Konservasi Elang Jawa Bukti Kepedulian Pertamina Mendukung Keanekaragaman Hayati

Konservasi Elang Jawa bukti kepedulian Pertamina mendukung keanekaragaman hayati yang ada di kawasan Kamojang. Hal ini menjadi perhatian utama karena kawasan pegunungan seperti Guntur, Halimun, Salak, Papandayan, Talaga Bodas, dan termasuk Kamojang memiliki lanskap yang menjadi titik favorit bagi para elang untuk bermigrasi. Ada 22,5% jenis elang dari total 311 elang di dunia yang tinggal di Indonesia. Elang Jawa unik, karena secara fisik dianggap sebagai burung yang mirip dengan lambang negara Indonesia, yaitu Garuda. Kalau diperhatikan detailnya, kemiripan itu ada pada kepala dan kakinya yang berbulu hingga sampai pangkal cakar. Garuda adalah hewan yang menjadi tunggangan Batara Wisnu, di dalam mitos kebudayaan Hindu.

Sabtu siang (12/11) yang terik. Setelah bersantap makan siang dengan menu yang menggugah selera sehingga berkeinginan untuk tidur sejenak, sosok itu diminta untuk segera beberes. Itu adalah hari terakhir dirinya bisa menikmati udara Kamojang yang sejuk. Kamojang adalah nama sebuah gunung yang dikenal juga dengan nama gunung Guntur. Kawasan ini terkenal dengan aktivitas panas buminya karena di sanalah terdapat PLTP (Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi) yang dikelola oleh Pertamina dan sebagian uap panasnya dijual ke Indonesia Power. Gunung Kamojang termasuk jenis stratovolcano yang berada pada ketinggian 1.730 meter dan sungguh beruntung sosok itu bisa mengunjunginya kembali setelah berpuluh tahun kemudian. Selain aktivitas kawahnya yang sampai saat ini menjadi tujuan wisata, dia juga ingin melihat Pusat Konservasi Elang Kamojang (PKEK).

blogger-56

PUSAT KONSERVASI ELANG KAMOJANG

Elang adalah hewan yang masuk dalam kategori endangered species karena jumlahnya tidak mencapai 1.000 pasang ekor. Itulah mengapa Pusat Konservasi Elang Kamojang yang mulai beroperasi pada 2014 lalu hingga kini masih berupaya melakukan penyelamatan burung tersebut di seluruh nusantara. Terletak di tanah Kamojang, kecamatan Ibun, kabupaten Bandung, PKEK yang didirikan oleh Pertamina Geothermal Energy ini telah dilengkapi dengan fasilitas yang merujuk pada standar internasional dari IUCN (International Union for Conservation of Nature), GFAS (Global Facilities for Animal Sanctuary), dan IWRC (International Wildlife Rehabilitation Council). Ada beberapa jenis elang yang ada di sana, salah satunya adalah Elang Jawa.

Elang Jawa (Nisaetus bartelsi) adalah salah satu spesies elang berukuran sedang yang endemik di Pulau Jawa. Sejak 1992, burung ini ditetapkan sebagai maskot satwa langka Indonesia. Memang benar bahwa konservasi Elang Jawa bukti kepedulian Pertamina mendukung keanekaragaman hayati. Hewan ini begitu menyukai habitat hutan pegunungan, perbukitan, dan dataran tinggi seperti yang ada di kawasan Kamojang. Ia memangsa hewan-hewan kecil seperti musang, tikus, ayam hutan, atau kadal dengan cara mengintai mangsanya dari tajuk pohon tertinggi sebelum menukik mencengkeram mangsanya. Semuanya serba menarik kalau menceritakan tentang Elang Jawa, dan sosok itu pada akhirnya sungguh beruntung bisa melihatnya dari dekat.

