Makan Pasta di Liz Palace Inn

Makan pasta di Liz Palace Inn telah memberikan sosok itu sensasi yang begitu istimewa. Pasta? Ya, selain mi instan yang memang asli dari Asia, ada juga makanan serupa tapi berasal dari Italia (katanya). Pasta adalah makanan yang terbuat dari adonan tepung gandum tanpa menggunakan ragi atau air. Gandum yang terpilih juga harus memiliki kandungan gluten tinggi agar dapat bereaksi cepat dengan air. Kata ‘pasta’ sendiri ternyata berasal dari bahasa Yunani ‘pastos’ yang berarti adonan. Konon ada dua versi soal sejarah pasta yang datang ke Italia. Versi pertama dibawa oleh Marcopolo setelah berkunjung ke Cina (masa Dinasti Yuan). Namun versi ini ditentang karena ada prajurit Genoa yang sudah mengonsumsi pasta kering pada 1279, sementara Marcopolo baru tiba di Italia pada 1295. Versi kedua dibawa oleh para pedagang Arab dari Lembah Mediterania. Buktinya adalah adanya resep memasak pasta di buku sejarah Talmud yang ditulis pada abad ke-5. Pasta kemudian dikembangkan menjadi pasta kering pada abad ke-12 agar lebih awet dan bisa dibawa-bawa.

Mayoritas masyarakat Indonesia suka dengan mi instan, apalagi setelah salah satu produk dari perusahaan raksasa telah berhasil menancapkan kukunya sehingga begitu mudahnya mendapatkan produk kuliner ini di mana saja. Dari warung kecil hingga supermarket bonafit, dari warung kopi yang menyediakan mi instan siap saji hingga kafe-kafe yang makin menjamur. Semua itu menawarkan kenikmatan mengunyah mi instan dengan pemilihan toping maupun jualan suasananya. Bagi yang lagi bepergian, jangan khawatir karena telah ada mi instan siap seduh. Praktis, tinggal menuangkan air panas, diamkan beberapa saat, jadi deh. Apa yang tidak ada di dunia ini? Seolah semuanya telah diciptakan dengan begitu mudahnya. Demi kenyamanan manusia.

Pene Arabian

Pene Arabian Rp26.900

TERDAMPAR DI LIZ PASTA CAFE

Rabu siang, 11 Januari 2017, cuaca Bandung sedang panas-panasnya. Sosok itu mengayuh sepedanya dengan teratur. Baik cuaca panas atau angin sepoi-sepoi, irama ngabosehnya memang selalu teratur. Hanya kecepatannya saja yang agak berkurang. Perutnya sudah berbunyi sejak tadi sebagai tanda alarm lapar yang menguing-nguing. Begitu pula dengan tenggorokannya yang makin mengering. “Ahhh, tentu nikmat sekali kalau bisa menyeruput air dingin dan manis,” bisik hatinya. Untunglah saat memasuki Jl. Riau, angin memberi hawa segar pada tubuhnya, termasuk beberapa pepohonan yang menawarkan bayang teduhnya. Taman Pramuka tidak terlalu ramai. Pengunjung di Iga Bakar Mas Giri juga belum ramai. Keramaian mulai terlihat di Warunk Upnormal Jl. Aceh, tepat di seberang Marugame Udon. Barulah setelah menemukan sebuah gerbang putih khas Romawi dengan empat pilar tiangnya, dia berhenti.

Ada huruf ‘L’ besar di sana sebagai logonya. Kebetulan dia ada janji kopdar dengan beberapa blogger di sana. Ya, di Liz Palace Inn, yang lokasinya pas banget di samping Warunk Upnormal dan seberang Marugame Udon. Strategis. Ini adalah hotel dengan konsep boutique. Kecil tapi berkesan mewah. Dengan bangunan berlantai dua, ada 16 kamar yang siap diinapi. Setelah menggembok sepedanya dan menyapa ramah pada satpam yang menjaga (dengan harapan sepedanya diperhatikan baik-baik), dia masuk dan ternyata langsung disambut oleh senyuman sang pegawa front office. Ah, dalemannya bikin betah. Ada tiga sofa putih di sana dan satu sofa merah dengan beberapa meja berhiaskan beberapa kuntum mawar merah. Di belakang, ada tangga berputar yagn elegan. Hawanya sejuk. “Bakal bikin betah ini,” bisiknya.

Liz Pasta Cafe

Tak berapa lama dirinya langsung diajak ke Liz Pasta Cafe yang ada di depan. Di sana telah ada Putra Agung, Dedew, dan Sandra. Dari obrolan ngalor-ngidul ke pramusaji yang melayani, ternyata daleman yang ada sofanya itu tidak hanya sebagai lobi hotel tetapi juga bisa dijadikan tempat makan. Menunya sendiri bisa memesan di Liz Pasta Cafe. Tempat ini sebagian besar memang menyediakan aneka makanan pasta. Eh, tidak hanya khusus untuk tamu hotel, lho, yang boleh ke mari, siapa pun boleh datang dan mencicipi pastanya. Dan yang perlu dicatat, semua menu paling mahal hanya Rp26.900 saja (belum termasuk pajak). Minumannya jelas lebih murah dari itu. Kalau ingin yang lebih istimewa, juga tersedia delapan pilihan paket Buffet yang terdiri atas masakan Indonesia, Cina, Eropa, atau Jepang.

