Muhasabah 2017: Berkenalan dengan Grup Agrinesia

Bagi sosok itu, tahun baru bukanlah sesuatu yang istimewa. Meski begitu ia adalah pengingat, sama halnya dengan ulang tahun, bahwa betapa usia manusia di dunia ini semakin berkurang saja. Waktu berjalan terus ke depan dan tidak akan pernah kembali lagi. Ada waktu-waktu yang terisi dengan hal-hal yang bermanfaat dan insya Allah penuh keberkahan, tetapi ada pula waktu-waktu yang terlewati dengan sia-sia. Selalu ada penyesalan … pastinya. Namun manusia diminta untuk menutupi setiap kesalahan dengan lebih banyak lagi kebaikan. Terus berproses ke arah yang jauh lebih baik lagi dan takpernah berhenti berikhtiar.

Manusia juga akan mengalami kehilangan dan kehadiran. Kehilangan seseorang yang begitu berarti dalam hidup ini: orangtua, saudara, sahabat, siapapun, apapun, termasuk harta benda. Dia … telah kehilangan ibunya, bapaknya, dan baru kemarin kakaknya. Dia juga telah kehilangan ibu dan bapak mertuanya. Jangan ditanya lagi tentang perasaannya. Begitu pula dengan kehadiran. Silih berganti. Sekali lagi … manusia hanya bisa dituntut untuk terus berusaha, pantang menyerah. Hasilnya serahkan saja pada Sang Maha. Ikhlaskan. Kekayaan seorang manusia itu bukan dinilai dari materi, tetapi dari rasa bersyukur yang ia miliki. Islam mengajarkan dua hal terindah pada manusia. Bersyukur saat mendapatkan kebaikan hidup dan bersabar saat mendapatkan kesulitan hidup.

Baca deh mimpinya >> Naik Pesawat Bersama

Tahun Baru ini, keluarga kecil sosok itu mendapatkan rezeki yang begitu istimewa akan sebuah silaturahmi, insya Allah berkah, amin. Bisa berlibur ke Jogja yang merupakan kampung halaman #SangBelahanJiwa dengan naik pesawat yang begitu diidam-idamkan olehnya dan Adik Anin. Bertemu banyak saudara dan sahabat di kota nan istimewa itu, termasuk para blogger. Semua melengkapi dan memberikan pelajaran berharga bagi sosok itu dan keluarganya guna menapaki tahun 2018 yang semoga saja … jauh lebih baik lagi. Traveling bersama keluarga itu terasa menyenangkan dan tidak bisa diungkapkan kata-kata meski dia terbiasa bertualang ke beberapa tempat. Satu hal yang harus dicatat oleh semua keluarga di mana pun: luangkan waktu bersama keluarga dengan cara traveling.

Ya. Jika seseorang akan mudah mengenal sahabatnya saat berada dalam perjalanan bersama, maka kenalilah lebih dalam lagi keluarganya dengan cara yang sama. Traveling.

BOLU SUSU LEMBANG & LAPIS BOGOR SANGKURIANG

Rezeki liburan ke Jogja bersama keluarga menggunakan pesawat bermula dari silaturahmi sosok itu dengan pihak PT Agrinesia. Pada saat itu Pak Syafei, sebagai perwakilan perusahaan, mengontak dia untuk membantu usaha anak perusahaannya di Bandung. Agar memudahkan komunikasi, janji pertemuan pun dibuat, dan jadilah mereka bertemu untuk pertama kalinya di Transmart Buah Batu. Di sana, dirinya juga diperkenalkan dengan Pak Faizal, termasuk dengan Pak Ruli saat rapat ngobrol asyik di Ciwalk. Diskusi yang intens akhirnya menghasilkan sebuah acara, yaitu Grand Launching Bolu Susu Lembang (BSL) di Cihampelas Walk pada hari Minggu, 17 Desember 2017. Tentu saja #BloggerBDG dilibatkan demi meramaikan dunia maya.

