Semua Bisa Menjadi Bartender Pro

Semua bisa menjadi bartender pro, lho. Dan buktinya adalah sosok berbaju kuning itu yang sedang mendekatkan minumannya ke arah dada. Genggaman kedua tangannya menutupi hampir seluruh permukaan cangkir. Dia hanya berharap panas dari minuman itu menjalar ke seluruh tubuhnya. Menghangatkan dari rasa dingin yang menyerang bertubi-tubi. Ya, dia baru saja menembus hujan yang turun tiba-tiba, membasahi sebagian pakaiannya. Hot Latte pilihannya paling tidak memang mujarab. Panasnya cangkir menjalar ke beberapa bagian tubuh yang ingin dihangatkan. Begitu pula saat dia menyeruput minumannya, kehangatan langsung mengalir ke dalam tenggorokan, lalu menjalar perlahan mengikuti aliran darah. Segar. Seolah ratusan kunang-kunang langsung bermunculan memeriahkan ruangan dimana dia duduk. Malam yang hangat. Malam yang meriah.

produk-48

Selasa, 27 September 2016. Sore hari yang agak mendung, dengan angin yang begitu kencang menerpa dari berbagai arah. Dedaunan berjatuhan dan melayang terbang, debu-debu takberbatas lagi berhamburan. Sosok itu dengan sepedanya berpacu tidak hanya dengan waktu, tetapi dengan cuaca yang tidak bersahabat. Dan benar saja, belum sampai melewati gerbang GOR Saparua, gemericik air hujan telah membasahi bumi. Sudah tidak ada waktu lagi untuk berteduh. Dia hanya berharap hujan tidak segera melebat. Kayuhannya dipercepat dan sang Spidi meluncur meliuk di jalan protokol kota Bandung. Ahhh … seandainya ada lebih banyak orang yang tahu betapa nikmatnya naik sepeda daripada kendaraan bermotor, sudah pasti mewujudkan Bandung sebagai kota sepeda semudah membalikkan tangan. Tapi kenyataannya tidak seperti itu. Perlu perjuangan untuk meyakinkan mayoritas warganya. Bahkan turun tangannya sang wali kota untuk membuktikan bahwa beliau bersepeda pun masih dijawab dengan komentar miring. Sudahlah.

Azan berkumandang bersamaan dengan tutupnya tirai sang matahari. Hujan makin menderas saat sosok itu sampai di sebuah kafe kecil, takjauh dari Taman Lansia. Bergegas dia menggembok sepedanya, lalu berlari kecil menaiki tangga agar tidak banyak lagi bagian tubuhnya yang dibasahi hujan. Dia tersenyum pada dua gadis yang berdiri di belakang meja. Dia tidak heran kalau keduanya memasang wajah kosong saat melihat dirinya. Saat ditanya, dia menjawab dengan senyuman manisnya, “Blogger Bandung.” Baju batik B2W Bandung warna kuning yang dikenakan menunjukkan bahwa dia adalah seorang pesepeda. Yang pasti bakal menyilaukan mata. Lalu, setelah drama saling sapa dan mengumbar senyum, sampailah dia pada titik sedang menikmati Hot Latte. Kalau saja ada biskuit dengan rasa gingerbread, tentu minuman panasnya itu makin paripurna. Oya, tahu tidak kalau dia membuat sendiri hot latte-nya? Benar, semua itu bisa terwujud dengan Nescafe Dolce Gusto, sehingga percayalah … bahwa Semua Bisa Menjadi Bartender Pro.

Produk-49.jpg

NESCAFE DOLCE GUSTO

Mayoritas orang Indonesia pasti sudah mengenal dengan brand Nescafe. Beberapa produknya memang banyak mengeluarkan sediaan kopi instan. Cara membuatnya mudah, tinggal buka kemasannya lalu tuang ke wadah gelas dan campur dengan air panas. Jadilah minuman penghangat di kala lelah. Namun manusia memang tidak pernah puas. Masih saja beberapa butuh untuk nongkrong manja di kafe atau restoran. Tujuannya bukan hanya menikmati minuman kesukaannya, tetapi karena suka dengan suasana dan sajian yang berbeda. Mengapa berbeda? Ini karena kopi buatan kafe/restoran itu lebih artistik. Adanya lapisan-lapisan di gelasnya. Adanya foam yang berbentuk lucu. Atau hiasan berupa gambar yang terbuat dari krim susu. Sebagai penikmat, mayoritas tidak bisa membuatnya. Harus menjadi bartender pro agar bisa melakukan itu semua.

