Avengers Infinity War di CGV Paris Van Java

Avengers Infinity War berhasil mengaduk-aduk perasaan penonton hingga film usai. (Hampir) semua penonton di Studio 4DX 3D di CGV Mall PVJ enggan beranjak. Tampaknya ada perasaan kelam di dalam hati mereka, menyaksikan beberapa superhero yang menjadi harapan … ternyata hancur menjadi debu. Sepi. Bahkan setelah ‘credits scene’ yang panjang, Nick Fury (pendiri S.H.I.E.L.D.) dan deputinya Maria Hill yang tidak mati-matian melawan serangan Thanos dan sekutunya juga hancur, hilang dari peradaban. Apa yang terjadi kemudian? Hati-hati membaca lanjutannya ya … spoil alert.

Sosok itu begitu suka dengan film bergenre fantasi, dan superhero adalah salah satu bagian darinya. Tema-tema masa depan, teknologi, dan perang telah menjadi bagian dari perjalanannya sebagai seorang sufi alias ‘suka film’. Imajinasi dari film-film yang sudah ditontonnya akhirnya menjadi bagian dari karakter tulisannya ini. Dari semua film superhero yang sudah ditonton, karya-karya dari Marvel Studios adalah yang paling disukainya. Mengapa? Satu, cerita yang mendalam. Ini syarat utama bagi dirinya dalam menonton film. Tiap-tiap tokoh berhasil berdiri sendiri, tanpa dibuat-buat, dan tidak melompat-lompat. Selalu ada hubungan sebab-akibat yang baik, tidak ujug-ujug karena faktor keajaiban atau hal gaib yang tidak begitu disukainya dalam film bergenre horor. Dua, sajian komedi yang mengalir dan begitu membekas. Ya, meski bukan kategori humor, film-film keluaran Marvel selalu berhasil menciptakan kesegaran apa adanya, menciptakan senyum atau tawa mendadak.

Dia memang tidak menulis atau menitikberatkan pada jalan cerita dari film ‘Avengers: Infinity War’ yang dijamin dalam 3 (tiga) hari ini spoilernya bakal merebak di mana-mana. Lihat saja di sosmed. Hari pertama film ini tayang (Kamis, 25/4/2018), sudah 7.000 tiket yang ludes terjual hingga pukul 16.00 WIB di CGV Mall PVJ. Ini kata Yuli Prisilia, marketingnya. Ia tidak tahu berapa total tiket yang akan terjual hingga pukul 24.00 WIB. Yang pasti, itu adalah penjualan tiket terbanyak yang terjadi pada hari kemarin. “Kami memiliki 11 studio dan semua studio menayangkan film Avengers Infinity War,” tambah Yuli. Seluruh bioskop mulai dari Reguler, 3D, Velvet, dan 4DX penuh oleh pengunjung yang ingin menonton Avengers Infinity War. Film ini memang film yang paling ditunggu, animo masyarakat begitu tinggi, bahkan penjualan tiket online telah dibuka sejak 18 April 2018 (seminggu yang lalu).

Nah, benar kan? Itulah mengapa dia tidak mau membahas tentang cerita dari film ini, meski beberapa bagian akan disebutkan demi menunjang isi artikel ini. Justru sosok itu ingin membahas istilah Reguler, 3D, Velvet, dan 4DX yang sudah disebut di paragraf sebelumnya. Ya, dia ingin bercerita dari sisi lainya, yaitu studio atau bioskop yang dipilihnya. Bukan apa-apa, kebetulan kemarin dia mendapatkan pengalaman pertama merasa menjadi bagian dari superhero ala Marvel Studios. Kok bisa? Inilah bagian dari teknologi yang terus berkembang. Manusia akan semakin dimanja dan dihargai. Dan jujur … dia merasa begitu dihargai saat menonton Avenger Infinity War, sebagai salah seorang maniak film fantasi. Fantasi atau imajinasinya dibuat begitu nyaman oleh CGV Mall PVJ.

