When Your Kids Meet Their Needs

Anak tidak melulu harus dituntut
Orang tua juga bersama-sama ikut
Ingat pula akan kebutuhan yang diturut

Ngomongin anak memang tidak ada habisnya. Selalu menjadi hal penting yang harus diperhatikan. Dari zaman Nabi Adam punya anak, hingga sampai sekarang. Dunia anak tidaklah berubah, hanya teknologi dan lingkungan yang menyertainya yang terus berubah. Katanya dunia ini semakin maju dan canggih, tapi percayalah bahwa hambatan bagi orang tua untuk mendidik anak-anaknya menjadi tambah sulit. Sosok itu mengalaminya. Begitu berat. Itulah mengapa harus benar-benar diperhatikan mana aktivitas yang membuat anak mandiri secara positif dan mana yang membuatnya malah mandiri secara negatif. Anak tenang dan tidak ribet bukan berarti aman. Ada banyak penyakit yang hadir secara diam-diam. Tidak perlu anak terlihat keluar rumah, anak di dalam rumah pun mengundang bahaya. Serius.

Blogger-05

Kebersamaan adalah kuncinya. Kebersamaan antar-anggota keluarga baik di rumah, maupun di luar rumah. Sebagai orang tua, jangan pernah hanya bisa menuntut anak. Akan tetapi jadilah orang tua yang adil dengan bersama-sama ikut serta. Artinya, dalam perjanjian tertentu, anak juga punya hak untuk menuntut orang tuanya. Untuk hal yang positif tentu saja. Sama-sama menciptakan lingkungan yang kondusif dan tidak berat sebelah. Itulah pentingnya adanya kebersamaan. Dimulai saja dari hal-hal sederhana, seperti menemani anak-anak belajar. Bukan menemani secara fisik saja, tetapi juga secara non-fisik. Artinya semua energi difokuskan untuk membimbing dan menemani anak belajar. Ingatlah bahwa kehadiran orang tua dengan penuh cinta, ternyata bisa mengaktivasi kecerdasan anak. “Saat ibu mendampingi anak belajar, akan menimbulkan rasa safe and secure feeling pada anak. Yang tadinya cemas besok akan ada ulangan, lalu ditenangkan sang ibu dijamin akan menurunkan tingkat stresnya,” ujar salah seorang praktisi pendidikan.

Setiap manusia memiliki hak. Mereka semua, tanpa kecuali, memiliki kebutuhannya. Orang dewasa tetap ingin bermain, apakah itu bernostalgia atau memang ingin menghilangkan rasa jenuh. Begitu pula dengan anak-anak. Apalagi. Mereka memiliki banyak kebutuhan, terutama bermain. Takheran kalau beberapa sekolah menerapkan sistem pembelajaran yang dimasukkan ke dalam beberapa permainan. Anak-anak bermain, tetapi tanpa sadar bahwa mereka sebenarnya sedang belajar sesuatu. Semua aktivitas itu tanpa disadari juga sebenarnya ditunjang oleh salah satu produk yang sering mereka kenakan. Desainnya pun dibuat apakah untuk aktivitas outdoor atau hanya sekadar di dalam rumah. Nah, inilah yang coba diperkenalkan oleh Hoofla Kids. Seolah-olah brand kaos anak-anak ini memang untuk memenuhi semua kebutuhan mereka saat bermain. Inilah momen dimana anak-anak bertemu dengan kebutuhannya. Hoofla! When your kids meet their needs.

Blogger-03Adik Anin yang cenderung lebih suka aktivitas outdoor seperti bermain layangan, naik sepeda ngebut-ngebutan, atau bahkan ucing sumput dengan luas area yang ‘wow’ tentu akan memilih desain kaos yang simpel. Tidak terlalu suka dengan lengan panjang karena akan lebih banyak berkeringat. Tidak berwarna putih atau terlalu cerah agar berani bermain kotor. Dan tentu saja dengan gambar yang menunjukkan bahwa dia tidak terlalu suka dengan nuansa feminin. Pada akhirnya … dia pun senang dengan Kaos Hoofla berwarna merah. Gambarnya pun robot. Cucok! Tak sabar, dia pun langsung memakainya padahal sosok itu baru saja sampai di rumah. Tidak perlu butuh berjam-jam, kaos baru itu telah menyebarkan nuansa bau keringat khas Adik. Belum ditambah dengan beberapa noda kotor. Sempurna.

Blogger-04.jpgLalu bagaimana dengan Kakak Bibin? Jelas hampir bertolak belakang dengan adiknya. Dia jauh lebih feminin dan tidak terlalu suka dengan aktivitas outdoor. Akan tetapi jangan ditanya kalau diminta untuk bersepeda atau berenang. Siap diadu. Maka dipilihlah warna kaos yang menunjukkan hal itu, dan dia begitu suka dengan warna merah muda. Oleh karena dia sedang semangat mengenakan jilbab, maka takada pilihan bahwa lengan kaosnya haruslah panjang. Pilih-punya-pilih akhirnya sosok itu menghadiahi dirinya dengan Kaos Hoofla berwarna merah muda. Gambarnya pun harus sesuai dengan karakternya di atas. Cooocok! Dia suka dengan hadiah dari sosok itu. Alhamdulillah.

Dari sisi bahan, kaos Hoofla tidak jauh berbeda dengan beberapa distro terkenal di Bandung. Semuanya bagus dan adem di badan. Yup, Bandung sudah terkenal sebagai sentra kaos. Mulai dari kiosnya di daerah Suci, sampai pabrik kainnya di Cigondewah. Mayoritas mengakui kalau ingin membuat kaos, ya mending ke Bandung. Sosok itu sendiri beberapa kali menjadi pendesain kaos. Adik iparnya adalah pekerja kaos distro yang omzetnya luar biasa. Hoofla tampaknya melihat peluang itu. Peluang bahwa anak-anak membutuhkan kehadirannya. Takheran kalau slogannya adalah ‘When Your Kids Meet Their Needs‘.

Kebutuhan anak akan kaos kurang lebih sama dengan kebutuhannya terhadap perhatian dan dukungan orang tuanya. Jangan terlalu ribet, kadang dengan mengusap bagian belakang tubuhnya atau memeluknya bisa membuat anak-anak merasa nyaman. Konon, pada saat itulah hormon oksitosin bergerak naik. Hormon penuh cinta ini akan menciptakan rasa bahagia dalam dirinya. Semua anak-anak suka. Pada saat anak bermain dengan kaos kebanggaannya, pendampingan orang tua jelas tidak boleh disepelekan. Kebahagiaan mereka bisa disandingkan dengan Hoofla Kids, kaos anak branded dengan karakter lucu. Desainnya tidak hanya lucu tetapi juga edukatif. Anak-anak akan merasa nyaman saat memakainya karena bahannya sendiri berkualitas super lembut. Mau?[]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s