Nyaman di Rumah dengan IndiHome

Malam yang membasah
Langit sepertinya sedang menangis
Lampu-lampu jalan pun mendesah
Melantunkan bait yang mengiris

Hmmm … hujan memang seperti tidak mau pergi di kota Bandung tercinta, apalagi kalau sudah memasuki sore hingga malam hari. Seperti malam itu. Malam yang membasah. Jumat, 20 Maret 2015. Sosok itu dan sang belahan jiwa menjadi resah. Bingung antara membatalkan atau terpaksa basah-basahan di tengah malam. Azan maghrib telah lewat tapi suara merdu di atap bangunan RS Muhammadiyah seperti tak mau mengecil. Terus menggema seperti tanda yang ingin mengatakan, “Hei, ini memang waktunya istirahat. Tetaplah di tempat dan tidak usah ke mana-mana.” Sosok itu mengernyit. “Tidak bisa begitu,” bisiknya menolak. Meski nanti pakaiannya basah, silaturahim akan segera menghangatkan hatinya. Dia yakin itu.

Teringat akan hujan, sosok itu jadi merasa sebal dengan akses jaringan tanpa kabel. Cuaca memang menjadi faktor pengganggu sehingga tidak jarang suasana yang sudah dibangun begitu nyaman dan nikmat saat santai di rumah pada akhirnya harus rusak. Saluran yang tidak bersih dan bahkan menjadi penuh dengan semut, atau bola yang tiba-tiba saja menjadi patung di udara. Sosok itu tidak tahu apakah hasilnya adalah gol atau tidak. Streaming yang terjadi pada akhirnya menjadi nge-hang dan ituuu … sangat menyebalkan. Tidak ada lagi kenyamanan di rumah. Kalau bisa masak, mungkin kekesalan itu bisa dialihkan. Kalau tidak? Entahlah. Paling tidak, dia berharap ada akses jaringan kabel yang jauh lebih baik dari kabel-kabel sebelumnya. Adakah?

Event-16

Sosok itu bersama sang belahan jiwa akhirnya memaksakan diri untuk berbasah-basah di malam itu. Mereka berdua yakin bahwa ada kehangatan setelahnya. Dan itu memang terjadi. Sudah banyak warga #BloggerBDG yang berkumpul di Roemah Keboen, sebuah rumah makan di kawasan jalan Riau. Mereka semua senang berkumpul dan kopdar (kopi darat) adalah alasan paling keren yang bisa terjadi di komunitas blogger. Malam yang membasah kemudian benar-benar menghangatkan hati. Tidak ada raut wajah yang murung hanya karena langit sedang menangis. Bait-bait yang mengiris seolah lenyap tak berbekas berganti dengan tawa dan canda para blogger. Hidangan pasta, kentang pure, zuppa soup, daging-dagingan, dan buah-buahan langsung membungkam rasa sedih itu. Benar-benar mengenyangkan hati. Apalagi ilmu yang didapatkan.

INDIHOME TRIPLE PLAY

Masalah cuaca akhirnya terjawab sudah. Hujan dan petir bisa diabaikan jika sudah menggunakan IndiHome. Oya, ini lagi ngomongin masalah akses jaringan di atas. Kebetulan malam itu, ada peserta kopdar yang paham betul tentang masalah akses jaringan ini. Benar-benar pas. Pas lagi ada masalah, pas ketemu bagaimana cara mengatasinya. Akhirnya ditodonglah sang pakar itu untuk menjelaskan apa itu IndiHome. Kuncinya ternyata ada pada kabel fiber optik dimana IndiHome sudah menggunakannya, dan ini jelas berbeda dengan jaringan yang masih memakai kabel lama yang berbahan coax atau tembaga. Meski sedikit lebih mahal, kabel fiber optik memiliki lima keunggulan dibanding kabel coax/tembaga.

Event-17

Akhirnya sosok itu jadi tahu mengapa kabel optik lebih unggul dibandingkan kabel biasa, dan sudah pasti jauh lebih unggul daripada yang tanpa kabel. Dengan begitu layanan internet yang didapatkan akan lebih cepat, lebih stabil, lebih andal, dan lebih canggih. Ya, fiber optik merupakan teknologi penghantaran data tercanggih dan terbaru yang digunakan dalam layanan fixed broadband. Untuk sebagian besar wilayah Indonesia, IndiHome akan dilayani dengan menggunakan 100% fiber, kabel yang benar-benar sampai ke rumah pelanggan. Sang belahan jiwa kemudian tersenyum padanya, lalu mengangguk. Sang pakar berkata, “IndiHome merupakan layanan Triple Play dari Telkom yang terdiri dari telepon rumah, internet berkecepatan tinggi, dan Usee TV cable (interactive TV).”