Salah satu permasalahan konservasi elang di Indonesia adalah kerusakan habitat termasuk di dalamnya adalah deforestasi, degratasi, dan fragmentasi kawasan hutan yang menjadi habitat utamanya. Elang adalah jenis top predator (pemangsa puncak) pada piramida makanan sebuah ekosistem dan hewan ini menjadi indikator terakhir akan kesehatan, keseimbangan, dan kelestarian sebuah ekosistem. Sebagai jenis pemangsa puncak, elang berfungsi untuk mengatur dan menyeimbangkan ekosistem sebuah kawasan dengan mengatur populasi mangsanya seperti tikus, ular, kadal, dan burung yang ada dalam radius daya jelajahnya. Untuk itulah upaya pemulihan habitat menjadi agenda penting (harus segera dilakukan) melalui moratorium penebangan dan pengalihan fungsi kawasan hutan serta restorasi kawasan hutan yang rusak.

blogger-57

PT Pertamina (Persero) yang baru-baru ini meraih laba bersih sebesar US$1,83 miliar hingga semester I 2016, melalui anak perusahaannya begitu peduli pada hal tersebut. PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Unit Kamojang adalah salah satu anak perusahaan Pertamina dengan PT Pertamina Dana Ventura yang bergerak di bidang pemanfaatan energi panas bumi. Pemanfaatan energi ini telah dilakukan sejak 29 Januari 1983 dan digunakan untuk menggerakkan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Kamojang Unit 1 dengan kapasitas pembangkitan sebesar 30 MW. Ke depannya, perusahaan ini mempunyai peran penting bagi masyarakat dalam berkontribusi sumber energi alternatif yang ramah lingkungan dan terbarukan khususnya di Indonesia. Pertamina adalah perusahaan panas bumi (geothermal) terbesar di Indonesia.

Melalui PKEK jelas bahwa Pertamina telah menjalankan fungsinya dengan baik, karena sesuai dengan pernyataan Presiden Jokowi saat meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Kamojang V, yaitu, “Tugas kita semua, pemerintah, swasta dan masyarakat untuk mengeksplorasi sambil menjaga kelestarian lingkungan. Semoga negeri kita selalu diberkati Allah, makin maju dan kemandirian energi nasional terwujud.”

PERUSAHAAN PANAS BUMI (GEOTHERMAL) TERBESAR DI INDONESIA

Salah satu perhatian PKEK untuk memulihkan habitat elang adalah melakukan penanaman dengan menggunakan metode Miyawaki. Ini adalah salah satu upaya percepatan restorasi kawasan dengan memperhatikan prinsip ekologi tumbuhan dan proses fotosintesis tumbuhan. Cara ini dapat menghasilkan energi melalui cahaya matahari sehingga secata tidak langsung tumbuhan akan berkompetisi untuk tumbuh secara alami. Metode Miyawaki adalah metode penanaman yang diinisiasi oleh Prof. Akira Miyawaki (ahli botani Jepang) yang menggunakan pola tanaman dengan jarak 60-70 cm antarpohon dan variasi jenis. Di Indonesia, metode ini baru diterapkan di beberapa kawasan konservasi seperti Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango, Gunung Ciremai, dan Gunung Merapi.

Sosok itu melihat bahwa Pertamina memang serius mengurus PKEK. Ini adalah proyek ruginya karena tidak menghasilkan apa-apa dari sisi materi. Meski demikian, proyek ini diharapkan menjadi warisan berharga bagi generasi selanjutnya sehingga bisa menikmati udara segara di Kamojang sambil melihat burung-burung elang yang terbang bebas. Takheran kalau kemudian PT PGE Unit Kamojang telah 5 (lima) kali mendapatkan peringkat PROPER (Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup) Emas, sebuah penghargaan bergengsi yang diberikan Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia. Inilah bukti bahwa Pertamina mampu mensinergikan sebuah industri dengan pengembangan kegiatan pengelolaan lingkungan hidup pada operasional sehari-hari. Semua itu sesuai dengan tagline PGE yang “Memanfaatkan Energi, Mengembangkan Sinergi, Menguatkan Kemandirian Ekonomi”.

blogger-58

Selain PKEK, program lain dari Pertamina yang berhubungan dengan kelestarian lingkungan adalah Green School (sekolah berwawasan lingkungan), pengembangan bank sampah berbasis masyarakat, program pengembangan Desa Wisata Geothemal Kamojang, dan pengembangan Taman Wisata Alam Kawah Kamojang. Sementara program yang berhubungan dengan usahanya menggunakan panas bumi adalah pengembangan sumber listrik panas bumi skala kecil (portable turbine) berkapasitas 750 watt dan bladeless turbine dengan kapasitas 3200 watt, inovasi lampu thermoelectric yang memanfaatkan perbedaan suhu di sekitar jalur pipa uap untuk diubah menjadi energi listrik alternatif sebagai penerangan lingkungan, pemanfaatan uap geothermal untuk budidaya anggrek dan pengembangan alat pengering kopi.

