Memanen Cinta di Jubilare

Cinta … ah, sebuah kata yang menyihir
Hingga siapa pun tidak ingin disadarkan

Blogger-27

Hati Rena berbunga-bunga. Ia sendiri tidak tahu mengapa. Hanya saja perasaannya begitu kuat bahwa ada sesuatu yang istimewa hari ini. Ia hanya bisa menebak di dalam hati. Ajakan Handoko terasa tiba-tiba, juga misterius. Padahal sudah beberapa kali mereka makan berdua di warung pinggir jalan, kafe, atau resto. “Ah, ada gerangan apa ini?” bisiknya tak tenang. Ya, siapa juga yang santai-santai saja saat dirinya dibawa ke daerah Bandung Atas, lalu berbelok memasuki sebuah bangunan klasik. Tempat makan yang tidak biasa dan … pasti mahal. Dari luar tidak tampak seperti tempat makan, tetapi ada banyak kendaraan yang terparkir. Untunglah ada beberapa infografis yang menunjukkan bahwa tempat yang ditujunya adalah memang tempat makan. Satu kata untuk resto ini: mewah.

Rena mencoba menenangkan diri. Mewah dalam kesederhanaan tepatnya. Pokoknya … Rena sendiri sulit untuk menjelaskannya. Yang pasti, Handoko kemudian mengajaknya ke halaman belakang. Di sana ada banyak anggur tergantung. “Lezat pastinya,” bisik Rena. Akan tetapi setelah agak diperhatikan, ternyata anggur itu hanyalah hiasan belaka, bukan buah yang sebenarnya. Botol-botol bekas wine berjajar di salah satu sudut sebagai pemanis. Tadi ia sempat melihat ada lampu yang ditutup dengan sangkar burung. Dan yang membuat mata Rena membelalak adalah tiga toples yang tergantung di atas mejanya, berisi pasir dan lilin. Romantis. Apalagi ia suka pasir pantai. Ombaknya. Angin beraroma garamnya. Ahhh … tiba-tiba saja ia teringat dengan masa kecilnya yang bermain bersama anak-anak nelayan.

Blogger-28

Blue Sea | Baby Brown | Mint Breeze

Jubilare. Nama yang sangat Eropa. Ada kuda nil sedang tertawa bermain piano. Itulah lambang dari tempat makan yang kini disinggahinya bersama Handoko. Cultivating happiness. Sebuah tagline yang unik. Memanen kebahagiaan. Apa maksudnya? Pada saat Rena masih menebak-nebak, seorang pelayan mendatangi mejanya dan meletakkan tiga jenis minuman. Hijau, cokelat, dan biru. Itu warna-warnanya. Pelayan yang mengantarkan pun menjelaskan bahwa minuman yang berwarna hijau adalah Mint Breeze, dengan kandungan jus lemon, mint, sirup kiwi, sirup mojito, dan satu buah cherry di atasnya. Minuman berwarna cokelat adalah Baby Brown, yaitu berisi bandrek, vanila, krim susu, dan tentu saja cokelat. Paduan yang tidak biasa. Sedangkan minuman berwarna biru adalah Blue Sea, yang mengandung blue curacao, jus apel, jeruk, jus lemon. Ah, Rena jadi teringat dengan laut kembali. Minuman yang romantis. Tak sabar, Rena pun mencicipi satu persatu dari ketiga minuman itu. Satu kata: segar. Rena paling suka Blue Sea. Buah kecil mirip jeruk khas Spanyol (curacao) seakan pas menemani dirinya yang pecinta pantai.

Handoko tidak banyak cerita. Ia lebih banyak tersenyum dan memandang mesra. Rena suka itu, meski kadang jadi salah tingkah dibuatnya. “Pasti ada sesuatu di balik semua ini?” tanya hati Rena. “Kamu tahu nggak kalau ‘jubilare’ itu berasal dari bahasa Latin yang artinya berteriak dalam arti kata bergembira,” ujar Handoko tiba-tiba. Rena membesarkan matanya. “Jadi, ‘jubilare’ itu maksudnya adalah … tempat ini ingin memberikan pelayanan yang tidak hanya ramah kepada para pelanggan tapi juga dengan nuansa suka cita,” lanjut Handoko. Rena tersenyum, “O ya?” Handoko mengangguk, “Itu juga kata chef-nya. Nanti aku kenalin.” Handoko kemudian bercerita bahwa Jubilare berharap menjadi restoran ala Eropa yang terkenal di Bandung. Rena tanpa sadar menaikkan alisnya. Ia suka kalau Handoko sudah bercerita tentang tempat yang mereka kunjungi. Apapun itu.

Blogger-29

Chicken Quasadilla | Angel Hair Pasta | Mozarella Cheese Fritters

Rena yang awalnya menganggap bahwa Jubilare adalah sebuah kafe mewah, ternyata salah. Ia memperhatikan bahwa para pelanggannya mayoritas anak-anak muda seusianya. Kalau begitu harganya pun tidak terlalu mahal. “Tapi di sini kita nggak mesen wine, kan?” tanya Rena tiba-tiba. Handoko terkejut. “O tidak tidak. Kita muslim. Di sini masih banyak makanan dan minuman yang halal,” terang Handoko. Rena mengangguk lega. Kemudian, seorang pelayan datang kembali membawa dua menu. Tampaknya bukan pelayan, karena pakaiannya agak berbeda. “Nah, inilah Chef Yosef,” ujar Handoko berdiri. Rena pun menyalaminya. “Silakan mencicipi Mozzarella Cheese Fritters ini,” sahut Chef Yosef meletakkan bawaannya yang berbentuk seperti risol. “Begitu pula dengan Jubilare’s Chicken Quasadilla ini,” lanjutnya meletakkan menu berbentuk seperti roti cane. Rena suka keju dan mozzarella. Rasanya seperti meleleh di mulut. Akan tetapi agak lain jika digabungkan dengan tepung yang digoreng. “Ah, ini hanya soal selera saja,” bisik Rena tidak menghabiskan Frittersnya. Begitu pula dengan Quasadillanya, Rena lebih suka roti cane atau martabak. Untunglah Handoko tidak memaksa untuk menghabiskannya. Lagi pula ini baru starter, belum masuk ke menu utama.

