Dari Street Gourmet Hingga Nonton The Titans

Kuliner-21Asli, awalnya bingung. Semua provider mencoba mendekati sosok itu dari berbagai arah. Mencoba memberikan sesuatu yang berbeda dibanding para pesaingnya. Sebenarnya tidak terlalu masalah, toh masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya. Hanya saja, apakah dia memiliki banyak gawai? Untunglah dari beberapa lomba dan acara, alhamdulillah dia beberapa kali mendapatkan keberuntungan dengan hadirnya gawai-gawai canggih nan unik ke tangannya. Kalau tidak diperlukan, lepas saja. Kalau perlu banget, ya dipertahankan. Prinsipnya sih begitu. Pada akhirnya, dia memiliki semua kartu dari provider tersebut. Salah satunya adalah si biru cantik XL.

Kamis malam (20/8/2015), sosok itu dan sang belahan jiwa agak terburu-buru memacu motornya menembus lalu lintas Bandung yang agak ramai. Seharusnya, shalat Maghrib bisa didirikan di Grha XL tetapi yang terjadi malah di Binong. Demi menghemat waktu, dia mematikan motornya pas di perempatan BIP lalu mendorongnya ke arah Grha XL. Tahu sendiri kalau daerah itu memang satu arah, jadi pura-pura mogok. Alhamdulillah belum terlambat, Bus Street Gourmet belum berangkat. Dia dan istrinya bisa naik meski awalnya tidak mendapatkan tempat duduk. Restoran berjalan itu kemudian bergerak keluar dari halaman Grha XL.

BUS STREET GOURMET, RESTORAN YANG BERJALAN

Sekali dayung, dua tiga pulau terlewati. Mungkin itulah peribahasa yang tepat untuk menggambarkan bagaimana pihak XL sengaja menjamu #BloggerBDG dan awak media dengan menggunakan Bus Street Gourmet. Bus apakah ini? Ini bus biasa dengan kaca bening tanpa gorden. Dijamin akan tampak seperti akuarium berjalan. Sudah pasti akan jadi tontonan di sepanjang perjalanan, tapi oke … cuek saja. Perbedaan dengan bus biasa adalah tempat duduknya. Hanya ada 24 tempat duduk mirip yang ada di kereta api. Empat seat berhadapan dengan meja kecil di sebelah kanan, dan dua seat saling berhadapan di sebelah kiri. Yup, inilah restoran berjalan dengan kecepatan hanya 30 km/jam. Nah, inilah yang sosok itu katakan di awal paragraf ini. Sambil menjamu para undangan, tentu lebih enak sambil tes jaringan XL4G LTE di beberapa titik.

Kuliner-22

Denger punya denger, untuk bisa makan di Bus Street Gourmet harus membayar Rp300ribu untuk 2 seat. Bagaimana dengan menunya? Jangan khawatir, semuanya masih terjamin fresh dan mengebul. Ada 4 (empat) paket yang tersedia dengan urutan appetizer, soup, main course, dan aneka pilihan minuman. Empat paket yang dimaksud adalah Paket Gourmet One, Two, Three, dan Four. Sosok itu dan kawan-kawan #BloggerBDG kebetulan mendapatkan Paket Gourmet yang lengkap, hanya saja cepat-cepatan saja memesannya. Kebetulan dia mendapatkan Chicken Maryland, Volcano, Colenak, dan minumnya cukup air teh saja. Di luar itu, masih banyak menu lainnya yang terlihat enak. Pokoknya dijamin nyaman dan kenyang. Cuma ya … jalan-jalan keliling kotanya tidak dinikmati karena fokus pada makanan. Tahu-tahu sudah sampai kembali ke Grha XL. Entah lewat mana saja hehehe.

Dari beberapa kali tes jaringan XL4G LTE, memang dijamin puas terutama pada beberapa jalan utama seperti Riau, Ahmad Yani, Asia Afrika, Otista, dan Braga. Para #BloggerBDG terbukti menikmati semua menu sambil bermain WA dan tentu saja livetweet. Pihak XL juga memperkenalkan kamera Extreme HD 360 Video yang dikenal tanpa batasan frame. Semua bisa terlihat gambarnya meski diputar-putar 360 derajat. Untuk lebih memaksimalkan jaringannya, XL juga mengeluarkan beberapa paket bundling dengan harga terjangkau, seperti Xiaomi Redmi 2 dan Lenovo A6000. Kalau ingin paket dengan harga menengah ada Lenovo P70, Sony M2 Aqua, dan Asus Zenfone 2. Ada juga paket harga atas dengan menggunakan Sony M4 Aqua. Dan kalau mau harga eksklusif, bisa dicoba dengan Iphone 6. Pilihan … ada di tangan Anda.

