Hidangan Imlek Ala The Trans Luxury Hotel

Bandung sedang panas-panasnya. Entahlah, cuaca saat ini begitu ekstrem. Akibatnya berbagai macam hal, salah satunya adalah air di rumah tidak bisa keluar sehingga terpaksa harus meminta pada tetangga atau membeli. Hidup memang penuh dengan perjuangan hehehe. Ngomong-ngomong soal perjuangan, sosok itu baru saja sampai di di Kawasan Terpadu Trans Studio Bandung saat matahari sedang hangat-hangatnya bertengger di atas kepala. Tidak ada yang berubah dengan tempat ini. Begitu memanjakan para shopahollic atau bagi siapa saja yang ingin cuci mata. Kalau stres dan punya uang, tidak salah untuk datang ke sini, lalu mencoba berbagai macam permainan yang menghabiskan adrenalin.

Tahun baru telah lewat, hampir semua orang berharap berbagai kebaikan. Setelah Tahun Baru Masehi, tidak berapa lama lagi juga akan ada perayaan Chinese New Year atau yang biasa dikenal dengan tahun baru Imlek. Budaya tahunan segera menanti. Kemeriahan dengan nuansa khas merah dan emas menjadi menjadi tradisi yang selalu menarik dan ditunggu-tunggu. Semua tempat keramaian atau tempat publik berusaha menampilkan sebaik mungkin untuk semua perayaan besar, termasuk The Trans Luxury Hotel Bandung. Barongsai Tonggak dan Lucky Angpao sudah menjadi atraksi standar, dan bagi hotel yang baru meraih penghargaan di ajang World Halal Tourism Awards 2016 itu, tentu aneka menu khas negeri Tirai Bambu akan menjadi sesuatu yang berbeda.

Lucky Angpao yang disediakan The Trans Luxury Hotel Bandung berhadiah luar biasa, yaitu menginap di Celebrity Suite. Siapa yang tidak mau? Caranya mudah, cukup dengan bersantap malam di The Restaurant atau The 18th Restaurant and Lounge pada hari Jumat, 27 Januari 2017, nanti. Jumlahnya? Ada 18 angpao. Jadi, selain menginap di Celebrity Suite yang sering menjadi langganan SBY saat menjabat menjadi presiden, pengunjung yang beruntung juga bisa menginap di Premier Room, mendapatkan voucher dinner di The 18th Restaurant and Lounge, hingga memperoleh voucher Dream Time Massage di The Spa. Semoga tahun Ayam Api ini memberi kebahagiaan bagi orang-orang yang beruntung. Amiiin.

Hari Raya Imlek

MENU THE 18TH RESTAURANT AND LOUNGE

Soal The Restaurant yang terletak di lantai 3, sosok itu pernah menceritakannya di blog ini. Saat itu dia bercerita tentang Babuko Basamo dan bagaimana membuat Resep Lompong Sagu. Soal tempat, dijamin bikin betah. Setelah memarkirkan sepeda kesayangannya di tempat parkir motor, dirinya langsung cus memasuki lobby hotel. Suasana merah sudah terasa meriah di halaman kawasan terpadu TSB. Seperti layaknya mengunjungi tempat yang familiar, dia pun langsung memasuki lift dan siap menuju lantai 18. Soal menu di lantai 3 yang katanya ada Baked Chicken with Sesame Seed, Braises Fish Maw and Black Mushroom, Braised Hoisom, hingga Stirfried Sea Scallops with Broccoli and Pear tidak usahlah ditulis di sini. Kalau ingin mencobanya sila saja datang pada malam Imlek, 27 Januari 2017, pukul 18.00 – 22.00 WIB. Semua menu itu akan disediakan secara buffet dengan harga Rp539.888net/dewasa dan Rp269.999net/anak di bawah 12 tahun.

Sampai di lantai 18, angin langsung menyambut dengan tiupan kencangnya. Segar. Apalagi setelah sedari tadi ditimpa dengan rasa panas yang menyengat. Sosok itu beberapa saat memanjakan matanya dengan melihat Bandung dari atas ketinggian. Ada rasa jerih, tapi indah. Tidak berapa lama, dia pun berterur sapa dengan Teh Melly dan Teh Anggia yang selalu standby di hotel, juga beberapa kawan blogger yang hanya bertemu kalau ada acara kopdar. Berdasarkan informasi, The 18th Restaurant and Lounge yang berada di lantai paling atas itu akan menghadirkan acara ‘Hong Kong Night with Shifu Tang’. Shifu Tang atau Peter Tang adalah Executive Chinese Chef asal Hong Kong yang sudah berada di Indonesia selama 10 tahun. Beliau kebetulan berencana ingin memamerkan kebolehannya memasak dua menu andalannya.

The 18th Restaurant and Lounge

Suasana balkon di The 18th Restaurant (Inset: Uji Nyali)

Dengan aksen bahasa Indonesia yang khas, Shifu Tang berusaha beramah tamah dengan para blogger dan jurnalis dari berbagai media. Beliau begitu murah senyum. Meski agak kurang jelas, paling tidak sosok itu bisa menangkap apa yang dimaksud. Misalnya mengucapkan kata ‘udang’ tetapi yang terdengar di telinga adalah ‘ujan’. Meski sudah berusia lanjut, beliau tampak cekatan memasak. Semua menu yang dimasak berbahasa Inggris, sulit untuk menghapalnya. Satu menu yang disukai sosok itu adalah daging sapi yang dimasak dengan campuran sayuran dan lada hitam. Oke, sebut saja ‘Oseng Sapi Lada Hitam’. Daging sapi yang dipakai adalah tenderloinnya, jelas mahal. Tapi harganya terbayar oleh rasanya yang pedas-pedas gimanaaa gitu. Dia suka sekali. Apalagi jika dicampur dengan nasi hainan yang khas, nasi yang ditaburi dengan bawang goreng, persis seperti nasi uduk.

