu serba Gurame seperti Gurame Ranjau Laut atau Gurame Terbang F16. Kemudian ada juga Nasi Goreng Kerusuhan atau Tahu Bom dan Tempe Mendoan. Tahu Bom sudah sosok itu coba sebagai appetizer. Pedes, tapi langsung seger saat tenggorokannya disiram dengan es teh manis. Bagi yang doyan udang juga tidak usah khawatir karena ada Udang Tempura, Udang Bakar Madu, Udang Lada Hitam, dan lain sebagainya. Kalau minumannya ada banyak pilihan. Mau yang panas ala Hot Cappucino, Hot Chocolate, Kopi Tarik, Kopi Tubruk, atau serba Teh yang dihargai antara Rp12ribu sampai Rp20ribu. Minuman segar ala jus juga ada seperti Jus Sirsak, Jus Jambu, Jus Nanas, dll dengan harga Rp23ribu. Begitu pula minuman serba es ataupun soda, banyak pilihannya dengan variasi harga Rp14ribu sampai Rp25ribu. Komplit, kan. Yuk, ah, mampir![]

Jam Buka WarunKomando
=>> 11:00 – 23:00 (weekdays)

=>> 11:00 – 00:00 (weekend)
=>> Call 021-83792795

Advertisements

One thought on “Bebek Mercon ala WarunKomando

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s