Banner_001

Bagi yang terbiasa nonton bioskop seperti biasa, itu adalah studio Reguler atau 2D. Bangkunya tegak, diam, dan justru orang yang duduk gak bisa diam. Standar lah. Kecuali kalau mau nonton di Misbar, kursi ala kursi pesta pernikahan dan di beberapa tempat bahkan cenderung becek. Iya, becek. Itu mah pengalaman pertama sosok itu saat nonton film Warkop DKI di Jakarta hehehe. Kalau studio 3D, penonton dikasih kacamata khusus. Itu pakai teknologi proyeksi stereoskopik yang dibuat dan dimiliki oleh RealD inc. Kacamata 3D itu menggunakan circular polarized (proyeksi gelombang) yang mampu menghasilkan gambar realis, seperti ada ‘layer‘, sehingga film tampak ‘hidup’. Kalau kacamatanya dilepas, yang ada gambar di layar jadi burem. Sosok itu sendiri pernah mengalaminya saat nonton ‘Abraham Lincoln: Vampire Hunter’. Nontonnya pun midnight bersama Sang Belahan Jiwa. Ehm. Intinya keren lah.

Kalau studio Velvet … ini niat nonton atau tidur sih? Asli, dia dijamin gak bakal nonton di studio ini. Kalau kepengen nonton sambil leha-leha, mending di rumah aja. Kalau ketiduran, itu nikmat, gak rugi harus mengeluarkan uang segambreng. Ya, Velvet Class adalah kelas studio tertinggi dan ternyaman yang ditawarkan oleh CGV. Penonton dikasih kasur yang sangat nyaman dan mewah beserta bantal dan selimut, hanya cukup berdua. Berdua! Kalau diperbolehkan bawa dua anak, kan asyik tuh ‘unyel-unyelan’ berempat di atas kasur sambil nonton. Kalau boleh, sosok itu bakalan mau nonton di studio ini #KibasPoniBuluHidung hehehe. Oya, studio ini baru ada di CGV Grand Indonesia, Pacific Place, Mall of Indonesia, Central Park, dan Mall PVJ.

Foto_93

Nah, kalau studio 4DX? 4DX adalah studio yang didesain khusus dengan peralatan 4DX yang memungkinkan penonton seolah berada di dalam sebuah film yang sedang ditonton dengan adanya sensor tambahan yang membuatnya menjadi nyata. Katanya, teknologi ini diciptakan di Korea Selatan oleh sebuah grup bioskop terbesar, yaitu CJ CGV. Bagi warga Bandung, beruntung banget kan memiliki CGV di Mall PVJ. Blitzmegaplex yang berganti nama jadi CGV ini adalah bioskop pertama dari jejaring ini di kota Bandung. Dibangun pada 16 Oktober 2006 dengan luas area 7000 meter persegi, CGV Mall PVJ kini sudah dilengkapi oleh 11 studio dengan kapasitas lebih dari 2.500 kursi. Kunci dari teknologi 4DX adalah pada bangkunya yang seperti kursi pijat dan ‘tools‘ yang ada di dinding studio.

Ya, bangkunya bisa bergerak sesuai jalan cerita film. Jika pernah masuk ke dalam bioskop 4 dimensi yang ada di arena permainan terkini, itulah kelebihannya. Bangkunya bergerak maju-mundur, kiri-kanan, membuat tubuh terbawa oleh jalan cerita film. Beruntung kemarin nontonnya film aksi, jadi terasa sekali kelebihan dari studio ini. Uniknya … dari dalam bangku, ada sesuatu yang menusuk-nusuk seperti dipijat. Terasa banget pas adegan bertempur, pas jatuh atau dipukul. Ini beneran kayak kursi pijat hehehe. Sedangkan ‘tools‘ yang ada pada dinding studio adalah mereka bakal mengeluarkan cahaya, bau-bauan, angin, dan air. Ini serius. Cahaya akan keluar kalau adegannya ada ledakan atau matahari terbit, jadi bikin silau. Angin akan keluar pas adegan Tony Stark keluar dari Sanctum Sanctorum karena kedatangan kapal Thanos. Benar-benar realis. Anginnya juga ternyata keluar dari bawah bangku dan langit-langit. Keren pisan.

