Kelebihan Andromax B dengan OS Marshmallow

Perangkat komunikasi 4G menjadi keseriusan Smartfren
untuk memperkuat kiprah kami di pasar smartphone
~ Derrick Surya

Kehidupan dunia terus berputar dan bergerak. Teknologi semakin berkembang, guna membantu manusia mencapai tujuannya. Jika dulunya manusia menggunakan kekuatan kuda untuk menarik gerobak maka kini mereka tidak hanya menciptakan sepeda, motor, dan mobil tetapi juga menciptakan pesawat. Semua itu digunakan untuk mempermudah manusia berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya. Teknologi komunikasi juga begitu. Jika dulu hanya menggunakan jasa pos, kini berkirim kabar hanya dengan satu sentuhan saja dan sudah dipakai oleh hampir semua manusia. Itulah teknologi smartphone saat ini. Tidak hanya di satu pulau, tetapi sudah merambah di satu negara dan satu bumi. Di mana saja dan kapan saja.

Tidak hanya orang dewasa, anak-anak pun turut menikmati teknologi komunikasi tersebut. Baik Kakak Bibin yang memang sudah duduk di tingkat SLTP, Adik Anin yang masih duduk di kelas 4 SD pun turut menikmatinya. Anak sekarang jangan ditanya soal bisa atau tidak menggunakan smartphone sekarang. Entah lewat orangtua, saudara, atau bahkan kawan-kawannya, mereka cepat paham bagaimana menggunakan teknologi itu. Adik Anin sudah bisa mengutak-atik smartphone, yang bahkan abinya sendiri belum tentu bisa. Namun yang namanya anak-anak tetaplah seperti itu adanya. Belum bisa bertanggung jawab secara penuh. Ada saja kejadian dimana mereka lalai dan akhirnya malah merusak ponsel pintar yang dimilikinya.

Salah satu kejadian adalah saat Kakak sedang asyik-asyiknya bermain game, sang Adik iseng mengganggunya. Gangguan yang tidak main-main karena tiba-tiba saja Sang Kakak marah dan tanpa sadar melempar smartphone-nya ke arah adik. Hasilnya? Wow! Ponsel pintar itu langsung mati. Yang tampak terlihat jelas adalah layarnya yang terlihat rengat atau retak cukup parah. Setelah coba dinyalakan, alhamdulillah masih berfungsi dengan baik, hanya saja secara visual tidak enak dipandang. Untuk permainan tertentu atau untuk tujuan yang apa adanya, alat itu masih bisa digunakan. Seperti biasa, dengan pandangan yang sayu, mata mereka seolah-olah berkata, “Bi, kalau ada rezeki, jangan lupa ya beli hape yang baru. Gak usah mahal-mahal, yang penting bisa main game dan bersosmed.” Baiklah.

review-07

ANDROMAX B, SMARTPHONE ENTRY LEVEL BERKUALITAS

Bermodalkan selancar di dunia maya dan tanya teman, akhirnya pilihan mengerucut pada salah satu produk provider merah. Apalagi sosok itu memang tahu benar kalau Smartfren selalu tidak pernah berhenti berinovasi. Hal ini sesuai yang dikatakan oleh Derrick Surya, VP Brand & Marketing Communication Smartfren, bahwa perangkat komunikasi 4G menjadi keseriusan mereka untuk memperkuat kiprahnya di pasar smartphone. Apalagi survei APJII telah membuktikan kalau pertumbuhan handset 4G kian pesat dan diprediksi melampaui kontribusi penjualan handset 3G. Mereka tidak OMDO, buktinya adalah Andromax B, yang dirancang untuk menjembatani migrasi pengguna jaringan CDMA/2G/3G yang ingin merasakan jaringan 4G LTE.

