Kopdar Tanpa Gadget ala Bandung

“Halo Bloggers…
Bulan puasa ini ada acara ngabuburit
atau buka bareng gak?”

Itulah pesan pertama yang dikirimkan Teh Eka pada hari Sabtu (20/6/2015) tepat pada pukul 5:50 AM ke inbox bersama. Hanya sosok itu, Nchie, dan Meti. Sederhana, tapi membuka peluang silaturahmi. Obrolan pun disahut dan akhirnya saling sahut-menyahut hingga menjelang siang. Kesimpulannya #BloggerBDG mendapatkan fasilitas dari #KaosGurita untuk menyelenggarakan acara buka bersama. Pokoknya, Teh Eka hanya mewanti-wanti, “Konsepnya mah saya bisa nyediain tempat dan makanan aja hihihi….” Alhamdulillah. Belum sempat sosok itu menyempurnakan senyumannya, Teh Eka kembali nulis, “Paling tambahannya saya nyediain doorprize juga deh. Intinya sih pgn bikin Ngabuburit & Bukber Blogger Bageur.”

Keluarga-17

Oke! Bola salju sudah digulirkan. Obrolan terus berlanjut tak kenal waktu. Pagi, siang, sore, malam, bahkan tengah malam. Ruang chat yang hanya berisi 4 (empat) ekor itu penuh oleh obrolan hangat. Maklum, sekalian sosonoan. Dari ratusan pesan itu, akhirnya memang diskusi makin mengerucut dan harus ada yang dipastikan, yaitu 1) Penentuan tanggal; 2) Acaranya apa? Gimana?; 3) Penentuan tema; 4) Rundown acara; 5) Desain pamflet; dan 6) Jumlah peserta. Poin yang terakhir ini terjadi menjelang hari H karena dikhawatirkan membludak.

Ada beberapa kata kunci yang menarik dari obrolan tersebut. Nchie bilang, “Kangen sama blogger2 yg sepuh. Sambil nostalgia.” Oke, sosok itu berarti termasuk yang sepuh. Gak masalah. Meti pun mengusulkan, “Dari kita untuk kita aja, sharing2 … 1) Dari Abang dulu mau dibawa kemana atau diapain blogger bdg, diskusi offline kayaknya seru, 2) Kalo mau ngisi acara di blogger bdg byk yg berpotensi, tp yg ini jangan dulu, mending diskusi dulu deh ttg blogger bdg.” Oke, sudah ditangkap maksudnya. Teh Eka pun mengomentari, “Yg blogger mah setuju tuh, nostalgia. Saya juga mau nostalgia pertemuan pertama dengan temen2 blogger waktu itu di cihampelas. Terus kesini2 jadi banyak kenal. Seneng aja bisa mengakomodir kalo blogger butuh tempat silaturahmi.”

Keluarga-12Akhirnya ide-ide bermunculan. Segar seperti embun yang baru terbentuk saat fajar tiba. Atau seperti gemintang yang dilihat di tengah pebukitan, takterhitung dan membuat hati ini nyaman dan senang. Nah, saking cerewetnya mereka bertiga saling sahut-sahutan (di luar Teh Eka), tiba-tiba saja ada pesan khusus di WA. Oalah … ternyata Meti langsung membuat grup khusus bertiga. Namanya pun keluar begitu saja dengan nama Trio Kwek-Kwek. Hahahaha … dasar duo emak dan satu bapak yang gak sadar umur. Jadilah obrolan ada di dua tempat yang berbeda aplikasi. Namun alhamdulillah ide semakin mengerucut dan mulai kelihatan bentuknya. Salah satu ide sosok itu untuk acaranya adalah:

  1. Lomba livetweet. Cukup 5 twit per blogger. Dicari yg paling rame dan bodor. Hesteknya #BloggerBDGBageur #BukberBDG
  2. Lomba ngeblog per kelompok (4-5 orang)
  3. Lomba foto di instagram/twitter berdasarkan tulisan2 di Kaos Gurita. Per kelompok juga bisa.

Sahut-sahutan lagi. Benar-benar rapat panitia yang fun. Gak pernah ketemu, tapi asyik aja. Namun yang paling utama dari semua masukan itu, mereka semua sepakat bahwa acara buka bersama itu haruslah FOKUS ke acara dan bisa ngobrol-ngobrol. Jadi, tidak boleh tuh ada yang mantengin laptop atau memainkan gadget-nya. Pokoknya, gimana caranya agar semua peserta menikmati dunia offline. Ide cemerlang muncul agar semua gadget dikumpulkan. Catatannya, nanti kalau sudah pulang dan sampai di rumah masing-masing, semua blogger bisa RT dan mention semua twit, bisa komen-komenan di instagram, plus komen di blog yang jadi peserta.