Panas bumi di Kamojang adalah yang terbaik di dunia lantaran uap yang dikeluarkan sangat kering (very dry) dan kelembabannya sangat rendah. Kondisi tersebut memungkinkan uap untuk langsung masuk ke turbin dan tidak perlu chemical treatment demi mendapatkan kualitas uap yang bagus. Sekarang, PGE Unit Kamojang memiliki dua unit pembangkit yang dikelola sendiri, yaitu Unit 4 sebesar 60 MW dan Unit 5 sebesar 35 MW. Tiga unit lagi, yaitu unit 1-3 dikelola oleh PT Indonesia Power. Total pembangkit di wilayah kerja panas bumi Kamojang mencapai 235 MW. Panas bumi adalah salah satu dari 8 (delapan) sumber energi terbarukan di Indonesia yang bisa diolah selain biofuel, biomassa, air, angin, matahari, gelombang laut, dan pasang surut. Potensi panas bumi (geothermal) di Indonesia mencapai 29.000 MW atau 40% cadangan dunia. Hingga saat ini, baru 1.200 MW yang dikembangkan.

Beberapa PRESTASI Pertamina adalah sebagai berikut:

  1. Pendapatan pada 2015 adalah sebesar Rp550 triliun atau setara dengan 25% APBN, dampaknya jelas sangat besar bagi perekonomian Indonesia. Keuntungan Pertamina pada tahun lalu adalah US$1,42 miliar atau terbesar nomor 5 sedunia.
  2. Pada semester I Januari-Juni 2016, Pertamina melejit menjadi perusahaan minyak dunia nomor 2 di dunia dengan keuntungan US$1,83 miliar dan hanya dikalahkan oleh Exxon Mobil. Pada 10 November 2016, Bloomberg menyatakan bahwa Pertamina mencatatkan kinerja terbaik sedunia dengan keuntungan tertinggi.
  3. Melalui dukungan pemerintah Indonesia, Pertamina berhasil membubarkan PETRAL (salah satu anak perusahaan yang bertugas melakukan eskpor/impor minyak dan dianggap sebagai sarang korupsi) sehingga bisa menghemat Rp250 miliar per hari.
  4. Indonesia belum membangun kilang minyak sejak 1982 sehingga kapasitas kilang minyaknya hanya 800 ribu barrel per hari. Pada 2016, Pertamina terus membangun kilang minyak baru dan memperbaiki kilang minyak lama sehingga kapasitasnya meningkat menjadi 2juta barrel per hari. Diperkirakan pada 2025 Indonesia akan swasembada BBM.
  5. Eksplorasi panas bumi Pertamina terus meningkat dan pada 2025 ditargetkan akan mencapai 2.267 MW atau naik rata-rata 17% per tahun. Panas bumi adalah energi terbarukan dan bisa dibilang tidak ada emisi dari proses ini kecuali uap dan air, bandingkan dengan penggunaan batubara yang menghasilkan emisi CO2 sebesar 193,8juta ton per tahun untuk menghasilkan listrik sebesar 35.000 MW.

blogger-60

JELAJAH WISATA BLOGGER BANDUNG DAN KOMUNITAS WEGI

Ya, sejak hari Jumat (11/11) Blogger Bandung yang diwakili oleh sosok itu, Nchie, Ali, Alaika, Sandra, Efi, Raja, Dedew, dan Edo telah melakukan Jelajah Wisata Pertamina-Kamojang bersama Komunitas WEGI. Komunitas WEGI (We Green Industry) hadir sebagai komunitas yang fokus dalam penerapan kaidah dan realisasi ‘green industry’ oleh perusahaan di Indonesia sebagai bagian dari tanggung jawab sosial mereka terhadap masyarakat dan lingkungannya. Sosok itu pernah membahasnya di Gedung Nusantara DPR RI. Masih ada blogger dari daerah lain yang turut serta, yaitu dari Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Jakarta, dan Garut. Hanya saja, selain Bandung, semua peserta bisa berkumpul bersama Pak Dwi Soetjipto, Direktur Utama Pertamina, di Jakarta.