Sosok itu lalu melihat kemasan boksnya yang menarik. Tidak ada yang berubah dari seri sebelumnya. Ciri khasnya sudah ada sebagai brand dan varian dari Andromax Smartfren, yaitu merah dengan tulisan besar. Kesemuanya eye catching. Materialnya sudah bagus dan boksnya kuat sehingga aman jika harus dikirimkan melalui jasa kurir. Urutan dan pengemasan asesoris sudah baik, hanya saja bagi dia, lem plastiknya terlalu kuat sehingga saat barang sudah dikeluarkan, agak sulit untuk dimasukkan kembali karena plastiknya sudah rusak. Ya, siapa tahu kalau tidak digunakan lagi bisa diberikan pada saudara dengan kondisi plastik seperti tampak baru, dan bukannya sobek. Itu adalah bentuk penghargaan bagi orang yang diberi. Handset-nya pas digenggam di tangan, pas juga dengan berat dan ketebalannya. Semua fasilitasnya sudah menjadi ciri khas Andromax, baik itu tombol power, volume, port charger dan earphone. Tidak ada masalah saat membuka backcover, memasang dan melepas SIM atau SD card. Semua berjalan dengan baik dan bagi yang biasa memakai Andromax, it’s ok.

review-08

Andromax B memiliki keunikan/kelebihan sebagai smartphone entry level. Ya, apalagi kalau bukan karena OS 6 Marshmallow-nya. Semua itu memang untuk memanjakan para pelanggan Smartfren, khususnya bagi yang baru mengenal perangkat komunikasi berteknologi 4G LTE. Itulah wujud keseriusan mereka dan berharap kehadirannya dapat memberikan angin segar bagi masyarakat Indonesia untuk dapat menikmati konten-konten multimedia terkini. Bagi sosok itu yang memang menggemari dunia fotografi ponsel, resolusi kamera utama 5 MP (AF) pada Andromax B sudah dianggap keren, apalagi produk ini dibanderol hanya Rp849ribu. Pas dengan sebutan bahwa smartphone tersebut adalah jembatan bagi pengguna 3G ke 4G.

Kelebihan lainnya adalah Smartfren tidak hanya puas dengan fitur Voice over Long Term Evolution (VoLTE) yang pernah di-launching tahun lalu. Mereka terus mengembangkan diri hingga melalui produk barunya ini, diperkenalkanlah Voice over WiFi (VoWiFi). Hartadi Noviyanto, Mass Product Dept. Head Smartfren, menjelaskan, “VoWiFi memudahkan pengguna yang misalnya sedang di dalam ruangan dan sinyal lemah, tetapi ada koneksi WiFI. Pengguna bisa mengaktifkan fitur ini untuk melakukan panggilan telepon.” Kalau mau tahu caranya, tarik terlebih dahulu toggle yang terdapat di bar navigasi. Saat fitur itu aktif, maka panggilan melalui koneksi WiFi otomatis bisa dilakukan. Intinya, fitur ini memungkinkan pengguna melakukan panggilan telepon ke operator seluler dan PSTN tanpa menggunakan aplikasi tertentu dengan memanfaatkan jaringan WiFi. VoWiFi dijamin bisa memangkas biaya roaming internasional untuk panggilan telepon ke luar negeri.

review-09

KUALITAS KAMERA ANDROMAX B

Sebelum membahas soal kamera, yuk kita bahas soal kestabilan sinyal dan penggunaan kartu GSM. Pada Andromax B, saat sinyal lemah, tanda yang muncul adalah tanda G (paling sering). Namun pernah terjadi juga saat sosok itu dalam perjalanan sinyal terlihat 4G terus tetapi tidak bisa mengakses internet. Kalau hal itu terjadi, silakan di-reboot ulang dan sinyal akan kembali normal. Aktivitas mengakses media juga nyaman-nyaman saja menggunakan perangkat ini. Dia menonton tiap malam di salah satu aplikasi penyedia film dan hasilnya lancar tanpa buffering. Nonton youtube juga sama. Apalagi setelah membeli Andromax B langsung mendapatkan program GIS (Gratis Internet Setahun) yang juga berlaku setelah membeli Andromax A dan L. Syaratnya adalah langsung mengisi pulsa minimal Rp60ribu. Bonusnya adalah kuota internet dengan total 30GB selama seee … tahun. Mau?

