Smart Festival 2018, Festivalnya Bandung Juara

Mengimbau kotaku di dasar hijau lembahmu
Dinafasi angin di dua musim
Ketika fajar berlinang embun
Dan gugur bunga-bunga kemarau

Nafas sosok itu tidak terlalu berat. Tidak seperti biasanya kalau dia berlari. Paling hanya rasa tidak enak saat memaksakan tubuhnya untuk membungkuk memunguti puntung rokok. Kalau sudah demikian, dia memilih untuk berjongkok. Tidak hanya puntung rokok yang memang terbilang paling banyak ditemukan di tepian jalan, tetapi juga ada beberapa plastik. Sebenarnya dia amat bersyukur karena sepanjang jalan Ambon, Saparua, Aceh, Menado, hingga Belitung tidak terlalu banyak sampah yang berserakan. Inilah bukti bahwa kebersihan kota Bandung benar-benar terjaga. Pada saat inilah dia merasa bisa untuk berlari, tidak sekadar jalan. Namun saat melewati depan Stadion Siliwangi di jalan Lombok, semuanya berubah.

Plogging Run

Begitu banyak sampah yang berserakan, terutama di sekitar parkir bus dan pedestrian jalan. Bekas kulit pisang, dus pembungkus nasi kotak, plastik, puntung rokok, dan beberapa kertas-kertas pamflet. Dia pun teringat dengan acara pagi kemarin yang kebetulan diikutinya, sepeda santai. Sosok itu hapal benar bahwa sampah-sampah yang dipungutinya adalah sisa-sisa hari kemarin. Beberapa terbilang sampah baru, hasil buangan para penumpang bus. Dia hanya bisa mengurut dada. Tidak perlu sumpah serapah, cukup dengan memungut sampah dan memasukkannya ke dalam ‘trash bag‘ yang memang dibawanya dari sejak awal. Ya, sosok itu memang sedang melakukan Plogging Run bersama puluhan kawan-kawannya.

Itu adalah aktivitas lari bersama sejauh 2,3 km sambil memunguti sampah. Unik. Kegiatan lari ini memang diinisiasi oleh para pelari di Swedia yang bertujuan agar masyarakat peduli dengan sampah yang ada. Dia sendiri sebelum ini bersama aparat kota juga melakukan hari pungut sampah di Lapangan Tegallega dan beberapa kali bersama komunitas blogger memunguti sampah di beberapa ruas jalan besar. Sebut saja jalan Riau, Braga, hingga area CFD Dago. Bagaimanapun sampah adalah masalah bersama dan masyarakat harus terus dididik agar tidak membuang sampah sembarangan. Plogging Run pada hari Minggu (25/11) kemarin itu adalah salah satu kegiatan dari acara Smart Festival 2018 yang diadakan di Lapangan Saparua, Bandung.

Banner_034

Penggalan puisi di awal diambil dari “Kota Kelahiran” yang dibuat oleh Saini K.M. tentang Bandung. Berbicara tentang kota yang kini menjadi tempat tinggalnya, memang tidak dapat dipungkiri terus berkembang. Kemacetan selalu terjadi pada pagi dan sore hari saat hari kerja. Bahkan tidak jarang pada siang hari juga terjadi di beberapa titik. Mobil dan motor terus saja membengkak. Jadi jangan heran kalau ‘weekend’ sebagian warga Bandung memilih untuk tinggal di dalam rumah saja karena begitu banyak pendatang yang memadati jalan-jalan di kota. Ya, Bandung merupakan kota terbesar ketiga di Indonesia setelah Jakarta dan Surabaya. Wajar saja karena peningkatan jumlah penduduk dari urbanisasi adalah sekitar 38–40 ribu jiwa.