THE TITANS MENGGEBRAK TRANS STUDIO BANDUNG

Sosok itu sudah lama menggunakan si biru cantik XL. Hanya saja karena gawainya berganti-ganti dan awalnya hanya punya satu, kini kartu XL-nya berlabuh pada gawai putih Nokia Lumia yang sudah berteknologi LTE. Sesaat setelah XL mengumumkan teknologi LTE-nya di PVJ Mal, dia pun segera mengganti kartunya di Grha XL. Gratis, kok. Selasa malam kemarin (10/11/2015), sosok itu kembali bermotor ria dengan sang belahan jiwa menuju TSM selepas maghrib. Hanya saja berbeda dengan tiga bulan lalu, perjalanannya agak santai karena cuma ingin hadir pas gala dinner saja. Tidak ikut-ikutan mencoba beberapa permainan yang menguras adrenalin di TSB. Maklum, sudah dua kali mencobanya dan cukup sudah.

Ini adalah Commercial Launching XL4G LTE, sehingga selain #BloggerBDG dan para awak media, para undangan yang hadir mayoritas adalah dari para pelaku bisnis atau para penjual (skala kecil maupun skala besar). Mereka pun mendapatkan penghargaan karena sudah berhasil menjual paket bundling maupun produk XL lainnya. Acaranya sendiri sengaja mengambil di Amphitheatre dengan konsep api. Api itu kan membakar, warna kuning dan merahnya bermakna berani. Harapannya XL bisa melakukan apa saja, sesuai dengan tagline-nya, yaitu Sekarang Bisa! Dan untuk memantapkan hal itu, taksalah kalau mereka pun mengundang beberapa pembicara yang memang pakar. Siapa saja?

Kuliner-23

Ada Muhammad Ajie Santika yang merupakan CEO Tinker Games, lalu Gibran Huzaifah yang menjabat CEO Cybreed, dan terakhir Anggita Vela Lydia yang mewakili Elevenia. Oke, perkembangan teknologi internet sudah semakin maju dan persaingan pun takterbantahkan lagi. Masyarakat membutuhkan jaringan yang tidak hanya sekadar cepat, tetapi memuaskan. Untuk itulah si biru cantik XL ini hadir, apalagi sudah dengan teknologi XL4G LTE yang digadang-gadang tercepat di kelasnya (bahkan di Indonesia). Nah, itulah yang diharapkan oleh Ajie, Gibran, dan Gita demi menunjang bisnis mereka. Contohnya Gibran yang bisa memantau peternakan ikan di beberapa daerah secara up-to-date. Atau bahkan bagi siapa pun yang ingin berjualan atau membeli melalui portal Elevenia. Hari gini gak pake internet yang supercepat? Jelas bakal kesulitan. Apalagi mayoritas pengguna internet di Indonesia untuk melakukan aktivitas bisnis sudah menggunakan gawai mobile, bukan PC.

Sebagai penutup dari malam yang riuh sekali itu, grup band The Titans pun langsung menggebrak di atas panggung. Sosok itu jujur tidak terlalu ‘ngeh’ dengan lagu-lagu mereka, apalagi dengan sound system yang kurang. Itulah mengapa dia tidak bisa bercerita banyak tentang mereka. Akan tetapi berbeda dengan para emak #BloggerBDG yang langsung heboh. Heboh bisa wefie sih, buat pamer di sosial media hehehe. Keren lah, apalagi efek lampunya.[]

Advertisements

3 thoughts on “Dari Street Gourmet Hingga Nonton The Titans

  1. posting yang gourmet digabungin, strategi keren….

    bang aswi gawainya sudah terlalu banyak, lempar satulah….

    >> Karena memang saling bersinergi meski berbeda 3 bulan. Insya Allah kalau dapat lagi … eh, tapi kan Hilman juga sering ketiban rezeki tuh ^_^

  2. Wah.. Sayang ya, mas. Pada saat perform band The Titan tidak bisa dinikmati dengan baik, karena masalah sound sistem. 😦

    Salam hangat dari Bondowoso..

    >> Iya, sayang. Jadi gak terlalu menikmati meski asyik dengan cahaya lampunya. Salam hangat kembali dari Bandung

  3. Aku penasaran pingin nyobain street gourmet ini, bulan depan ah kebandung 🙂

    >> Hayu atuh dan sekalian bagi ilmu atau koneksi biar bisa jalan-jalan hehehe… #mupeng

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s