Menyantap masakan khas dari negeri tirai bambu di lantai teratas hotel memberikan sensasi yang takpernah dilupakan. Angin yang berembus sudah begitu menyegarkan, sehingga tidak perlu lagi mengharapkan tiupan angin dari AC yang tidak alami. Setelah makan, sila saja langsung menuju ke tepian dan manjakan mata Anda dengan pemandangan Bandung dari atas. Kalau cuacanya lagi bagus, pemandangan pegunungan yang mengitari Bandung memberikan sensasi yang luar biasa melenakan. Apalagi kalau menunggu saat matahari terbenam. Warna merah berpendar di langit, lalu menjelang maghrib muncullah warna-warna biru yang membuat hati ini berdesir. Tidak hanya itu, di ujung sebelah kiri, ada area yang membuat adrenalin terbuang begitu saja. Bagi yang berani, sila berjalan atau berdiri di atas kaca bening, lalu pandanglah beberapa kendaraan di bawah yang tampak seperti mainan. Itulah area uji nyali berjalan di atas kaca. Sensasinya takterkatakan.

Oseng Sapi Lada Hitam

Atas: Risol isi udang. Bawah: Oseng sapi lada hitam.

DEEP FRIED PRAWN WITH SALTED EGG

Salah satu menu andalan yang disukai sosok itu adalah DFPWSE atau sila baca saja singkatannya di atas hehehe. Dia sendiri cukup menyebutnya dengan Udang Goreng Telor Asin. Ya, memang itu namanya. Kata Shifu Tang, ini adalah menu favorit yang paling ditunggu. Berpengalaman memasak di berbagai hotel, menu tersebut termasuk yang paling banyak dipesan. Bagi penggemar seafood dan telor asin, tentu akan merasakan sensasi di lidah yang berbeda saat menyantap keduanya. Dia sendiri begitu suka dengan menu ini saat mencobanya. Benar-benar enak dan asinnya telor langsung lumer bersama kegurihan daging udang yang sudah bebas kulit. Dan kalau mau tahu, dia sampai berkali-kali mengambil menu ini bersama nasi hainan. Habis, benar-benar enak.

Cara memasaknya pun mudah. Udang yang sudah dikupas kulitnya dicampurkan dengan bubuk/tepung ayam, garam, dan tepung jagung. Panaskan minyang goreng dan masak udang sampai warnanya berubah menjadi agak keemasan. Kalau minyaknya bagus, dijamin udang gorengnya akan bagus juga. Angkat dan tiriskan. Setelah itu siapkan telor asin, ambil warna kuningnya saja. Putih telurnya tidak terpakai. Patut diacungi jempol bahwa Shifu Tang membuat sendiri telor asinnya, tidak memesan ke warung sebelah atau langsung ke Brebes. Nah, kuning dari telor asin ini dioseng-oseng dengan menggunakan setengah sendok minyak beberapa saat, setelah itu baru dicampurkan dengan udang goreng ditambah bawang. Oseng-oseng secukupnya saja. Dan hidangan Imlek ala The Trans Luxury Hotel pun tersaji mengundang selera.

Udang Goreng Telor Asin

Oya, kalau mau menu lengkapnya, termasuk mencoba yee sang atau yusheng yang memang menjadi menu khas Imlek, semuanya tersaji dengan harga Rp688.999net/dewasa. Ada banyak hidangan dan semuanya enak-enak, termasuk kue risoles isi udang (dengan taburan wijen) dan onde-onde kacang merah. Bagi yang belum tahu, yee sang adalah hidangan khusus pada hari raya Imlek dan dihidangkan sebagai makanan pembuka. Biasanya dimakan pada hari ke-7 bulan pertama kalender Imlek. Nah, kata Shifu Tang, yee sang adalah masakan Tiochiu berupa salad ikan (bisa tuna atau salem) segar ditambah irisan halus sayuran seperti wortel dan lobak. Makanan ini dipercaya sebagai simbol kelimpahan dan kemakmuran bagi orang yang memakannya.

Bagi yang memiliki kartu kredit Bank Mega, bakal mendapat potongan harga spesial. Tinggal tunjukin saja kartu VIP Membership-nya, dan itu berlaku untuk seluruh paket yang ditawarkan di The Trans Luxury Hotel Bandung. Daaan … Februari kan akan segera datang, tuh, katanya dikenal sebagai bulan penuh cinta, Trans Studio Bandung rupanya mau menggelar konser tunggal salah satu band favorit. Mau tahu bandnya? Yaitu Yovie dan kawan-kawan dalam acara ‘A Night With KAHITNA’ yang akan digelar pada hari Sabtu, 4 Februari 2017, di Amphiteater TSB mulai pukul 19.00 WIB. Harga tiketnya ada dua pilihan, Rp300ribu untuk kelas Festival dan Rp750ribu untuk kelas VIP. Der ah langsung ke sana.[]

Advertisements

2 thoughts on “Hidangan Imlek Ala The Trans Luxury Hotel

  1. BDG selalu juaraaaa semua kulinernya, either kaki lima ataupun bintang lima

    >> Semoga selalu begitu agar terus dikunjungi dan khas ‘Kota Kuliner’ selalu melekat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s