Nelpon ke Semua Operator Hanya Rp1/Detik, Mau?

Kang Aep merasa berdiri di persimpangan yang membingungkan. Sebelah kanan ada sungai yang begitu lebar, namun ada perahu tambang yang siap menyeberangkannya. Sedangkan di sebelah kiri adalah jalan beraspal yang menembus ke hutan. Kedua jalan itu sama-sama menuju Desa Ooredoo namun dengan waktu tempuh yang berbeda. Dua jam perjalanan lebih cepat menggunakan perahu tambang. Bahkan jalan yang melewati hutan terbilang belum aman. Satu sisi dia merasa yakin harus mengambil jalan yang ke kanan, tetapi tidak memiliki uang untuk membayar ongkos perahu tambang. Dilema.

Dia tidak tahu persis posisi calon penumpangnya saat ini. Kang Aep sudah berada di lokasi yang ditunjukkan calon penumpangnya tetapi dia tidak tahu yang mana. Ada banyak orang di sana. Sekali lagi dia mengecek saldo pulsanya, masih tetap Rp60, jelas tidak bisa menelepon atau mengirimkan pesan. Satu-satunya harapan adalah calon penumpang ojek online-nya itu menelepon, tetapi kemungkinan itu begitu tipis. Amat jarang sekali. Kang Aep hanya menghela nafas panjang, sambil kepalanya berputar ke segala arah, memastikan bahwa calon penumpangnya memberikan tanda keberadaannya. Ya Allah, bisiknya.

“Punten … Kang Aep ya?” Sebuah suara dengan nada bertanya mengejutkan Kang Aep yang sudah berkeringat, dari arah belakang. Kang Aep berputar. Di sana ada sosok pemuda harapan bangsa sedang tersenyum sambil memegang gadgetnya. Jelas sekali terlihat bahwa ada sesuatu berwarna merah di sela-sela giginya. Aroma asam jengkolat pun semerbak tercium oleh Kang Aep. “Benar, itu saya. Kang Aswi ya?” Sang pemuda mengangguk. “Duh, pasti perutnya dah enakan ya, Kang. Makan jengkol sama sambel,” ujar Kang Aep menelan ludahnya sendiri. “Hahahaha…, Kang Aep bisa saja.” Semburan asam jengkolat kembali menyerang. “Punten, Kang, kalau kelamaan. Saya sudah dari tadi di sini, tapi punten … saya gak punya pulsa buat nelpon. Tinggal Rp60 lagi.”

Sosok itu tersenyum. Dia menepuk punggung tukang ojek online yang sudah berumur itu. “Gak papa, tapi coba deh pake hape saya ini. Coba telpon istri Kang Aep,” ujarnya menyerahkan gadgetnya. Kang Aep membentuk mulutnya menjadi bentuk ‘O’. Dia pun bertanya gagap, “Mak … sudnya?” Sosok itu mengangguk, “Coba saja. Silakan.” Entah mengapa meski Kang Aep tidak paham, dia mengambil hape itu dan segera memijit beberapa nomor. “Assalamu’alaikum. Nyaiii … lagi apa? Dah masak jengkol sama sambel kesukaan Akang?” Dia tertawa lepas. “Gak papa, ini nomer pelanggan, gak tahu tuh disuruh nelpon.” Kang Aep tersenyum pada sosok itu. “Iya, habis ini Akang pulang dulu. Dah laper nih perut. Udah yaaa … assalamu’alaikum.”

Sosok itu menerima kembali gadgetnya, lalu memijit beberapa nomor lagi. Setelahnya dia langsung menunjukkan layarnya pada Kang Aep. “Nih, Kang, tadi Akang nelponnya cuma 15 detik dan pulsa saya tadi sebelum dipake nelpon ada Rp7000. Sekarang berapa sisa pulsanya?” Kang Aep memperbaiki letak kacamatanya, melihatnya benar-benar, lalu menjawab, “Enam ribu sembilan ratus … delapan puluh lima rupiah.” Sosok itu tersenyum lebar, “Nah, berarti pulsa yang terpakai buat nelpon cuma Rp15 selama 15 detik, artinya tarifnya hanya Rp1/detik.” Kang Aep melongo, “Kok bisa?” Sosok itu tidak langsung menjawab, tapi segera memakai helm yang dari tadi dipegang Kang Aep. “Sudah, jalan dulu, Kang. Nanti saya jelaskan di jalan,” ujarnya langsung duduk di belakang Kang Aep.

