Kutitip Pesan Padamu: Jagalah

Dua ekor ikan
Menutup mata
Mereka lihat tanda
Air berhenti mengalir

~ Pemandangan Senja oleh Kuntowijoyo

Pada 2055, Pete Postlethwaite hidup menyendiri. Planet Bumi saat itu begitu mengerikan. Bencana alam dan peperangan adalah dua contoh yang menyebabkan semua itu terjadi, hingga sebagian besar permukaannya hanya terisi oleh air. Ia kemudian mengambil arsip beberapa tahun ke belakang untuk merunut apa yang sebenarnya terjadi. Ia pun terkejut karena membuang bungkus permen sembarangan adalah salah satu penyebabnya. Mungkinkah? Mungkin saja. Apa yang dialami oleh Pete terjadi di “The Age of Stupid”, sebuah film drama-dokumenter-animasi Inggris yang dibuat oleh Franny Armstrong pada 2009. Intinya adalah … bahwa perubahan iklim (yang ekstrem) suatu saat nanti itu hanya bisa dikendalikan oleh tindakan kita saat ini.

glacier_large
Sumber foto: Situs Discovery Kids

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa sampai 200 tahun yang lalu, atmosfer Bumi mengandung karbondioksida (CO2) sebanyak 275 parts per million (ppm), yang berarti ada 275 molekul CO2 dari sejuta molekul gas yang tersebar di atmosfer. Ternyata, jumlah ini adalah jumlah minimal yang harus dimiliki Bumi karena tanpa adanya CO2 yang dapat menangkap panas, planet ini akan terasa (bahkan terlalu) dingin bagi kehidupan manusia. CO2 kemudian meningkat secara drastis karena pertumbuhan teknologi manusia. Pembakaran batu bara, gas, dan minyak bumi adalah contohnya.Aktivitas menyalakan lampu, memasak, memanaskan atau mendinginkan ruangan, atau bepergian dengan kendaraan bermotor juga menghasilkan banyak CO2. Saat ini, kandungan CO2 yang ada di atmosfer Bumi telah mencapai angka 390 ppm. Angka ini akan terus bertambah 2 ppm setiap tahunnya.

Dampaknya begitu besar jika CO2 terus bertambah. Es-es (glacier) mencair dan lenyap dengan sangat cepat, padahal mereka adalah sumber air minum bagi ratusan juta orang. Nyamuk, hewan yang senang dengan tempat hangat, sudah mulai menyebar ke seluruh dunia sambil membawa malaria dan demam berdarah. Kekeringan sudah terlihat di mana-mana, sehingga membuat tanaman sebagai sumber makanan sulit untuk tumbuh dan berkembang. Ketinggian air laut makin meningkat sehingga tak aneh kalau daratan juga makin berkurang: pulau-pulau banyak yang hilang dan kota-kota pun (terpaksa) dibangun di bawah permukaan air laut. Samudera-samudera sudah makin mengasam karena CO2 yang mereka serap, membuat beberapa makhluk hidup seperti terumbu karang dan plankton sulit hidup. Mereka semua akan punah jika CO2 sudah mencapai konsentrasi 450-500 ppm.

350 ppm adalah angka terpenting bagi planet Bumi. Inilah batas tertinggi agar Bumi kembali aman bagi manusia. Semuanya harus bergerak. Memang bukan pekerjaan mudah, tetapi bukan berarti bahwa hal itu tidak mungkin untuk dilakukan. Semua harus mengambil aksi mengurangi penggunaan karbon yang banyak. Semua harus bekerja sama mengurangi pembakaran banyak batu bara dan minyak bumi, dan mulai menggunakan energi matahari, energi angin, atau energi lainnya yang lebih ramah lingkungan. Salah satunya, kita bisa mengganti moda transportasi untuk beraktivitas dengan sepeda minimal satu kali dalam seminggu. Sederhana. Untuk skala besar, industri seperti PT Semen Padang jelas harus memperhatikan lingkungan yang ada di sekelilingnya dan lebih luas lagi hingga ke seluruh Indonesia.

Blogger-10
Sumber foto: Situs Semen Padang

MENGENAL PT SEMEN PADANG

Perusahaan yang didirikan pada 18 Maret 1910 ini dahulunya dikenal dengan nama NV Nederlandsch Indische Portland Cement Maatschappij (NV NIPCM), adalah pabrik semen pertama di Indonesia. Jangan heran kalau mereka memiliki slogan “Kami sudah membuat sebelum yang lain memikirkannya”. Hingga kemudian PT Semen Padang dinasionalisasi pada 5 Juli 1958. Pada 1995, Pemerintah mengalihkan kepemilikan sahamnya di PT Semen Padang ke PT Semen Gresik (Persero) Tbk. Pada akhirnya, sejak 7 Januari 2013, PT Semen Gresik (Persero) Tbk berubah nama menjadi PT Semen Indonesia (Persero) Tbk.

