Jalan Pemimpi Menjadi Pemimpin

A leader is best when people barely know he exists, when his work is done, they will say: we did it ourselves – Lao Tzu

Bagi Anda yang telah memiliki anak, seberapa sering Anda menghabiskan waktu bersama mereka? Yup, tanpa disadari bisa jadi waktu efektif kita sebagai orangtua bersama anak-anak ternyata sedikit sekali jika dibandingkan dengan waktu kita bersama kawan-kawan di kantor atau di lingkungan dimana kita beraktivitas. Bahkan, terlalu sedikit. Ada beberapa, bisa jadi banyak, para orangtua yang berangkat kerja saat anak-anaknya belum bangun, lalu pulang ke rumah saat anak-anak sudah terlelap. Yang bisa dilakukan olehnya hanyalah memandang wajah teduh mereka yang entah lagi memimpikan apa. Lalu bagaimana dengan sosok itu?

Dia tidak jauh berbeda. Itulah mengapa dirinya memutuskan untuk resign sekira dua tahun lalu. Harapan tertingginya pada saat itu adalah bisa mendampingi anak-anaknya setiap hari. Tetapi hidup memang tidak semudah yang diteorikan atau direncanakan. Masih saja waktunya jauh lebih sedikit dari waktunya bercengkerama dengan orang lain. Sebagai seorang pemimpin di sebuah ruang bernama keluarga, dirinya terlalu banyak kekurangan. Masih banyak pelajaran atau ilmu yang harus digali agar bisa menjadi kepala rumah tangga yang paripurna. Itulah mengapa jika ada waktu yang bisa digunakan demi kebersamaan dirinya dengan anak-anak, akan dipaksakan. Dan itu juga yang dia lakukan saat mengajak Kakak Bintan ke sebuah tempat makan yang mengasyikkan di daerah Dago, bernama Noah’s Barn, menjelang makan siang.

Keluarga-09

Ternyata eh ternyata, tempat makan ini mengasyikkan sekali, terutama dari sisi desainnya. Spot favorit tentu saja di halaman belakang yang memiliki kolam tanpa ikan terluas. Dengan bentuk modular, lalu dibuat semacam air terjun berputar, siapapun bisa betah berada di sini. Itulah mengapa sosok itu begitu adem menikmatinya. Meski cuacanya cerah dan terik, menyaksikan air dan hijaunya tanaman jadi terasa suejuuuk. Beberapa anggota #BloggerBDG juga telah hadir dan membentuk kelompok-kelompok kecil menyesuaikan besarnya meja. Begitu waitress datang, Kakak Bintan langsung memesan steak plus kentang goreng dan jus strawberry, sedangkan sosok itu memesan spaghetti dan jus jeruk. Sengaja berbeda biar bisa saling merasakan.

Menjadi kepala keluarga itu tidak mudah. Tidak hanya mampu menafkahi secara materi anggota keluarganya, tetapi juga bagaimana membimbing mereka menapaki kehidupan. Bagaimana menemani sang belahan jiwa agar hatinya menjadi tenang menghadapi semua kesulitan yang dihadapi setiap hari, baik di lingkungan pekerjaan maupun di lingkungan keluarga. Juga bagaimana membimbing anak-anak yang memang sangat membutuhkan sosok orangtua agar menjadi pelita dan bekal bagi mereka nantinya. Kehidupan orangtua jelas berbeda dengan kehidupan mereka nantinya. Menjadi pemimpin itu tidak mudah. Itulah mengapa XL menghadirkan XL Future Leaders 4, program pendidikan soft skill untuk melatih jiwa kepemimpinan yang sangat dibutuhkan oleh para mahasiswa. Harapannya, mereka akan lebih siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan, termasuk bersaing dalam merebut posisi-posisi penting di berbagai bidang.

Sambil melatih bagaimana menjadi pemimpin yang baik bagi Kakak Bintan, alhamdulillah sosok itu juga mendapat ilmu dan pengetahuan tentang XL Future Leaders di Noah’s Barn. Program ini adalah bukti komitmen dan konsistensi XL dalam mendukung peningkatan dunia pendidikan di Indonesia. Berdasarkan penelitian, bukan hanya IPK tertinggi atau kecerdasan akademis yang bisa membuat seorang mahasiswa akan berhasil di tempat kerjanya, tetapi lebih kepada soft skill yang meliputi tiga area kompetensi utama. Tiga kompetensi utama yang dimaksud adalah komunikasi yang efektif, jiwa kewirausahaan dan inovasi, serta kemampuan mengelola perubahan. Sosok itu merasakan sekali betapa pentingnya tiga kompetensi ini dalam membangun keluarganya. Pilar utama dari itu semua adalah komunikasi yang baik. Ituh!