PAKAI APPS TANPA KUOTA UTAMA

Sosok itu kemudian bercerita pada Kang Aep bahwa baru saja dia menghadiri sebuah acara keren di Ambrogio Patisserie. Indosat Ooredoo baru saja meluncurkan inovasi produk terbarunya, yaitu IM3 Ooredoo baru dengan ekstra kuota dan tarif menelepon yang murah. Yup, inilah inovasi produk telekomunikasi terlengkap dan paling berani di Indonesia. Pelanggan provider kuning itu tidak perlu khawatir lagi untuk melakukan aktivitas internet (WA, FB, IG, Twitter, Path, BBM, Line, email, dan aplikasi berbasis transportasi) atau bahkan ingin menelpon ke semua operator. Dengan kartu baru IM3 Ooredoo, semua aktivitas internet di atas tidak akan menghabiskan kuota utama.

Siapa yang tidak mau dengan keuntungan itu? Apalagi ditambahkan dengan bonus harapan semua masyarakat, yaitu bisa menelepon dengan tarif murah. Meski teknologi sudah begitu canggih dan seolah-olah tidak ada lagi jarak dengan sering mengirim pesan lewat aplikasi WA, Line, atau BBM, namun tidak bisa dipungkiri bahwa menelepon tidak bisa menggantikan segalanya. Apalagi tidak semua jaringan internet aman. Menelepon dengan aplikasi masih terkendala dengan jaringan dan biasanya ‘delay’. Jika dulu ada masa dimana waktu gratis 1 detik menelepon begitu menolong anak-anak pelajar, sekarang menelepon di bawah 30 detik jelas akan sangat menolong sekali. Tidak hanya bagi pelajar, bagi sosok seperti Kang Aep yang berprofesi sebagai tukang ojek online jelas amat membantu untuk menelepon pelanggannya.

Kanan: Pak Sugiyanto, Sales Area Manager Kab. Bandung & Sumedang

IM3 Ooredoo membuktikan itu semua. Asal masih di bawah waktu 30 detik, tarif menelepon memang benar-benar Rp1/detik ke semua operator. Semua informasi akan tersampaikan dengan jelas dan pasti. “Kami memahami bahwa pelanggan suka menggunakan banyak aplikasi dan tetap ingin berkomunikasi melalui sambungan telepon. Dengan Aplikasi Tanpa Kuota dan Rp1/detik ke semua operator, IM3 Ooredoo dapat memberikan produk yang memiliki 2 manfaat terbaik sekaligus dalam satu paket yang tidak ada tandingannya,” jelas Pak Hari Sukmono, Head of Region Central & West Java Indosat Ooredoo saat di Ambrogio tadi. Sosok itu terus bercerita pada Kang Aep hingga takterasa sudah sampai di depan rumahnya. Sebagai rasa terima kasih, dia pun memberikan kartu perdana IM3 Ooredoo pada Kang Aep. “Semoga bermanfaat ya, Kang.”[]

“Keuntungan dalam produk ini dapat dinikmati oleh semua pelanggan paket IM3 Ooredoo tanpa perlu mengeluarkan biaya mahal, mulai dari Freedom Starterpack, Freedom Mini, Freedom Internet Plus, dan Freedom Combo. Sekarang pelanggan dapat berkomunikasi dengan keluarga dan semua teman, sepuasnya dengan menggunakan aplikasi favorit dan panggilan telepon. Apapun paket Freedom yang digunakan,s emua keuntungan dapat menjadi milik Anda,” ujar Pria Sasongko, Head of Sales West Java Indosat Ooredoo.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s