Keluarga-13

HARI H, THE BUKBER DAY

Disepakatilah bahwa acara tersebut bertema #BloggerBageur dan #BasrengBDG yang berarti Buka Puasa Bareng Blogger Bandung & Kaos Gurita. Sudah tidak peduli lagi siapa yang memegang rundown acara. Semua saling percaya dan janjian untuk datang sebelum acara. Pada akhirnya acara mengalir begitu saja. Memang tidak sama persis dengan apa yang direncanakan, tetapi paling tidak masih berpegang dari konsep awal. Misal yang awalnya ada tausiyah jadi diisi dengan pembacaan dua artikel di buku “Ibu Pertiwi Memanggilmu Pulang” karya Pepih Nugraha. Semua artikel yang ada di buku tersebut kebetulan adalah konten blog dari Kang Pepih yang renyah. Sosok itu ingin menunjukkan bahwa #BloggerBDG sudah seharusnya kembali pada fitrahnya sebagai seorang blogger, yaitu menuliskan hal-hal yang ada di sekelilingnya. Bukan lagi terjebak pada dunia review, dunia materi, atau dunia buzzer yang kini memang menggoda keimanan para blogger.

Keluarga-16

Kopdar atau kopi darat mencoba dikembalikan lagi pada saat-saat awal para blogger saling bertemu, lalu berkenalan, dan mengobrol ngalor-ngidul laksana keluarga. Bukan kopdar ala undangan dari pihak ketiga sehingga muncullah paradigma bahwa gadget adalah segalanya. Semua sibuk ngetwit, semua sibuk selfie lalu dipasang di instagram, semua sibuk dengan ngeblog on the spot, semua sibuk dengan target masing-masing agar bisa menang lomba. Sosok itu pun menyadarinya bahwa hal tersebut terjadi pada dirinya sendiri. Para blogger menjadi lupa untuk bersosialisasi yang sebenarnya. Memandang raut wajah lawan bicaranya, menikmati senyuman atau gigi putihnya, atau bahkan kalau perlu menghitung jumlah jerawatnya #eh. Jujur, sosok itu kangen dengan masa-masa seperti pada Kopdar Pelangi di Jakarta, Kopdar Heritage di Bandung, atau Kopdar di Kerajaan Parongpong.

Keluarga-15

Pada akhirnya, gadget pun tidak jadi dikumpulkan karena masing-masing sudah sadar. Dan lomba yang resmi diadakan hanya ada dua. Lomba on the spot dan lomba after event. Untuk yang pertama dipilih lomba foto berkelompok dan lomba ngeblog berkelompok. Hanya ada dua laptop yang tersedia. Hanya ada empat kelompok yang terlibat dimana masing-masing kelompok terdiri atas 5-7 orang. Sisanya sudah pulang duluan karena ada acara lain dari total 28 #BloggerBDG yang hadir. Dua kelompok langsung nulis di laptop, sedang dua kelompok lainnya asyik berfoto. Saling bergantian. Seru.

Nchie sampai bilang, “Terharu. Ternyata bisa ya menyatukan mereka dalam kebersamaan yg sederhana ini.” Meti pun bilang, “Pokoknya bener2 ngerasa memiliki, kekeluargaannya dapet. Termasuk antara komunitas dan gurita gak ada benteng. Kita sama2 memiliki bukber kmrn, sesama blogger pun bener2 ngangenin. Aah sudah diungkapin deh. Jd pengen bikin acra gathering yg sifatnya di alam terbuka. Kyknya lebih seru. Kmrn bener2 gimana gituh, terutama buat bapak2nya terlihat tampak kompak. Kalo emak2nya mah jgn ditanya hihihi….”