Sebagai pembuka, sosok itu langsung memesan jus leci dan es krim campur. Cuaca lagi panas, sudah barang tentu tenggorokannya harus disiram dengan minuman yang segar. Kalau bisa dua, kenapa harus satu? Jus leci ini benar-benar menyegarkan. Dinginnya bisa meredakan kering di tenggorokan dan manisnya leci bisa memanjakan lidah. Komplit. Dengan harga Rp14.900 dia bisa mendapatkan semuanya. Nah, es krim campur jelas makin menyempurnakan rasa di mulut dan perut, cukup dengan bayar Rp21.900. Setelah mulut dan tenggorokannya aman, barulah dia mencari-cari makanan pembuka. Pilihannya pun langsung jatuh pada Cheese French Fries alias kentang goreng keju karena katanya dikasih topping berupa saus bolognese dan keju mozarella. Meleleh deh di dalam mulut. Harganya cuma Rp20.900.

Es Krim

Es krim campur Rp21.900

MENGUNYAH PASTA ENAK

Haha-hihi lanjut terus dengan kawan-kawan blogger. Dari obrolan serius hingga obrolan ringan seperti kentang goreng tadi. Sosok itu juga iseng mencoba beberapa makanan yang dipesan kawan-kawan. Ada nachos yang lumayan nendang, juga es krim pisang goreng yang gak biasanya. Tapi memang enak, lho. Setelah puas dengan itu semua, barulah dia memesan menu utama, yaitu Spaghetti Beef dan Pene Arabian. Pasta berbentuk spaghetti adalah favoritnya karena memang bentuknya seperti mi instan. Dia memilih Spaghetti Beef karena ada taburan biji cabe kering di atasnya sehingga memberikan sensasi pedas yang unik, tidak seperti saus cabe pada umumnya. Selain itu di sana juga ada smoked beef, sosis, dan juga keju cheddar. Bayangkan, hanya dengan Rp26.900 dia bisa merasakan sensasi pasta yang unik dan istimewa. Dia suka itu semua.

Setelah habis, dia langsung menghadapi Pene Arabian yang juga sama-sama ditaburi biji cabe kering. Namun di sana juga ada saus tomatnya. Rasanya sebenarnya tidak jauh beda dengan spaghetti pesanannya, tapi karena ada saus tomatnya sehingga memberikan rasa asam dan manisnya. Kalau pedas mah gak usah dibahas lagi ya, meskipun kalau kata Agung pedasnya belum nendang. Buat informasi, ‘pene’ itu berasal dari kata ‘penne’ yang menurut bahasa Italia artinya pena. Itulah mengapa pasta ini berbentuk seperti potongan pena/pulpen. Nah, dengan harga yang sama, yaitu Rp26.900, dia pun kekenyangan. Alhamdulillah. Total tagihan untuk 2 minuman, 1 foodlite, dan 2 pasta adalah Rp111.500 (belum termasuk pajak). Dan semua itu masih terbilang murah jika dibandingkan dengan harga pasta di tempat lain. Percaya, deh. Mengunyah pasta enak bukan hanya bikin perut kenyang tapi juga membuat hati galau taklagi meracau, duh.

Spaghetti Beef

Spaghetti Beef Rp26.900 dan Cheese French Fries Rp20.900

Sosok itu melirik pada jam di ponselnya. “Duh, sudah saatnya menjemput Adik Anin yang pulang sekolah,” bisiknya. Dia pun langsung pamit pada kawan-kawan blogger dan berjanji akan berjumpa lagi pada waktu dan tempat yang bikin betah buat makan dan ngobrol. Ya, Bandung itu ngangenin. Bandung bukan hanya terkenal sebagai kota tujuan wisata alam, gedung-gedung heritage, tamannya yang cantik-cantik, atau walikotanya yang ganteng tetapi juga termasuk wisata kulinerya. Jadi kalau lagi ke Bandung, cobalah mampir ke Liz Palace Inn dan menginaplah barang semalam di sana, sekalian jangan lupa buat cobain pastanya di Liz Pasta Cafe. Bagaimana?[]

Advertisements

2 thoughts on “Makan Pasta di Liz Palace Inn

  1. Pasta itu, walo sering terlihat porsinya kecil, tapiiiii biasanya sering bikin kekenyangan :D. Aku slalu suka pasta, apapun jenisnya. Cm utk sausnya aku prefer carbonara krn lbh creamy dan keju 🙂

    >> Iya, menipu yaaa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s