Menjelang acara, dia sendiri mengalami rasa tegang yang amat sangat. Selain diberi tanggung jawab untuk membuat kaos, dia harus mengoordinir kawan-kawan blogger. Tidak mudah, apalagi blogger yang dilibatkan terbagi dua: buzzer dan yang khusus datang pada hari H. Alhamdulillah, acara berjalan lancar sesuai dengan ekspektasi semua pihak: 2.000 dus BSL ludes tanpa sisa. Antrian orang-orang yang ingin membeli pun sudah terjadi sejak pukul 09:00 hingga 15:00. Wajar saja, selain enak dengan tiga varian rasa, BSL ini dijual dengan harga murah (hanya Rp29.000).

BSL adalah oleh-oleh khas Bandung yang siap berkompetisi dengan kue sejenis. Lembang sebenarnya sebuah kecamatan di Kabupaten Bandung Barat, yang posisinya terletak di Bandung Utara dengan Gunung Tangkuban Prahu sebagai latarnya. Lembang sudah dikenal sebagai daerah yang begitu sejuk dengan penghasilan alam berupa sayur-sayuran dan susu sapinya (produk turunannya yang juga dikenal adalah tahu susu). Maka Bolu Susu Lembang sudah pasti langsung mengenai sasaran sebagai oleh-oleh yang harus dibawa dari Lembang atau Bandung. BSL memiliki kadar susu yang pas, yaitu hanya 30% susu cair, sehingga rasa susunya terasa namun tidak menjadi enek atau giung. Sosok itu suka.

Oya, BSL adalah produk dari PT Agrinesia, yang jauh sebelumnya sudah mengeluarkan Lapis Bogor Sangkuriang (LBS) dengan rasa unggulannya talas keju. Beres launching produk BSL di Bandung, sosok itu diajak lagi kerjasama untuk mempromokan LBS rasa baru, yaitu pisang cokelat. Dia sendiri pernah menulis di status FB-nya,

“Sejak Jumat kemarin tensi agak tinggi karena harus menyelesaikan pekerjaan membuat kaos LBS piscok. Sabtu (23/12), pukul 02:30, dia sudah menembus jalanan kota Bandung dan langsung nongkrong di Terminal Leuwipanjang. Berharap dapat bus paling pagi, dia memilih shalat Subuh di sana. Ternyata bus paling pagi berangkat pukul 05:30, itu pun bukan bus favorit yang akan mengantarkannya ke Bogor. Feeling yang tidak enak sejak naik bus akhirnya menjadi kenyataan. Di KM78 ban bus bagian belakang meletus dua-duanya. Teriakan “Allahu Akbar” terlontar begitu saja dari mulutnya, sempat selip namun akhirnya selamat berhenti di pinggir jalan. Tegang karena waktu berjalan terus.

Lama tidak ada kejelasan mau dioper atau tidak, dia pun memutuskan menghentikan bus favorit tujuan Terminal Baranangsiang, tidak peduli apakah nantinya harus bayar lagi. Untunglah di Rest Area KM72, lobi-lobi berhasil dilakukan sehingga tidak membayar lagi ongkosnya. Sampai di Botani Square pukul 09:45. Hati ini tenang saat kaos buatannya langsung terpakai oleh klien. Acara launching Lapis Bogor Sangkuriang rasa Pisang Cokelat berlangsung lancar. Senang bisa bertemu beberapa kawan seperti Kang Nyoman Heru, Pria Ramadhani dan kawan-kawan GenPI Bogor. Setelah itu dirinya pamit dan sempat shalat jamak Dzuhur/Ashar di Masjid Alumni IPB sebelum naik elf jurusan Cianjur.”

BAKPIA KUKUS TUGU JOGJA

Tidak berhenti hanya pada dua produk di atas, PT Agrinesia kemudian kembali me-grandlaunching produk Bakpia Kukus Tugu (BKT) Jogja pada akhir tahun 2017, tepatnya di Mal Malioboro pada hari Jumat (29/12/2017) dan di pelataran Kantor KR pas malam tahun baru. Sosok itu dihubungi lagi untuk membantu mereka, hingga akhirnya dia langsung mengontak Mbak Injul sebagai koordinator Blogger Jogja. Sebenarnya produk BKT ini sudah ada sejak Juni 2017 dengan lokasi store-nya di Jalan Kaliurang KM 5,5 Sleman. Bakpia ini jelas beda dengan bakpia pada umumnya karena proses pembuatannya dengan dikukus.