Dengan waktu 15 menit, akhirnya semua lomba bisa diselesaikan dengan baik. Juara masing-masing kategori pun terpilih dan mendapatkan hadiah yang tidak mereka sangka. Sedangkan lomba after event sebenarnya sama, hanya tidak berkelompok. Lomba foto dan lomba ngeblog. Khusus untuk lomba ngeblog, mereka semua hanya diberi waktu 3 (tiga) hari saja. Saking senangnya, Teh Eka pun memberi kejutan, “Semua peserta akan mendapatkan Kaos Gurita. Boleh memilih model dan size-nya.” Alhamdulillah. Para #BloggerBDG bertepuk tangan. Tampak kebahagiaan di wajah mereka. Paling tidak, ada energi tambahan agar mereka mau nulis sesuatu di blog mereka. Teknisnya tidak terlalu detail. Pokoknya nulis. Insya Allah akan dipilih 3 (tiga) postingan terbaik. Mari tunggu apa yang bisa disajikan oleh mereka semua. Jadi, buat kawan-kawan blogger sedunia, yuk kembali ke fitrah blogger yang sebenarnya. Jangan lupa blogwalking ke blog mereka yang insya Allah akan di-update di bawah ini.[]

Keluarga-14

Tengah malam, Nchie mengirimkan banyak foto tentang kemeriahan semalam. Sosok itu terharu. Bahkan ada ucapan Nchie tentang Trio Kwek-Kwek yang membuatnya merasa bahagia. “Kita tanpamuh, Bang, bagaikan sayur tanpa garam. Blogger tanpa Abang, rasanya basiii … ehh, hambar. Hahahaha. Pasti si Abang mesem2 di balik Ummi.” Aih, itu mah adanya di obrolan chat beberapa hari yang lalu. Gak papa lah di-share. Yang benar, Nchie cuma bilang, “Have fun lah. Kita menikmati dunianya masing2. Hanya bisa saling mendoakan semoga kebersamaan persahabatan dan persaudaraan tetep terjalin eeeaaaa….” Sosok itu hanya tersenyum dan berbisik … amiiin. Oya, mohon doanya ya insya Allah #BloggerBDG akan menggelar event Kopdar Blogger Nasional pada sekitar bulan Agustus-September 2015. Jangan lupa follow @ngariungblogger ^_^

UPDATE POSTINGAN #BloggerBDG

1. Ade Truna – Berbuka Puasa Bareng Kaos Gurita Bandung
2. Tian Lustiana – Buka Bareng Blogger Bandung
3. Efi Fitriyyah – Basreng Hangat Blogger Bandung Mengalahkan Medsos
4. Winursih UwienBudi – Kopdar Blogger Bandung Bareng Gurita
5. Ummi Bindya – Bukber dengan Tema Basreng
6. Dey – Sumpah, Aku Norak!
7. Erry Andriyati – Ketika Mahluk Norak Berkumpul!
8. Sandra Nurdiansyah – Apa yang Beda di Malam Nuzulul Qur’an 2015?
9. Ahmad Najip – Karena Blogger Nu Gaduh Bandung
10. Ima Emaknya Alif – Basreng Gurita Menyatukan Blogger
11. Euis Sri Nurhasanah – Basreng BDG: Hitam Norak Bergembira
12. Meta Maftuhah – Basreng Bersama Kaos Gurita Seru Tiada Tara
13. Arhie Ashari – Bersenang-senang Ala Blogger Bandung
14. Widya Herma – Buka Puasa Anti Mainstream Ala Blogger Bandung dan Kaos Gurita
15. Isna Fachrurrozi – Basreng Bandung Blogger Gathering
16. Nathalia DP – Basreng Ala Blogger Bandung
17. Hilman Mulya Nugraha – Kebersamaan yang Dirindukan
18. Evi Sri Rezeki – BASRENG: Buka Puasa Bareng Blogger
19. Nchie Hanie – Bagaimana Cara Membuat Blogger Bandung Mendadak Narsis Bareng Kaos Gurita di Piset Square
20. Meti Mediya – Blogger Norak
21. Nunk Arief – Ada Gorengan dalam Basreng

Advertisements

23 thoughts on “Kopdar Tanpa Gadget ala Bandung

  1. bhuahahhaa…wakakkkak…Embyeer Kita mah apa atuh tanpa muh :v

    Yup bener banget, merindukan suasana kehangatan kopdar yang di harapkan ya kaya Basreng blogger bandung dan gurita.