Meski demikian patut disyukuri bahwa Bandung adalah kota kreatif. Sosok itu adalah buktinya. Dengan keterampilan yang mumpuni, dirinya bisa hidup di kota Bandung. Hanya dengan berkomunitas, siapa pun bisa hidup. Gak heran kalau British Council pernah menjadikan kota Bandung sebagai pilot project kota terkreatif se-Asia Tenggara pada 2007. Hal ini dikarenakan kota Bandung dikenal sebagai pusat seni, fashion, dan kebudayaan kreatif. Bahkan Bandung juga masuk ke dalam UNESCO Creative City Network (UCCN) di bidang desain. Nah, melihat fenomena inilah, Superbrands Indonesia memilih kota Bandung sebagai kota kedua diadakannya Smart Festival 2018. Smart Festival 2018 adalah bukti cinta Superbrands pada kota Bandung sebagai salah satu kota yang memprakarsai produk-produk berkualitas.

Senam Zumba

Smart Festival 2018 diselenggarakan oleh Grandindo Konsultama (selaku pemegang lisensi Superbrands Indonesia) sebagai bukti bahwa Superbrands ingin memberikan apresiasi terhadap beberapa platform digital di Bandung seperti Ciho Group, HIPMI Kota Bandung, engineer.co.id, OMI, Aesthetic Bluepin Community, dan Delitaste. Superbrands Indonesia telah berdiri sejak tahun 2004 sebagai lembaga arbitase independen pertama yang memberikan penghargaan kepada brand-brand terkemuka di Indonesia. Dan Smart Festival adalah program unggulan sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan sarana untuk mempertemukan stakeholders (brand-brand), konsumen, komunitas, entertainer, pelaku UMKM dan pemerintah dalam kegiatan produktif yang dikemas secara kreatif dan interaktif guna memberikan edukasi, motivasi dan inspirasi kepada semua orang.

Smart Festival diselenggarakan sekali dalam setahun di kota-kota besar di Indonesia yang menjadi lokasi survey Nielsen dalam menetapkan brand-brand yang termasuk kategori top of mind di masyarakat dan layak mendapatkan penghargaan bergengsi dari Superbrands. Tahun kemarin, Smart Festival diadakan di Jakarta. Lalu tujuannya apa? Smart Festival bertujuan untuk meningkatkan prestasi generasi muda di bidang olah raga, meningkatkan kepedulian terhadap seni dan budaya sebagai identitas bangsa, memberikan ruang apresiasi dan kesempatan berekspresi bagi para komunitas di area publik, memberikan edukasi, motivasi dan inspirasi kepada generasi muda untuk memiliki pola pikir, tindakan dan rasa percaya diri menjadi entrepreneur di era digital serta memberikan sarana bagi pelaku usaha dan pemilik brand untuk mengedukasi masyarakat dalam memilih dan membeli produk dan layanan berkualitas.

Plogging RunPlogging Run itu keren banget. Bersyukur sekali dia bisa mengikutinya meski harus bangun pagi dan sudah sampai di lokasi sebelum pukul enam. Ada beberapa komunitas lari yang hadir. Mereka semua setelah registrasi ulang diberi nomor BIB, trash bag, dan sarung tangan. Setelah finish, trash bag dikumpulkan dan jumlah memang luar biasa. Kalau diperkirakan, mungkin ada sekira lebih dari 50 kg. Sosok itu kemudian antri untuk mendapatkan pisang dan sebotol air mineral. Kemudian mendapatkan medali yang dikalungkan sendiri oleh Ibu Grandtyana Mayasari, CEO Superbrands Indonesia. Goodie bag juga dibagikan dengan isi beberapa produk ternama. Sebut saja ada handuk dari Terry Palmer, bedak Marck dari Kimia Farma, dan voucher makan dari Mc Donalds.