Sosok itu juga mencoba provider kuning (GSM) pada slot 2, hasilnya lancar-lancar saja. Buat nelpon maupun SMS tidak ada masalah yang berarti. Kualitas penerimaan sinyal juga baik dan stabil. Hanya saja khusus untuk slot GSM terlihat sinyalnya hanya G. Berbeda dengan seri Andromax lain yang bisa sampai 2G. Performa sistem juga baik-baik saja. Hanya saja perlu menjadi perhatian jika perangkat ini diberikan pada anak-anak. Tahu sendiri kalau mereka suka sekali mengunduh game yang tidak hanya didapat dari aplikasi resmi. Mereka sering sekali mengunduh lewat perangkat ‘bluetooth’ atau ‘share it’ dimana file ‘apk’ game bisa jadi telah crash. Akibatnya jangan heran kalau nanti bakal ada pesan “Sayangnya, Launcher3 telah berhenti” setelah membuka aplikasi (apa saja), lalu sistem berhenti dengan tiba-tiba. Saat dipencet tombol OKE, pesan itu muncul lagi. Begitu seterusnya. Untuk menghilangkannya sesaat, bisa dengan cara di-reboot, tapi nanti biasanya akan muncul kembali dan hal ini jelas sangat mengganggu. Cara terakhir adalah dengan Factory Reset dan memulainya lagi dari awal.

review-10

Nah, soal kamera. Ini bagus banget untuk ponsel kategori entry level. Fokus otomatis bekerja baik dan cepat (kurang dari 1 detik). Gambar yang diambil dari jarak dekat (kurang dari 5 cm) hasilnya tidak fokus dan pecah. Hasil maksimal didapat dengan jarak minimal 10 cm. Begitu pula dengan zoom, hasil menjadi pecah meski untuk pembesaran maksimal 1.5x masih terlihat bagus. Moda HDR terbilang cukup dan memuaskan, khususnya untuk foto alam. Panorama bagus dengan hasil luar biasa, apalagi saat dicoba untuk memotret objek 1 orang namun terlihat ada 2 orang. Kalaupun ada cacatnya, hal ini dimungkinkan karena objeknya yang bergerak agak lambat. Lampu flash juga kurang maksimal. Flash hanya menerangi beberapa bagian dengan jarak tertentu (sampai sekira 5-10 cm) dan selebihnya gelap. Kelebihan Andromax B terletak pada layarnya yang sudah berteknologi SVI atau Sunlight Visibility Improvement, sehingga bisa dipakai di bawah sinar matahari langsung dimana layar LCD masih terbaca dengan baik (setelah pencahayaan layar diatur pada level maksimum).

Perlu dicatat bahwa baterai terasa cepat panas, apalagi jika digunakan beberapa aplikasi online. Bahkan langsung muncul peringatan ‘over heating’ saat dimulai charging. Maksudnya baterai terasa panas dan dayanya sudah hampir habis, terus di-charge dan muncullah peringatan tersebut. Oke, kita main data soal ketangguhan baterai Andromax B. Dari daya 87% sampai 100% memerlukan waktu sekira 55 menit. Artinya perlu waktu 55 menit untuk mengisi daya sebanyak 13%. Daya tahan baterai juga terlihat cepat menurun. Dari sejak dinyalakan yang awalnya memiliki daya 71% tiba-tiba saja jadi turun 66% hanya dalam waktu kurang lebih dua menit, dengan kondisi didiamkan (tanpa membuka aplikasi lain). Untuk mengatasinya, jangan lupa mengaktifkan battery optimizer di bagian setting.

review-11

KESIMPULAN

Secara keseluruhan, handset ini memiliki kinerja yang baik untuk kategori entry level. Sosok itu terkejut sekali dengan kualitas kameranya, sangat bagus untuk kategori entry level. Beberapa kelebihan Andromax B yang telah dijelaskan di atas, adalah 1) OS Android 6 Marshmallow; 2) Dual SIM dan berjaringan 4G LTE Advanced – GSM; 3) Audio Snapdragon Audio+; 4) Layar LCD Touchscreen 4.5” IPS LCD dengan fitur SVI; 5) Internal memori 8GB ROM + 1GB RAM yang mendukung eksternal memori Micro-SDHC sampai 32 GB; 6) Fitur VoWiFi; dan 7) Bonus kuota internet dengan total 30GB setahun.[]

Advertisements

One thought on “Kelebihan Andromax B dengan OS Marshmallow

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s