    Belon ada kan, Bukber di tempat lain yang takjilnya gorengan,
    aahh memang hangatnya bala2, combro, pisang goreng, dan gehu sehangat kebersamaan blogger bdg dan kaos gurita

    >> Hehehehe … sengaja takjilannya gak dibahas, pasti langsung ada di komen. Aku pun juga apalah tanpa kehadiranmuuuh … ^_^

  2. Bener2 nostalgiaaan ..kita semua ngerasa memiliki, tak ada blogger nubie tak ada blogger senior semlm ngerasa saling pelukan semuaa…aah Blogger Bandung yg ngangenin..
    event sederhana tp byk makna dan Hikmah…
    peyukaaaaan trio wekwek..eh peyukaan blogger banduuung

    >> Yup, rindu dengan momen-momen seperti itu. Hayuuuk peyukaaan ^_^

  3. Semoga Kopdar Blogger Nasionalnya diadakan bulan september, biar saya sudah balik ke surabaya lagi :v, sudah lama tak pernah ikutan kopdar, jadi pengen rasain serunya lagi πŸ˜€

    >> Amiiin. Mohon doa dan supportnya ^_^

  4. SEruinyaa blogger Bandung kopdar. Aku juga lebih sering tanpa gadget kok bang kalo kopdar, rempong nyambi momong bocah ngga sempet mencet2 gadget. Bahkan kadang ada yang SMS nanya ancir2 tempat kopdar, ntar setelah baru kubuka hihihihi

    >> Nah, apalagi kalau punya bocah. Terasa sendiri kan ^_^

  5. Seruuu. Sayang banyak yang cancel. kalau semua kumpul bisa makin pecah suasana Basreng kemarin.

    >> Iya, makin rame. Serasa tuh tempat cuma kita aja yang punya acara hehehe….

  6. Seru dan terharu membaca tulisan abang, dan pengen garuk2 tembok karena daku tak bisa turut serta kemarin, Bang! Hiks…
    Yg jelas, I am proud of you all, Blogger Bandung!

    >> Iya, Mbak Al. Asa kurang satu orang yang seksi recok hehehe. Sukses terus di Jakarta ya, Mbak ^_^

  7. Uihhh. Kopdar blogger bandung tanpa gadget. Kayaknya skrg kalau ada acara blogger pasti semua standby dengan gadget masing2 ya. Serunya tanpa gadget lagi walau sehari.

    >> Sensasinya itu loh … cetarrr membahanaaa….

  8. Seru banget ya mass,, jadi pengen buat beginian di Medan, πŸ™‚

    >> Pasti bisa, tinggal cari kawans yang kompak dan tinggal deh undang-undang ^_^

  9. Seruuu acaranya…. Keren Kaos Guritanya… Apalagi Trio Kwek-Kweknya… *eh. Semoga kebersamaan & silaturrahim gini tetap terjaga ya…

    >> Amiiin, nuhun ya Euis sudah datang πŸ™‚

  10. iya. menulis yg ada di sekitar kita yg bukan melulu artikel pesanan. *terharu*

    >> Insya Allah bisa. Sudah saatnya blogger kembali ke khittahnya ^_^

  11. Kopdarnya mencerahkan..yg g ikut kopdar ikut sadar πŸ™‚ saya sama sekali g prnh kopdar. Klo ngebaca hasil tulisan stlh kopdar selain nyritain isi acarany emg biasany ad sesi fto2. Tp g prnh ngebayangin klo d sana fenomena gadget g prnh pisah pst ad hehe. Mudahan byk yg baca ini biar ikitan sadar..

    >> Amiiin. Hatur nuhun sudah mampir πŸ™‚

  12. Paling keren sih pas Bang Aswi ngisi kultum sambil baca bukunya kang Pepih. Keren lah pokonya mah, Arman Maulana yang sering nongol di NET TV juga kalah telak tuh. Hehehe

    >> Masa seh? *Pura2NyariKutu

  13. Blogger BDG keren dan agak norak yah buahahah

    >> Semoga dengan semakin norak jadi semakin dicintaiii … amin

  14. Kalo dulu Ima jarang kopdar kopdaran, malah lebih cuek aja ngeblog. Mungkin ga pernah masuk komunitas blogger. Malah kalo datang ke acara, itu pun karena di ajak sama Bang Aswi, hehe.. Ternyata asik juga yah πŸ˜‰

    >> Alhamdulillah … semoga semakin betah dan semakin rajin plus gape nulisnya ^_^

  15. Serruuuu, sayang ga bisa dateng. Tapi sebenernya seru juga ya kalo bisa diwujudkan gathering tanpa gadget, hehehe selama ini tiap kali acara tuh fokusnya antara mendengarkan sambil ngetwit jadi ruang sosialisasinya berkurang.

    Ditungga ya gathering di alam terbuka, hehe

    >> Iya, kenapa gak dateng? Hehehehe … iya neh semoga gathering di alam terbuka bisa terwujud. Doakan dan dukung yaaa….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s