Keluarga-10

XL FUTURE LEADERS 4

Esensi dari kepemimpinan adalah bahwa Anda harus memiliki visi – Theodore Hesburgh

Kalau ada yang bertanya apa itu XL Future Leaders 4, maka jawabannya adalah sebagai berikut. XL Future Leaders adalah program Corporate Social Responsibility dari PT XL Axiata, Tbk sebagai bentuk komitmen dan kesungguhan XL dalam berkontribusi pada peningkatan kualitas SDM di Indonesia, khususnya anak-anak muda agar memiliki daya saing tinggi dan memiliki kompetensi berskala global agar mampu bersaing di dunia internasional. Para peserta program akan menjalani workshop dan materi pelatihan lainnya selama 2 tahun penuh. Ada syarat minimum untuk mendaftar program ini.

  1. Kuliah tingkat S1 di Perguruan Tinggi di Indonesia.
  2. Sedang menjalani perkuliahan tahun ke-2 atau ke-3.
  3. IPK min 2,8.
  4. Usia maksimal 21 per 31 Desember 2015.
  5. Jika terpilih, berkomitmen untuk menjalani program selama 2 tahun.

Ada 3 (tiga) materi yang akan disampaikan nantinya, yaitu tiga kompetensi yang sudah disebutkan di atas. Penjelasannya (1) Komunikasi Efektif adalah sebagai kunci sukses para pemimpin dalam menyampaikan pendapat dan bernegosiasi; (2) Jiwa Kewirausahaan dan Inovasi termasuk dalam kategori kepekaan dalam melihat peluang yang akan mengantar pada keuntungan ekonomis; dan (3) Kemampuan Mengelola Perubahan yang diantaranya mampu beradaptasi dengan pesatnya perkembangan teknologi dan menjadikan hal ini sebagai peluang emas untuk dimanfaatkan. Peserta insya Allah akan dibimbing oleh 6 orang fasilitator yang memiliki kompetensi tinggi di bidangnya masing-masing. Penasaran siapa mereka? Sammma … ^_^

Keluarga-11

Yang unik dari program ini adalah setiap peserta dijamin tidak akan meninggalkan perkuliahan karena program pelatihan selama 2 tahun tersebut berbentuk workshop tatap muka dan pembelajaran jarak jauh (online learning). Workshop tatap muka sendiri diadakan setiap 2-3 bulan sekali di kota yang terdekat dengan Anda. Jadi asyik dong karena pesertanya tetap bisa menjalani kegiatan perkuliahan seperti biasa. Oya, catat juga bahwa meski bukan pengguna XL, siapa pun boleh mengikuti program ini. XL Future Leaders juga bukanlah program rekruitmen sehingga tidak ada kewajiban peserta program untuk menjadi karyawan XL. Namun jika memenuhi syarat yang ditentukan XL, tentu saja boleh melamar.

Selain XL Future Leaders, ada juga program XL BOD Challenge yang tujuannya sama, yaitu untuk mencari bibit pemimpin masa depan. Hanya sedikit perbedaannya, program BOD Challenge adalah mencari “pengganti” para direktur XL dan menjalani peran mereka selama 1 minggu penuh. Asyik, gak, tuh?! Jadi, untuk semua mahasiswa/i yang sudah memenuhi persyaratan di atas sila daftarkan diri kamu di http://join.xlfutureleaders.com. XL akan memilih minimum 120 mahasiswa terbaik dari seluruh Indonesia yang memenuhi persyaratan. Pendaftaran dibuka sampai 30 Mei 2015 untuk XLFL Global Leaders dan dibuka sampai 30 Juni 2015 untuk BOD Challenge. Oya, ikuti juga Roadshow XLFL 4 di kotamu dan cek terus twitter @xlfutureleaders. Happy weekend![]

Advertisements

One thought on “Jalan Pemimpi Menjadi Pemimpin

  1. Bicara anak, saya jadi sedih karena berjauhan.
    Salut buat XL semoga bisa membantu mahasiswa kurang mampu.

    >> Yup, sedih juga kalau harus berjauhan dengan anak. Catat: berprestasi, jadi bukan hanya karena kurang mampu ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s