Foto_94

Efek air, baru terasa saat Spiderman keluar dari bus, melewati permukaan sungai … dan siap bertempur dengan ‘anak-anak’ Thanos. Cipratannya sih gak terlalu besar, tetapi sensasinya jadi takterduga. Kebayang kalau sosok itu nonton film ‘Titanic’ saat teknologi ini sudah ada. Mungkin yang ada studionya jadi tenggelam. Gak mungkin lah ya hehehe. Kalau bau-bauan alias aroma katanya bakal keluar dan menyebar ke seluruh ruangan saat adegan tertentu. Entah bau apa, soalnya kebetulan dia lagi pilek jadi gak mencium apa-apa. Parah. Mungkin lain waktu dia kepengen nonton film ‘Perfume: The Story of Murderer’ di studio ini biar baunya jelas, sewangi apa sih bau yang dicium Jean-Baptiste Grenouille dari para korbannya #Halah. Intinya … dia cukup puas menonton ‘Avengers: Infinity War’ di Studio 4DX 3D Mall PVJ. Sensasi yang takterlupakan. Selain di Mall PVJ, studio ini bisa ditemukan di Grand Indonesia dan Mall of Indonesia.

Dari segi harga memang studio 4DX memang lumayan dibanding Reguler. Ada harga, ada kualitas. Velvet Class paling mahal, maklum … pegawai CGV harus ngebersihin kasur setiap film usai. Kebayang kan ia harus bawa-bawa sapu lidi, pewangi selimut, dan belum bawa seprei baru kalau ada bagian-bagian tertentu yang basah #NepokJidatKudaNil. Di Mall PVJ, untuk menonton di studio 4DX pada hari biasa harus mengeluarkan uang 60K, hari Jumat 70K, dan akhir pekan 80K. Kalau di studio 4DX 3D, hari biasa 90K, hari Jumat 100K, dan akhir pekan 120K. Studio 4DX gak dikasih kacamata 3D, kalau studio 4DX 3D dikasih kacamata 3D. Tetapi harus diingat, kacamata ini harus dikembalikan yaaa usai nonton … kecuali kepengen pusing seterusnya.

Banner_002

Aihhh … penasaran kan? Asli, jemari ini agak gatel kalau tidak menceritakan sebagian cerita dari ‘Avengers: Infinity War‘. Meski ada 19 superhero yang muncul dan sama-sama berjibaku melawan 5 musuh semesta, ternyata tidak cukup. Okelah pada akhirnya Proxima Midnight, Ebony Maw, Corvus Glaive, dan Cull Obsidian bakalan mati. Namanya juga penjahat. Ada yang kena tusuk, dilindas roda raksasa, atau terbakar terkena selaput pelindung negeri Wakanda. Yang paling mengenaskan justru pada salah seorang ‘anak-anak Thanos’ yang sebenarnya paling kuat diantara mereka, yaitu seperti matinya Ratu Aliens oleh Ellen Ripley. Helooo … ada yang masih ingat dengan film ‘Aliens’? Ini gara-gara ide Peter Parker yang doyan nonton juga hehehe.

Meski begitu beberapa tokoh utama juga bakalan mati. Thanos yang pernah muncul di akhir film ‘The Avengers’ dan menjadi bosnya Ronan di ‘Guardians of the Galaxy’ menjadi musuh terkuat dan takterkalahkan. Loki yang terkenal sebagai musuh dalam selimut harus mati dicekik Thanos di awal film, begitu pula dengan Hulk yang kalah telak. Untung saja ia ditolong oleh Heimdall sehingga bisa kembali pulang ke Bumi. Dan taruhannya berat, Heimdall pun dibunuh oleh Glaive. Setelah itu, Hulk jadi penakut dan paranoid, susah muncul lagi untuk membantu Avengers. Superhero berikutnya yang jelas-jelas mati adalah Gamora yang dilempar oleh Thanos, dan Vision. Mengenai Vision … ia harus kesakitan karena mati dua kali. Oleh kekasihnya sendiri dan oleh Thanos. Memilukan.

Duh … maaf spoiler banget. Akan tetapi jangan khawatir … meski endingnya kelam, film ini menyuguhkan komedi yang terus diingat. Adegan betapa paranoidnya Hulk yang gak mau membantu Banner terus mengundang senyum. Begitu pula adegan sedih-sedihan ala Thor dan geng Guardians of the Galaxy. Thor yang sedih dan sakit hati karena telah kehilangan Odin (ayahnya), Loki, dan juga terpaksa membunuh kakak perempuannya Hela di film ‘Thor: Ragnarok’, hampir saja membunuh Gamora yang ternyata putri angkat Thanos. Gamora sedih karena ayah angkatnya adalah penjahat semesta. Peter Quill juga gak mau kalah karena menganggap ia-lah yang paling sedih karena ibunya dibunuh oleh Ego (ayahnya). Yondu Udonta, ayah angkatnya juga harus jadi korban kekejaman ayahnya, hingga akhirnya ia pun terpaksa membunuh Ego (lihat film ‘Guardians of the Galaxy: Vol. 2’). Adegan sedih-sedihan ini lucu banget.

