Persahabatan Acer dan AMD Ryzen

Inilah persahabatan multiras, tidak terkotak-kotakkan. Acer dari Asia bertemu dengan AMD dari Amerika. Meski AMD lahir terlebih dahulu, tidak membuatnya menjadi besar kepala dan merasa paling superior. Ia begitu menerima dengan hati terbuka pada Acer yang baru lahir tujuh tahun kemudian. Sekarang memang zaman keterbukaan: bukan tentang usia tetapi tentang siapa yang mampu. Ini tentang kualitas. Dan persahabatan memang harus diciptakan pada dasar kualitas. Persahabatan yang berkualitas. Sama halnya saat sosok itu pertama kali kenal dengan AMD.

Dari kecil, dia memang tergila-gila pada ‘game‘. Permainan elektronik. Mulai zaman ‘game watch‘ atau gimbot dengan permainan parachute, donkey kong, western bar (cowboy), helli-battle, submarine battle, dan lain sebagainya yang banyak dikeluarkan oleh brand Casio. Meski saat itu dia tidak memilikinya tetapi masih bisa pinjam ke teman-teman atau menyewa pada Mamang di depan sekolah. Rp50 sudah bisa main sepuasnya, sampai mati atau dihitung waktunya. Pada saat kuliah, PC atau personal computer mulai masuk ke dalam rumah. Game makin canggih saja, dan dia suka dengan genre CnC alias ‘Command and Conquer‘ semacam Red Alert. Kalau mau aksi perseorangan atau tim, dia lebih suka Commandos.

AMD Ryzen

Banner_009

Berdasarkan game yang dia suka itu, akhirnya sosok itu mulai mengenal perangkat hardware komputer. Dari obrolan dan dari hasil melihat teman yang sedang ‘mengoprek’ komputernya, dia jadi tahu kalau kepengen banget main game tanpa lama rendering-nya dan grafis yang memadai, pakailah prosesor AMD. AMD. Tiga huruf itu selalu berulang-ulang terekam di kepalanya. Advanced Micro Devices, kepanjangannya. Hingga kemudian, dia benar-benar tercuci otaknya bahwa komputer yang bagus itu harus berprosesor AMD. Bukan apa-apa sih, di kemudian hari dia memang lebih suka desain grafis. Setelah mencari-cari tahu, prosesor AMD memang mumpuni untuk program-program desain grafis. Seri-seri AMD seperti Duron, Athlon, dan Sempron semakin akrab di telinganya.

Okelah AMD masih kalah jauh dengan kompetitornya yang memiliki lima huruf, tetapi sepaham pengetahuannya, prosesor AMD cenderung lebih jago digunakan untuk program-program berat. Main game atau meng-install beberapa desain grafis pasti selalu dikaitkan dengan AMD. Dari segi harga, AMD juga lebih murah dibanding kompetitornya, dengan kualitas yang sama. Nah, kalau Acer, awalnya dimulai dari perusahaan distributor komponen elektronik dan konsultan dengan nama Multitech. Kini, perusahaan yang didirikan oleh Stan Shih di Taiwan, masuk ke dalam lima besar merek notebook dunia (selain Lenovo, HP, Dell, dan ASUS).

Commandos 3

Sebelum fokus pada persahabatan Acer dan AMD Ryzen, ada baiknya membahas tentang tiga huruf yang ada pada seri terbaru AMD. Zen. Ya, ini adalah salah satu aliran dari ajaran Budha. Aktivitas paling umum dari ajaran ini adalah meditasi. Zen selalu dikaitkan dengan ketenangan. Dan memang … Ryzen (baca: ‘Rai-zen’) adalah simbolisasi dari kekuatan Zen. Kalau kata Dr. Lisa Su, CEO AMD, “Ryzen adalah perspektif baru di dunia komputer.“ Hehehe … komputer aja bisa bermeditasi. AMD Ryzen adalah sebuah prosesor dengan desain yang sama sekali baru, begitu berbeda dengan pendahulunya, diklaim memiliki Instruction-per-clock 40% lebih tinggi dari core sebelumnya. Clock prosesor Ryzen dapat beroperasi pada 3.4Ghz, tetapi ini pun katanya masih bisa ditingkatkan.

Pada awal peluncuran beberapa tahun lalu, AMD Ryzen dites dengan cara demo rendering ala Blender dan Handbrake. Pesaingnya bukan main-main, yaitu Core i7-6900K yang memiliki stock speed 3.2Ghz lalu di-boost lagi hingga mencapai 3.7Ghz. 3.4Ghz melawan 3.7Ghz. Hasilnya, pada demo Blender keduanya berhasil menyelesaikan tugas dalam waktu yang sama. Sedangkan pada demo Handbrake, AMD Ryzen berhasil menyelesaikan demo dengan waktu 5 detik lebih cepat daripada pesaingnya. Wuih! Oya, sebagai gambaran saja, Core i7-6900K ini adalah jiwa pada sebuah komputer yang harganya mencapai sekira Rp15 jutaan (dengan kurs saat ini ya). Oke deh, “AMD is back!