Sosok itu sendiri berangkat pada pukul 10 dari rumahnya menuju RS Muhammadiyah. Di sana dia menyimpan motor yang bisa digunakan oleh sang belahan jiwa, lalu dilanjutkan menggunakan jasa motor online hingga sampai di Masjid An-Nur Biofarma. Titik kumpul antara peserta yang sudah bertemu Dirut Pertamina di Jakarta dengan #BloggerBDG adalah di RM Bebek Kaleyo Pasteur. Ini adalah titik strategis. Setelah beres shalat Jumat, dia berjalan kaki dan menyempatkan diri berfoto di Taman Jurassic bersama T-Rex raksasa. Ternyata semua peserta sudah pda ngumpul dan sedang asyik menyantap makanan siang dengan menu utama bebek. Syedaaap! Peserta Jelajah Wisata Pertamina-Kamojang pun diminta untuk mengenakan seragam kaos berwarna putih.

Beres maksi, langsung berangkat. Perjalanan yang diharapkan lancar ternyata mengalami kendala, khususnya di Jln. Rancaekek yang entah mengapa macet luar biasa. Setelah beberapa lama, baru diketahui bahwa penyebabnya adalah banjir besar yang biasa terjadi di depan PT. Kahatex. Ada ratusan motor yang mati mesin, begitu pula dengan beberapa mobil yang bertubuh rendah. 2 jam habis di daerah tersebut sehingga saat sampai di Kamojang, sudah malam dan suasana yang rasa eksostis. Kabut begitu tebal, dingin menusuk tulang, dan sepiii sekali. Semua peserta langsung dibagi beberapa kelompok agar bisa menginap dengan nyaman di Wisma Pertamina. Seperti biasa rombongan #BloggerBDG disatukan di satu tempat dengan 3 kamar. Nyaman dan bersih ruangannya. Selain ada ruang tamu juga ada ruang keluarga dan meja makan bersama. Cocok. Bisa berkumpul laksana keluarga.

blogger-59

Setelah makan malam yang menghangatkan suasana, acara dimulai dengan perkenalan dengan cara yang unik. Bukan memperkenalkan diri tetapi peserta yang hadir diminta untuk bertanya pada orang yang maju ke depan. Damae berhasil menjadi MC yang menyenangkan. Apalagi acara malam tersebut ditutup oleh Kang Bastian, seorang pesulap yang mengandalkan ilmu hipnotis. Dia sendiri pernah melakukan perjalanan bersama dengannya saat Jelajah Wisata 4G ke Purwakarta dan Subang. Seru sekali kalau diceritakan di sini. Kalau dulu ‘korban’nya adalah Ipan yang ternyata begitu tergila-gila pada Dewi Perssik, kini ada Hilda yang sama-sama orang Garut. Duh, mengapa harus orang Garut sih yang harus jadi pesakitan dihipnotis? Untungnya ini adalah hipnotis positif, tetap dibatasi dan tidak begitu saja ‘korban’nya dikerjain. Tujuan akhirnya adalah bagaimana kita semua bisa terbebas dari penipuan di tempat umum oleh kejahatan hipnotis.