PT Semen Padang memiliki visi yang luhur, yaitu menjadi perusahaan persemenan yang andal, unggul, dan berwawasan lingkungan di Indonesia bagian barat dan Asia Tenggara. Berkenaan dengan beberapa programnya yang peduli lingkungan, mereka memiliki misi pada poin 4, yaitu memberdayakan, mengembangkan, dan mensinergikan sumber daya perusahaan yang berwawasan dan lingkungan. “Jelas, ini gue banget!” ujar sosok itu gembira. Wajar kalau perusahanan sebesar PT Semen Padang memiliki tagline >> Giving the Best to Build a Better Life. Siapa juga yang tidak mau berurusan dengan perusahaan besar yang selalu memberikan terbaik untuk membangun kehidupan yang lebih baik lagi? Siapa pun juga mau.

Blogger-12.jpg
Sumber foto: Lu Guang

Sosok itu hanya wanti-wanti jangan sampai PT Semen Padang mengabaikan sebuah kisah nyata yang terjadi pada sebuah desa terpencil di Cina, yang lebih dikenal dengan sebutan Desa Kanker. Mengapa disebut demikian? Hal itu dikarenakan di sana setiap tahunnya ada lebih dari 20 penderita kanker yang meninggal dunia. Desa tersebut adalah Desa Xuanwei yang berada di propinsi Yunnan. Semua itu terjadi karena adanya pencemaran-pencemaran—baik dari bawah (tanah, air) maupun dari atas (udara)—yang sudah melebihi ambang batas. Sosok itu yakin, dengan budaya perusahaan seperti CHAMPS, PT Semen Padang tidak hanya mengumbar janji, tapi memberikan bukti nyata kepada para blogger (khususnya) untuk melihat sendiri bahwa program-program pelestarian lingkungan hidup itu nyata adanya.

TIGA PROGRAM CSR YANG BERHASIL

Ada beberapa program CSR yang menurut sosok itu berhasil. Dengan tema “Basinergi Mambangun Nagari” yang diimplementasikan ke dalam empat pilar, PT Semen Padang berhasil membantu masyarakat sesuai dengan visi program CSR-nya. Empat pilar yang dimaksud adalah Semen Padang Campin Nagari, Semen Padang Pandai Nagari, Semen Padang Paduli Nagari, dan Semen Padang Elok Nagari. Dari kata-kata tersebut, dapat disimpulkan bahwa perusahaan yang berdiri sejak 1910 ini begitu peduli pada lingkungannya agar tetap indah dan layak huni. Nah, di bawah ini diberikan tiga contoh program CSR keren yang berkaitan dengan lingkungan, dari beberapa program yang begitu banyak.

Blogger-11.jpg
Sumber foto: Situs Semen Padang
  1. PT Semen Padang berhasil membebaskan 53 hektar sawah masyarakat di Kelurahan Tarantang, Kelurahan Baringin, dan Kelurahan Koto Lalang dari dampak kekeringan. Kekeringan yang melanda pascabencana banjir/longsor sehingga merusak tali bandar yang berfungsi untuk mengairi sawah-sawah. Alat-alat berat pun diterjunkan guna memperbaiki tali bandar tersebut sehingga sawah-sawah tersebut sudah bisa ditanami kembali. Hanya itu? Tidak. Mereka juga memberikan bantuan pupuk organik kepada para petani.
  2. Akses jalan adalah unsur terpenting bagi kehidupan bermasyarakat, baik itu di bidang perekonomian maupun pendidikan. Berdasarkan hal itulah PT Semen Padang mengajak seluruh unsur masyarakat Batu Gadang agar bergotong royong memperbaiki jalan menuju SMA Negeri 14 Padang yang sebelumnya berlubang. Mereka menyumbang beberapa peralatan yang diperlukan sampai jalan tersebut rampung.
  3. Penghijauan adalah wajib. Sampai salah satu hadist pun menyebutkan bahwa meski kiamat terjadi esok hari, tanamlah satu bibit pohon. Itulah yang dilakukan PT Semen Padang sehingga melakukan penghijauan di lahan reklamasi (lapangan golf) dengan menanam sejumlah pohon langka seperti gerenuk, garahan, indarung, majapahit, dan keben. Setelahnya, tanaman-tanaman tersebut tentu harus dirawat dan terus dievaluasi.

Jadi … kutitip pesan padamu, kembangkan lagi program CSR yang jauh lebih baik dari sebelumnya. Kutitip pesan padamu, agar terus berinovasi dalam menjaga dan merawat lingkungan. Kutitip pesan padamu, jagalah![]

Advertisements

2 thoughts on “Kutitip Pesan Padamu: Jagalah

  1. Bayangin perubahan iklimnya udah bikin ngeri ya, Bang. Dulu daerah saya masih suka berkabut kalau sore. Skrg udah ga ada bedanya sama dataran rendah. Panas & gerah.

    >> Ngeri banget. Mari kita menjadi agen perubahan dimulai dari lingkungan terkecil, yang kita bisa saja ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s