Banner_010

Pada hari Selasa kemarin (15/5/2018), kebetulan sosok itu menyaksikan sendiri persahabatan Acer dan AMD Ryzen. Acer yang merupakan produsen laptop terbesar (lima besar) dunia berkolaborasi dengan AMD Ryzen yang digadang-gadang sebagai prosesor tercepat dan terbaik saat ini. Jika dulu sosok itu harus menggunakan PC agar bisa bermain game dengan nyaman atau mendesain grafis beberapa pekerjaannya, maka sekarang tidak lagi. Semua itu bisa dilakukan hanya dengan menggunakan laptop yang begitu mudah dibawa-bawa. Beberapa diantaranya bahkan begitu tipis. Mupeng gak, tuh?

Bagi yang sudah kenal dengan brand Acer tentu kenal dong dengan seri Aspire dan Swift. Nah, seri Aspire 3 bakal dilengkapi dengan prosesor AMD Ryzen 3, Ryzen 5, dan Ryzen 7. Sedangkan Swift 3, laptop yang tipis banget, juga bakal dilengkapi dengan prosesor AMD Ryzen 5 dan Ryzen 7. Otomatis, rangkaian produk ini menjadikan Acer sebagai satu-satunya brand yang menghadirkan laptop dengan lineup terlengkap dari prosesor AMD Ryzen. Aspire 3 dan Swift 3 adalah jawaban para gamer sejati dan para pelaku desain grafis selama ini. Bayangkan adanya penyimpanan HDD berkapasitas 1TB dengan baterai yang tahan hingga 10 jam. Wuih! Kualitas kartu grafis Radeon Vega Graphics yang tersemat di dalam prosesor AMD Ryzen ini dihadirkan untuk menjawab kebutuhan dasar user untuk bekerja dan bermain.

Acer Swift 3

Banner_011

  1. Aspire 3 sudah mendukung Dual Storage (SSD dan HDD) secara bersamaan untuk kecepatan tinggi sekaligus kapasitas yang besar. Swift 3 sangat cocok bagi pengguna yang memiliki mobilitas tinggi karena desainnya yang stylish, tipis, serta ringan.
  2. Aspire 3 dan Swift 3 dapat digunakan untuk aktivitas multitasking. Ingat loh bahwa AMD Ryzen 7 adalah prosesor tercepat untuk laptop ultrathin, dengan performa multi-threaded CPU (44% lebih baik daripada kompetitornya) dan performa grafis (161% lebih baik daripada kompetitornya). Peningkatan yang signifikan ini mengoptimalkan pengolahan data dan gambar menjadi lebih cepat.
  3. Penggunaan SSD dapat mempersingkat waktu booting hingga 4 detik.
  4. Daya tahan baterai yang dimiliki oleh Aspire 3 juga semakin diperkuat hingga 60 menit lebih lama, bobot yang lebih ringan, dan proses transfer yang lebih cepat. Swift 3 juga dibekali ketahanan baterai hingga 10 jam dengan sekali pengisian daya, sehingga tidak perlu membawa charger saat bepergian. Ditambah pula dengan adanya AMD Ryzen, sehingga makin hemat hingga 58%.
  5. Perangkat ini juga memiliki ketahanan yang lebih kuat terhadap goncangan sehingga data yang disimpan menjadi lebih aman. Swift 3 juga dibekali USB 3.1 Type-C yang fungsional, sehingga dalam 1 port bisa mengisi daya baterai notebook, data transfer hingga 5GBps, dan bisa sebagai port display.
  6. Aspire 3 juga hadir dengan compartment backdoor yang terletak di bagian belakang untuk memberikan keleluasaan dalam melakukan upgrade komponen hadrware. Fitur Power-Off USB Charging tipe 3.0 pada Swift 3 juga dibenamkan dalam perangkat ini untuk mengisi ulang daya perangkat lainnya dalam keadaan off.
  7. Ada dua buah slot RAM yang dapat di-upgrade hingga maksimum 32GB untuk pengalaman multimedia dan multitasking yang lebih baik.
  8. Harga Aspire 3 Ryzen 3 (paling murah) hanya Rp5,8 juta saja. Sedangkan Aspire 3 Ryzen 7 dihargai Rp10,9 juta. Swift 3 AMD Ryzen 5 dihargai Rp9,5 juta, sedangkan Swift 3 AMD Ryzen 7 dihargai Rp12,4 juta.[]
Advertisements

One thought on “Persahabatan Acer dan AMD Ryzen

  1. Meski saya gaptek mengenai prosesor, tapi tau kalo untuk desain grafis dan maen game, emang jagonya AMD. Dan sekarang Acer makin mantap aja ya bang, dengan kolaborasi bareng AMD. Top!

    >> Gak usah kudu pinter hardware untuk mengetahui kalau AMD memang jago di dunia grafis dan game ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s