Foto_95.jpg

Oke deh … mending nonton aja langsung di bioskop sebelum semua spoilernya muncul. Gak asyik lagi kalau nonton di DVD kecuali buat koleksi. Silakan bersedih karena bakal kehilangan Bucky (cees beratnya Steve Roger), Peter Quill, Groot, Drax the Destroyer, Mantis, Spiderman, Dr. Strange, Black Panther, Falcon, dan Scarlet Witch. Perasaan yang kelam para penonton bakal menemani Nebula dan Iron Man di Planet Titan sementara Captain America, Thor, Banner, Black Widow, War Machine, Rocket, Okoye, dan M’Baku terpaku di Wakanda. Hiks. Butuh superhero baru untuk mengatasi semuanya, dan ini memang akan muncul di film Avengers berikutnya. Siapa? Simbolnya sudah muncul di akhir film. Penggila komik Marvel pasti sudah tahu siapa superhero yang menggunakan simbol itu.[]

Advertisements

8 thoughts on “Avengers Infinity War di CGV Paris Van Java

  1. Whuaa, ga penting endingnya, tapi seneng menikmati alur cerita dan guncangan, tonjokan, angin smliwiir, wangi fresh dan cipratan air. Yang terpenting menikmati kegantengan Kang Mas Thor, Dr Strange dan yang lainnya. Tapi asli sakit badan, abis bertengkar ditonjokin Thanos euy, remux seperti debu..halagh

    >> Hahahaha … Kangmas Thor. Seru memang nontongnya di Studio 4DX 3D.
    Sama-sama capek badan ^_^

  2. kalo suamiku bilang, bisa aja ada twist di seri berikutnya… ga mungkin dibikin mati begitu aja… tapi filmnya emang seru, terlepas dari superhero yang menurutku too much hahahaha…

    >> Pastinya, saya pun berpikir demikian. Superhero yang menghilang akan muncul kembali.
    Alur cerita (meski dengan superhero yang banyak) masih worth it, bagus ^_^

  3. Thank for you sharing! I loved Avengers:Infinity War so much, its such a great movie! I got the insane opportunity to go to the World Premiere on the 23rd. I was just in front of Tom Holland during the screening at the Dolby Theater, he was with his brothers and they were all so sweet! I got to talk to members of the cast and they were all incredibly nice! I wrote two posts on my blog about it (one about the premiere and another one about after party) if you’d like the check it out!

    Love, Tiffany Lea

    >> Thanks for stopping by ^_^

  4. huaaa, jadi kepengen nonton. Kemarin di Cibinong XXI antriannya udah kaya mau beli tiket mudik, padahal hampir 7 studio udah dibooking semua buat avenger, tapi aku masih belum tertarik nonton *emakgalau. Btw, asik juga ya nonton di 4DX3D, sensasinya beda

    >> Iya, atriannya luar biasa. Mereka yang berhasil adalah yang sudah sudah booking jauh2 hari.
    Nunggu sepi aja dulu, entah kapan hehehe. Iya, sensasi nonton di Studio 4DX 3D memang luar biasa ^_^

  5. Wahh jadi pengen nonton bareng anak, kayaknya akan jadi pengalaman seru nih. Teknologi memang berkembang luar biasa ya bang, melintasi imajinasi anak 90an spt diriku. Padahal dulu nonton film di layar tancep aja udah seneng buakn main…Gak kebayang nanti 20 tahun lagi teknologinya seperti apa…

    >> Iya, dulu tahunya becek dan banyak nyamuk. Kalau layar tancep enak bisa tiduran di tikar sambil minum bajigur hehehe. Sekarang lebih canggih lagi dan bikin badan pegel-pegel. Aslinya tah.

  6. huwaaa, seru ya, bang. aku belum nonton infinity war huhu.
    ga ada temen nontonnya. hehe. soalnya beda selera film šŸ˜€

    >> Nonton dulu filmnya. Kalau di sana, ada Studio 4DX 3D gak?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s