Banner_035

Betapa banyak di sini hujan menguyupkan hatiku
Dan malam lewat atas pelupuk mata terbuka
Jalan panjang merangkai tahun ke tahun
Di likunya wajah-wajah berdesak menyuruki sepi

Beres lari, massa lalu berkumpul di lapangan Saparua. Di sana telah ada instruktur yang bakal memimpin senam poco-poco dan zumba. Musik menghentak keras dan ratusan orang langsung mengikuti gerakan sang instruktur. Pagi seketika pecah dan langsung menarik garis kebahagiaan warga yang hadir. Ibu Grandtyana jelas ikut senang dan mengikutinya dengan hati gembira. Setelah senam selesai, beliau mengatakan bahwa Bandung selalu berkontribusi secara positif dengan banyak melahirkan produk-produk berkualitas dan memiliki komunitas terbesar di Indonesia dengan jumlah dari 1.500 orang. “Saya sangat bangga terhadap perkembangan yang dicapai oleh Bandung, selalu bertanggung jawab menampung berbagai wadah bisnis yang berpotensi,” ujarnya.

Bahkan, Ibu Atalia Praratya, istri Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, juga turut hadir di Smart Festival 2018. Di dalam gedung yang biasanya digunakan untuk lapangan volley, ditemani hujan gerimis yang terus menderas, beliau mengatakan kalau Bandung itu merupakan pelopor Industri digital yang kreatif dan sesuai dengan visi dari Superbrands. “Saya melihat di Jawa Barat sudah bermunculan industri kreatif yang patut kita dukung dan Bandung telah menjadi pusat dari daerah lain terhadap perkembangan ekonomi,” jelas Bu Atalia. Untuk itulah dirinya sangat berharap bahwa munculnya banyak startup di kota Bandung berpotensi bisa mendapatkan dukungan positif seperti yang telah dilakukan oleh Superbrands.

Superbrands Indonesia

Bandung is everything. Ini mah kata sosok itu hehehe. Bandung selalu menjadi pusat dari apa yang kemudian menjadi tren di Indonesia. Gak heran kalau pemilihan kota Bandung pasti ada efek domino yang positif. Bandung dipilih atas pertimbangan historis dan perubahan dinamis yang menghasilkan inspirasi dan motivasi bagi daerah lain untuk bergerak maju. Perlu diketahui bahwa setiap penyelenggaraan smart festival, Superbrands Indonesia mengacu pada tiga pilar utama, yaitu exercise, expression, dan education. Fokus mereka adalah pada pengembangan prestasi generasi muda di Indonesia agar mampu bersaing dalam kompetisi global. Sebagai contoh pada pilar exercise sudah diwakili dengan kegiatan untuk meningkatkan prestasi generasi muda di bidang olah raga ekstrim. Sebut saja ada BMX, skateboard, inline skates, dan wall climbing. Exercise atau pola hidup sehat juga sudah dimulai dengan plogging run dan senam.

Pada pilar expression, Smart Festival 2018 memberikan tempat khusus bagi generasi muda Jawa Barat untuk mengekspresikan kecintaan terhadap seni dan budaya Sunda yang enerjik dan dinamis. Buktinya setelah senam selesai, acara langsung dibuka dengan menampilkan performance berupa seni karawitan, tari pencak silat, dan tari rampak kendang yang dibawakan oleh para pelajar dan mahasiswa yang tergabung dalam sanggar seni Sakata Kota Bandung. Sedangkan pada pilar education, Smart Festival 2018 difokuskan dengan mendukung program pemerintah untuk mencetak entrepreneur muda melalui seminar akbar digital marketing dan entrepreneurship yang dihadiri oleh lebih dari 750 peserta. Tidak tanggung-tanggung, Superbrands Indonesia langsung menggandeng Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Barat dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Bandung. Begitu lengkap.[]

Blogger Bandung

Advertisements

One thought on “Smart Festival 2018, Festivalnya Bandung Juara

  1. Setuju banget bahwa Bandung kota kreatif. Aku mengambil indikator gak jauh-jauh deh, dari kafe-kafe saja. Lebih menyenangkan berburu cafe dengan kopi-kopi dan cemilannya di Bandung ketimbang Jakarta 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s