TB Dapat Disembuhkan

Hari sudah menjelang siang. Cuaca tidak bersahabat karena semakin terik, belum lagi ditambah dengan kemacetan sehingga perjalanan terhambat ditambah bonus kepulan asap karbon monooksida. Sosok itu menaikkan buff agar menutupi hidung sepenuhnya. Paling tidak kain itu dapat mencegah asap polutan terhirup langsung olehnya. Perjalanan menuju Cihampelas berjalan agak lambat, tapi kayuhannya tidak juga berkurang. Hingga sampailah ia di depan sebuah ruangan yang sudah berisi orang-orang berbau wangi di dalam hotel, memastikan bahwa tempat yang dituju tidak salah, lalu mengisi form registrasi ulang. Sempat ‘say hi‘ dan bersalaman dengan semua yang hadir, ia pun pamit sejenak untuk membersihkan diri di kamar kecil. Bau keringat dan jersey sepeda tentu tidak pantas di tempat tersebut. Paling tidak penampilannya berubah saat berbaur dengan semua #SahabatJKN di ruang makan.

Event-03

Sahabat JKN adalah istilah akrab dari para blogger yang bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan RI dalam menyebarkan isu-isu kesehatan yang benar kepada masyarakat luas. JKN sendiri adalah kependekan dari Jaminan Kesehatan Nasional. Penggunaan istilah #SahabatJKN ini paling tidak ingin menunjukkan bahwa blogger sebagai media penyambung itu posisinya dekat dengan semua orang. Blogger siap menjadi pendamping demi tercapai tujuan masyarakat Indonesia yang sehat. Mengapa blogger yang digandeng? Hal ini tentu saja tidak terlepas bahwa media sosial memegang peranan penting dalam upaya penyebarluasan informasi yang tepat. Kebetulan sosok itu mendapatkan kesempatan berharga kali ini untuk menghadiri Workshop Kesehatan tentang Penyakit TB. Ini adalah kerjasama yang ketiga antara Kementerian Kesehatan dengan blogger.

TB atau Tuberkulosis adalah penyakit menular yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium Tuberculosis. Kuman ini begitu kecil dan melayang-layang di udara sehingga penularannya begitu cepat. Kuman TB bisa menyerang tubuh manusia, terutama paru-paru karena kuman ini berkembang biak dengan baik di media yang mengandung oksigen tinggi. Itulah mengapa penyebarannya selalu dengan medium udara. Seorang pasien TB yang batuk atau bersin akan menyebarkan kuman TB-nya ke udara, lalu terhirup oleh orang yang ada di sekitarnya. Karena faktor itulah penyakit TB yang ditemukan hampir 90% menyerang paru-paru. Akan tetapi TB juga dapat ditemukan di semua organ manusia seperti mata, otak, tulang, usus, dan lain sebagainya. Organ tubuh yang tidak dijangkiti kuman TB hanya gigi, rambut, dan kuku. Namun perlu dicatat dan dipahami bahwa TB bukan penyakit turunan, bukan pula disebabkan oleh kutukan ataupun guna-guna.

Event-04

Para Blogger yang tergabung dalam #SahabatJKN

Sosok itu jadi teringat pada masa dirinya masih berstatus mahasiswa. Saat ujian praktikum, dirinya terpaksa memakai berlapis-lapis pakaian. Kaos, kemeja, jaket, dan jas laboratorium. Tubuhnya menggigil saat menjalani ujian itu. Konsentrasinya sudah pasti buyar. Sepulang ujian, kondisi tubuhnya semakin lemah dan payah. Beberapa kali dirinya hampir pingsan sementara perutnya terus membuncit karena entah sudah berapa hari ini belum bisa buang air besar. Ia pun memutuskan untuk menemui orangtuanya di Jakarta. Benar saja, ia langsung dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan. Operasi juga dilakukan untuk mengambil usus yang membusuk. Sosok itu divonis terkena TB tulang dan TB usus. Ia dirawat selama sebulan lebih, tubuhnya hanya memiliki bobot 45kg saat dinyatakan sehat dan boleh pulang ke rumah. Itu pun masih dilanjut dengan pengobatan rutin dan penyuntikan yang amat menyiksa.