Blogger-30

Chicken Teriyaki | Aromatic Fried Rice | Stuffed Baby Chicken | Beef Stroganoff

Tak lama, Chef Yosef sudah kembali membawa menu lainnya. Enam menu sekaligus. Inilah menu utama atau main course-nya. Ada Stuffed Baby Chicken, daging ayam roasted berusia muda disajikan dengan nasi mentega dan keju parmesan, ditambah garnis saus sayur beraroma dan bayam Inggris. Ada USA Black Angus Sirloin, yang disajikan bersama saus jamur, sayur, dan mashed potato. Ada Chicken Teriyaki yang merupakan menu umum dengan daging ayam yang lembut. Lalu ada Capelli D’Angelo di Marie atau Angel Hair Pasta yang sesuai dengan namanya jauh lebih mirip bihun, mirip rambut, yang dicampur dengan olahan seafood seperti udang dan saus tomat basil. Ada Jubilare Aromatic Fried Rice, nasi goreng khas Jubilare. Dan terakhir ada Jubilare Beef Stroganoff. “Ini menu andalan tempat ini,” ujar Handoko. Rena suka beef-nya yang disandingkan dengan nasi mentega, tetapi porsinya masih terlalu besar untuk ukuran tubuhnya.

Sambil mencicipi menu yang dihidangkan satu persatu, Chef Yosef kemudian menghampiri Rena. Katanya, “Di sini kami tidak menggunakan bahan penyedap atau MSG. Kami begitu sadar pentingnya kesehatan dan amat hormat pada para pelanggan. Untuk itulah semua bahan-bahannya merupakan olahan organik dari kebun-kebun kami sendiri di Lembang.” Rena mengangguk. Ia senang dengan penjelasan itu. Tanpa terasa, perutnya sudah penuh. Rena angkat tangan tanda sudah kekenyangan. Handoko tertawa. Namun tanpa dinyana, Chef Yosef sudah kembali membawa dessert sebagai menu penutup. Itulah Italian Panacotta dan British Chocolate Cake. Panacotta adalah puding khas Italia yang dicampur dengan es krim. Ada tiga rasa yang tersedia, yaitu original, green tea, dan yoghurt. Hmmm, Rena baru pertama kali ini mencobanya. Rasanya segar dan lumer di mulut. Ia benar-benar jatuh cinta pada menu penutup ini. Sempurna. Lalu British Chocolate Soft Cake adalah kue cokelat nan lembut dengan krim keju dan rum. Rasanya tidak terlalu manis, tapi tertutupi oleh es krim vanila madu. Lengkap di malam istimewa.

Blogger-31

Italian Panacotta | British Chocolate Soft Cake

Pada saat hidangan yang tersaji sudah dianggap selesai, Rena tiba-tiba saja membelalakkan mata. Handoko memegang tangannya dengan lembut, lalu menyerahkan sebuah kotak kecil dari kain beludru berwarna merah menyala. Bersamaan dengan itu, Chef Yosef datang bersama para krunya membawa kue tart yang tampak spesial. Handoko membuka kotak kecil di tangannya, memperlihatkan sebuah cincin berkilau indah sambil menundukkan kepala. Rena tak tahu apa maksudnya. Sampai saat ia melihat pada kue tart yang sudah tersaji di depannya, ada tulisan di sana. “Will you marry me?” Rena terhipnotis. Hanya sesaat. Ia pun segera memegang tangan Handoko, yang serta merta langsung mendongakkan kepala. Rena tersenyum dan mengangguk. Mata Handoko berbinar bahagia. Rencananya melamar Rena di Jubilare Dine & Wine berjalan dengan baik. Tempat ini menjadi saksi akan cintanya yang tak bertepuk sebelah tangan. Entah sudah berapa puluh pasangan yang melakukannya di sini. Recommended.

Jubilare Dine & Wine (Open 11.00 – 23.00 WIB)
Jl. Karangsari No. 14, Bandung. Telepon (022) 95555586
Twitter @jubilarebdg | Website http://jubilaredinewine.com

Tersedia:
1. Paket Joyful (Salad, Soup, Main Course, Dessert) dengan harga Rp250.000 per pax
2. Paket Happy (Salad, Main Course, Dessert) dengan harga Rp140.000 per pax
3. Paket Ispirazione Italiano (Soup, Main Course, Dessert) dengan harga Rp95.000 per pax

Advertisements

4 thoughts on “Memanen Cinta di Jubilare

  1. sumpah,,,, bagus banget paduannya… bercerita kisah cinta dan beriklan jubilare. saluuuut…. pengen belajar banyak dari jenengan.

    >> pengalaman nyata bukan ya? ^_^

  2. Bang, keren banget cara penulisannya. Review yg dibalut apik di dln sebuah cerpen. Salut!

    >> Biasa aja lah, Mbak Al. Mungkin karena kebiasaan nulis cerpen kali ya hehehe….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s