Beberapa #BloggerBDG sempat bertanya apakah harus memiliki line telepon dahulu sebelum berlangganan IndiHome? “Tidak perlu,” jawab sang pakar, “yang terpenting adalah memastikan dulu apakah daerah tempat tinggalnya sudah ada jaringan kabel fiber optik. Jika sudah ada maka lebih mudah. Kan, paket yang ditawarkan sudah termasuk mendapatkan telepon rumah dengan biaya lebih murah dan kualitas suara jernih. IndiHome menawarkan gratis nelpon 1000 menit (17 jam) baik lokal maupun interlokal per bulan. Nah.” Sosok itu mengacungkan tangan, “Lalu bagaimana yang belum ada jaringan kabel fiber optik?” Sang pakar tersenyum, “Selain layanan Internet on Fiber [IoF], IndiHome juga menyediakan layanan High Speed Internet [HSI].” Kemudian terpampanglah sebuah slide yang menjelaskan perbedaan antara IoF dan HSI.

Intinya kurang lebih begini … bahwa terdapat perbedaan dari sisi bandwith, kestabilan, perawatan, ketahanan, dan keamanan. IF hanya berlaku untuk lokasi yang tersedia jaringan fiber (FTTH atau Fiber To The Home) sedangkan HSI khusus untuk lokasi yang belum terlayani FTTH. IF mempunyai bandwith up to 100Mbps, sedangkan HSI hanya mempunyai bandwith 1-5Mbps. IF mempunyai kecepatan yang lebih stabil jika dibandingkan dengan HSI pada saat melakukan sharing akses internet secara bersamaan. Terakhir, IF lebih tahan dalam kondisi cuaca apapun seperti serangan petir dan gangguan elektromagnet dibandingkan HSI sehingga komputer yang digunakan menjadi lebih aman. Inilah alasan mengapa IF tidak perlu perawatan secara berkala. Ya, memang hampir mirip dengan tabel di atas.

Event-18

Sosok itu lalu mengambil kesimpulan bahwa IndiHome itu seolah-olah memiliki delapan tangan, mirip gurita. Mungkin itulah mengapa IndiHome menyebutnya sebagai Paket Octuple Play. Artinya, ada 8 (delapan) layanan dalam satu paket untuk mendukung perkembangan gaya hidup dan kebutuhan pelanggan: yaitu (1) Akses internet kecepatan tinggi dengan adanya kabel fiber optik; (2) Usee TV Cable dengan teknologi IPTV untuk menikmati 99 channel; (3) Telepon rumah yang murah; (4) Nirkabel seluler di dalam rumah yang praktis, mudah, ekonomis, dan cakupan luas; (5) Akses internet wifi secara otomatis (seamless) hanya dengan biaya 10ribu per bulan; (6) Digital musik dimana pelanggan mendapatkan bebas streaming selama 12 bulan dan gratis perlindungan antivirus; (7) Global call dengan harga menarik; serta (8) Home automation berupa pemantauan rumah saat ditinggal pergi.

Sang belahan jiwa lalu mendekat dan berbisik, “Pokoknya kita harus berlangganan.” Sosok itu ganti berbisik, “Tapi pastikan dulu komplek tempat tinggal kita sudah ada jaringan kabel fiber optik apa belum.” Ya, paling tidak itu langkah pertama agar saat di rumah bisa merasa nyaman dengan fasilitas IndiHome. Sehingga kehangatan yang dirasakan saat kopdar itu bisa tertular ke dalam rumah. Insya Allah.[]

Advertisements

One thought on “Nyaman di Rumah dengan IndiHome

  1. sangat senang tentunya punya rumah ya mas….
    apalagi rumah yang sudah didesain sedemikian rupa…

    bener-bener rumah istimewa…

    >> Nah, rumah ini adalah pilihan pertama setelah atau menjelang menikah. Setelahnya barulah berpikir tentang kendaraan hehehe. Insya Allah di rumah akan menjadi adem kalau memang milik sendiri ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s