Sekarang, semua orang sudah dapat menyaksikan dengan mata kepala sendiri, bahwa dirinya sudah sembuh total. Sudah bisa beraktivitas dengan baik, lalu menjelma blogger yang begitu gemar bersepeda dan berlari. Ya, TB dapat disembuhkan. Hanya saja perlu dipahami bahwa pengobatan TB harus tuntas, tidak boleh berhenti di tengah jalan meski memang tidak nyaman. Jika berhenti minum Obat Anti TB (OAT) sebelum waktunya, maka kuman di dalam tubuh menjadi kebal atau resisten terhadap obat. Kuman mengalami mutasi sehingga tidak mempan lagi terhadap obat yang sama. Kuman TB ini tentu harus dibasmi oleh obat yang lebih hebat lagi, dan tentunya akan lebih mahal. Kalau sudah begini pengobatan akan berlangsung lebih lama. Awalnya diperkirakan hanya berlangsung selama 6 (enam) bulan pengobatan, kini bisa mencapai atau lebih dari 2 (dua) tahun. Inilah yang disebut dengan TB MDR (Multi Drug Resistant TB). Siapa yang mau?

Langkah mencegah penyakit TB sebenarnya mudah, tetapi pada praktiknya sulit. Hal ini diakibatkan oleh proses pengobatan yang lama. Perlu kesabaran dan dukungan keluarga untuk menjalaninya. Tak jarang, pasien TB yang ditemui sosok itu sampai ada yang harus bercerai karena pasangannya tidak sabar. Langkah-langkah sederhana yang bisa dilakukan adalah pertama, minumlah obat secara teratur. Setelah 2 (dua) minggu minum obat, maka kuman tidak akan menular ke orang lain. Langkah kedua, pasien TB harus menutup mulutnya sewaktu batuk atau bersin. Gunakan kain atau tisu yang setelah digunakan harus dibuang dengan baik. Kalau tidak ada, gunakan punggung tangan atau lengan, Langkah ketiga, tidak membuang dahak di sembarang tempat tapi dibuang pada tempat khusus dan tertutup. Dan langkah keempat, rumah tinggal harus mempunyai ventilasi udara yang baik agar sirkulasi udara berjalan lancar.

Event-05

Tidak ada yang suka saat dirinya harus minum obat. Sosok itu pun mengalami sendiri bagaimana tersiksa dirinya saat harus menjalani pengobatan berbulan-bulan. Efek samping jelas pasti ada, tapi tidak semua orang mengalami hal yang sama. Paling tidak ada beberapa gejala yang akan dialami, dan hal ini masih terbilang normal. Gejala tersebut adalah hilangnya nafsu makan, mual, sakit perut, nyeri sendi, kesemutan sampai rasa terbakar di kaki, dan warna kemerahan pada air seni (urine). Intinya adalah jangan pantang menyerah demi harga sebuah kesembuhan. Setelah itu, terapkan pula gaya hidup sehat seperti makan makanan bergizi untuk meningkatkan daya tahan tubuh, menjemur alas tidur agar tidak lembab, serta membuka jendela agar rumah mendapatkan cukup sinar matahari dan udara segar. Kalau sudah kuat, mulailah dengan melakukan olahraga teratur, termasuk hindari dan jangan lagi merokok. Ini penting, lho. Oya, untuk anak-anak usia di bawah 5 tahun lebih baik juga disuntikkan vaksin BCG.

Ingat! Penyakit TB dapat menyebabkan kematian jika tidak diobati. Dan kalau sudah diobati, harus dilakukan sampai selesai. Kalau berobat tuntas, TB akan sembuh dengan tuntas. Jangan khawatir dengan masalah biaya karena obat TB diberikan secara gratis dan dapat diperoleh di Puskesmas atau Rumah Sakit. Kalau masih bingung atau memerlukan informasi lebih lanjut tentang penyakit TB, jangan sungkan untuk menanyakan pada petugas kesehatan setempat.[]

Advertisements

3 thoughts on “TB Dapat Disembuhkan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s