Pak Faizal mengatakan kalau perbedaanya juga ada di bagian dalamnya, yaitu berupa pasta yang lembut dan bisa dinikmati semua orang. Adonannya terdiri atas dua varian rasa, yaitu original (putih) dan brownies (cokelat), sedangkan pastanya ada empat varian rasa, yaitu kacang hijau, kacang merah, cokelat, dan keju. Saat dicoba, tekstur kuenya begitu lembut. Kemasannya juga keren punya, yaitu tiap kuenya dibungkus dengan menggunakan plastik kedap udara dan absorben. Lalu sepuluh kue ditata rapi di dalam kemasan dus semacam laci, sementara desain luarnya dibuat khas Yogyakarta dengan gambar Tugu Jogja dan Batik Parang. Begitu elegan dan ekslusif.

Setelah mengalami berbagai drama pada beberapa hari sebelumnya, sosok itu dan keluarga kecilnya akhirnya bisa menikmati #JogjaIstimewa hari ini. Berkeliling Jogja dengan motor sewaan dan pastinya menyaksikan sendiri kebahagiaan #SangBelahanJiwa dan Adik Anin. . Lupakan kejadian tidak mendapatkan tiket travel atau kereta karena sebagai gantinya dapat tiket pesawat. Lupakan pesawat yang delay 5,5 jam karena pada akhirnya @ummibindya dan @nindyarahmani_ bisa naik pesawat berbaling-baling. . Makan sate malam-malam tanpa lontong disambung Bakmi Jawa. Esok paginya menikmati Soto Ayam Mbok Djinten dan Bubur Ayam Delima khas Tasik di Megatruh Kaliurang. Siangnya nongkrong di Monjali dilanjut makan enak hidangan serba hotplate di Warung Anglo. Hari yang seruuu! . #SangPejalan #Travel #Blogger #BakpiaKukus #BakpiaKukusJogja #OlehOleh #Kuliner #KulinerJogja

A post shared by Sang Pejalan (@bangaswi) on

Sosok itu tidak bisa hadir pada saat launching BKT di Mal Malioboro karena harus mengantar Kakak Bibin kembali masuk pesantren. Padahal menurut Mbak Injul acaranya begitu ramai dan antrian mengular panjang. Di dunia maya saja, tagar #bakpia bertengger di urutan pertama trending topic Indonesia. Alhamdulillah acaranya berhasil, mengulang keberhasilan BSL di Bandung. Ribuan dus habis. Sesuai cerita di awal, dia baru bisa ke Jogja pada hari Sabtu, 30 Desember 2017, dengan menggunakan pesawat. Malam tahun barunya, panggung di depan Kantor KR begitu ramai dan padat. Dengan tema ‘Dari Masa Ke Masa’ grup-grup band kondang Jogja seperti After Deadline, Kiki and The Klan, Lastcarbeat, Union, Goen & The Alacians, dan Hasoe Angels bergantian mengisi panggung.

Dia, Sang Belahan Jiwa, dan Adik Anin berbahagia malam itu meski harus berdesak-desakan saat akan pulang karena terjebak dengan kepadatan masyarakat yang memenuhi Jalan Malioboro. Mereka bersama keluarga di Jogja bergembira meluncurkan Bakpia Kukus Tugu Jogja di malam yang semoga saja penuh keberkahan. Keberkahan yang terus mengalir hingga di kemudian hari. Sosok itu kemudian dibisikkan oleh Kang Raka bahwa PT. Agrinesia bakal me-grandlaunching lagi produknya di Surabaya dengan nama Lapis Kukus Pahlawan, pada Februari 2018. Ini memang kue bolu yang sudah ada dan terkenal.[]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s