Nah, di sinilah Nescafe melihat ada peluang yang terbuka lebar. Berbekal pengalaman puluhan tahun, mereka akhirnya bisa memperkenalkan sebuah alat yang portable. Alat pembuat kopi/teh yang kemampuannya membuat orang biasa menjadi bartender pro. Dan pada akhirnya … Semua Bisa Menjadi Bartender Pro. Wah! Kopi yang bernuansa seni pun bisa dibawa ke rumah masing-masing. Ya, inilah era the modern art of coffee. Alat tersebut bernama Nescafe Dolce Gusto, mesin pembuat kopi/teh yang sudah didesain sedemikian rupa sehingga menghasilkan sajian yang berkualitas dan tentu saja bernuansa seni tinggi. Tidak hanya mesinnya, tetapi juga kapsulnya yang sudah dipersiapkan dan mudah didapatkan. Sajian apapun bisa dibuat. Dari yang sederhana hingga yang paling sulit sekalipun. Mudah, praktis, nyaman, dan aman. Waktu pun tidak terbuang percuma saat ingin berleha-leha di rumah selepas bekerja.

Produk-50.jpg

Sosok itu melihat sendiri bagaimana pihak Nescafe memperkenalkan varian mesinya di malam tersebut. Ada DROP yang bentuknya mirip dengan tetesan air. Ada GENIO yang memiliki kapasitas air paling besar, yaitu 1 liter. Ada OBLO yang bentuk fisiknya kotak dan paling berbeda. Lalu ada MINI ME yang paling praktis dan termurah. Dia sendiri kebetulan membuat Hot Latte dengan menggunakan Nescafe Dolce Gusto Mini Me. Varian ini memiliki pilihan dua warna, putih abu-abu dan hitam abu-abu. Dengan berat hanya 2,1 kg dan kapasitas air 800 mL, alat ini hanya membutuhkan daya listrik maksimal 1500 watt saja. Kelebihannya? 1. Bisa digunakan 5 detik setelah level airnya diatur; 2. Bisa digunakan untuk membuat minuman panas dan dingin; 3. Bisa diatur tekanannya hingga 15 bar; 4. Otomatis akan mati sendiri setelah 5 menit kalau tidak digunakan. Sip, kan?

Mau tahu bagaimana dia membuat Hot Latte dengan Nescafe Dolce Gusto Mini Me?

  1. Masukkan air ke dalam mesinnya. Jangan lupa untuk mencolokkan kabelnya ya.
  2. Masukkan kapsul kopi Cappuccino ke dalam mesin dan segera atur airnya di level 1, tekan tombol merah ke arah kanan (panas). Air kopi akan keluar sendiri setelah 5 detik.
  3. Keluarkan kapsul sisa, lalu masukkan kapsul susu Cappuccino ke dalam mesin dan segera atur air di level 7, tekan tombol merah ke arah kanan. Air susu akan keluar sendiri.
  4. Minuman Hot Latte telah tersaji dengan baik. Sosok itu pun dengan tenang meminumnya manja.

Produk-51.jpg

CARA MENDAPATKAN KAPSUL

Bagaimana kalau kapsulnya habis? Oya, setiap pembelian Nescafe Dolce Gusto selalu mendapatkan bonus kapsul. Coba cek di kardusnya atau tanya langsung ke pegawai tokonya hehehe. Jika sudah habis, sila pergi ke beberapa toko besar di Bandung, misalnya Carrefour, Transmart, atau Yogya Junction. Beli online juga bisa lewat Lazada dan Blibli. Kalau di Jakarta mah lebih banyak lagi pilihannya, seperti Best Denki, Hero, Metro, Sogo, dan lain-lain. Kapsul dijual per box dengan harga Rp110.000 dimana bisa untuk membuat 16 gelas Espresso Intenso-Grande Intenso-Cafe Au Lait-Nestea Peach dan 8 gelas Cappuccino-Mocha-Milo-Green Tea Latte. Dah ah … cari aja langsung Nescafe Dolce Gusto yang disuka, sementara sosok itu mau bersantai dulu di rumah sambil menikmati sajian lain yang menyegarkan. Slurp.[]

Advertisements

3 thoughts on “Semua Bisa Menjadi Bartender Pro

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s