Setelah beristirahat yang cukup, pagi hari dimulai dengan semangat membara. Cuaca yang dingin dan menusuk tulang langsung dihilangkan dengan senam aerobik. Mas Ali sendiri yang jadi mentornya. Lucu dan bahagia. Sosok itu sendiri dilanjut dengan lari-lari kecil sampai keluar keringat. Mandi air hangat setelahnya benar-benar langsung menghilangkan stres tubuh. Sarapan dengan menu nasi goreng menjadi pelengkap hari Sabtu itu sebelum kemudian perjalanan industri ke PLTP Pertamina. Ilmu sosok itu bertambah saat mendengarkan penjelasan panjang lebar di Gedung GIC (Geothermal Information Center). Proses bagaimana mencari titik-titik sumber panas bumi, lalu pengeboran, hingga bisa mengambil uap panas bumi dari perut bumi dijelaskan dengan detail. Penjelasan itu digabung dengan melihat beberapa miniatur dan foto-foto yang terpampang di dalam ruangan yang didesain laksana museum. Tempat yang bermanfaat.

Kalau dari sejarahnya sih dimulai dari orang Romawi yang sudah memanfaatkan pemanas untuk menghangatkan ruangan dan mandi. Masyarakat Maori (New Zealand) dan Jepang juga sudah menggunakan air panas alami untuk kebutuhan sehari-hari, begitu pula dengan orang-orang di Iceland. Baru pada 1904, sumur uap pertama berhasil digunakan untuk menghasilkan listrik di Larderello Italia. Ada 24 negara yang memanfaatkan secara tidak langsung akan energi panas bumi dan 72 negara yang memanfaatkannya secara langsung. Indonesia adalah negara dengan potensi paling besar karena memiliki 40% panas bumi dari cadangan dunia. Dan sebagai perusahaan yang peduli pada lingkungan, PT PGE Unit Kamojang mengembangkan Desa Wisata Geothermal Kamojang. Di sana ada Wisata Pendidikan, Wisata Alam, Wisata Agro, Wisata Air, dan Wisata Budaya.

Sebagai penutup acara hari itu sebelum mengunjungi PKEK adalah mengunjungi beberapa kawah. Kawah-kawah itulah yang disebut sebagai manifestasi, yaitu bukti bahwa daerah tersebut mengandung panas bumi. Manifestasi ini bentuknya macam-macam bergantung karakter kimia dan fisika fluida yang ada di bawah permukaan. Beberapa contoh manifestasi yang ada di kawasan Kamojang adalah kolam lumpur (mudpool) Kawah Manuk, air panas yang bergolak (spouting spring) Kawah Cibuliran, kolam air panas (hot pool) Kawah Manuk, dan tanah panas (warm ground) Kawah Kamojang. Sensasi wisata di sekitar kawah-kawah tersebut benar-benar takterlupakan. Peserta Jelajah Wisata Pertamina-Kamojang benar-benar dimanjakan dan dibuka matanya lebar-lebar akan kebesaran Sang Maha. Mereka semua kemudian menjelma keluarga hingga terasa berat saat akan berpisah.[]

Advertisements

5 thoughts on “Konservasi Elang Jawa Bukti Kepedulian Pertamina Mendukung Keanekaragaman Hayati

  1. Elangnya gagah banget, pantas aja ya Elang Jawa ini langka karena emang jarang ada dan kata si Bapaknya Elang Jawa ini type yang setia

    >> Iya, gagah pisan.
    Manusia harus mencontoh hewan-hewan yang setia ya, Nchie ^_^

  2. Jalan-jalan yang banyak ilmu, pengalaman dan menambah wawasan baru mengenai energi terbarukan, momen yang terangkum dengan indah, akang aswi, iya juga ya.. kenapa yang terhipnotis sama kang Bastian orang Garut lagi?😂

    >> Yups, jalan2 harus selalu mencari ilmu, jangan cuma senangnya aja hehehe
    Nah, mungkin ini harus diteliti mengapa orang Garut mudah terhipnotis ^_^

  3. Jadi inget tahun lalu kami bolak-balik pengen menyaksikan migrasi burung-burung raptor dan salah satunya elang tapi gak berhasil. Kayaknya karena kebakaran hutan. Semoga jangan sampai punah. Aamiin

    >> Memang selalu sulit memperhatikan migrasi beberapa burung kecuali mentalnya kuat untuk bertahan. Ada baiknya datang ke tempat penangkaran untuk melihat kondisi mereka dari dekat dan sulitnya menangkar hewan-hewan liar yang sakit. Amiiin….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s